Jakarta, jemarionline.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG sesi I turun) pada perdagangan Selasa, 23 Juni 2026, di Bursa Efek Indonesia Bursa Efek Indonesia. Indeks melemah 1,29 persen atau 79,17 poin dan ditutup di level 6.037,53 pada sesi I. Tekanan jual mendominasi pasar sejak awal perdagangan.
Data perdagangan yang dihimpun melalui Stockbit Stockbit menunjukkan pelemahan terjadi hampir di seluruh sektor. Kondisi ini membuat indeks sulit bergerak ke zona positif sepanjang sesi pagi.
Pergerakan sektor menunjukkan tekanan yang cukup merata. Sektor kesehatan menjadi satu-satunya yang bertahan di zona hijau dengan kenaikan 0,91 persen. Sektor ini menahan sebagian pelemahan lebih dalam pada indeks utama.
Sebaliknya, sektor keuangan menjadi penekan terbesar setelah turun 3,03 persen. Tekanan juga datang dari sektor energi yang melemah 2,26 persen, serta sektor teknologi yang turun 1,31 persen. Kombinasi penurunan ini membuat IHSG bergerak negatif sepanjang sesi.
Pelaku pasar terlihat melakukan aksi jual pada saham-saham berkapitalisasi besar. Kondisi global dan sentimen domestik ikut memengaruhi arah pergerakan indeks pada perdagangan hari ini.
Volume Transaksi Tetap Tinggi
Meski indeks melemah, aktivitas perdagangan tetap tinggi. Total volume transaksi mencapai 1,45 miliar saham dengan nilai perdagangan sebesar Rp 6,64 triliun. Angka ini menunjukkan minat pasar masih kuat di tengah tekanan indeks.
Bursa Efek Indonesia Bursa Efek Indonesia mencatat pergerakan dinamis terjadi di berbagai sektor. Namun tekanan jual lebih dominan dibandingkan aksi beli sehingga IHSG tetap tertekan.
Pergerakan Saham LQ45
Di indeks LQ45, sejumlah saham unggulan ikut mengalami tekanan. PT Bukit Asam Tbk PT Bukit Asam Tbk turun 3,50 persen. Tekanan juga terlihat pada sektor tambang yang sensitif terhadap harga komoditas.
PT Aneka Tambang Tbk PT Aneka Tambang Tbk melemah 4,39 persen, sementara PT Vale Indonesia Tbk PT Vale Indonesia Tbk turun 3,38 persen. Saham-saham ini menjadi bagian dari kelompok top losers di LQ45.
Di sisi lain, beberapa saham tetap mencatat penguatan. PT Kalbe Farma Tbk PT Kalbe Farma Tbk naik 9,56 persen dan menjadi top gainers utama. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk PT Semen Indonesia (Persero) Tbk juga menguat 3,77 persen.(ar)









