120 Jamaah Haji Indonesia Masih Dirawat di Arab Saudi, Pemerintah Pastikan Pemulangan Bertahap

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf memimpin konferensi pers, Selasa (23/6/2026).( poto : ANTARA )

Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf memimpin konferensi pers, Selasa (23/6/2026).( poto : ANTARA )

Jakarta, jemarionline.com – Kementerian Haji dan Umrah RI menempatkan jamaah haji Indonesia dirawat Arab Saudi sebagai prioritas utama setelah 120 jamaah masih menjalani perawatan di rumah sakit setempat.

Pemerintah terus memantau kondisi mereka dan menunggu hasil evaluasi medis sebelum memulangkan ke Tanah Air.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan menyampaikan hal tersebut di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa.

Ia menegaskan pemerintah tidak memulangkan jamaah berdasarkan jadwal kloter, tetapi berdasarkan kondisi kesehatan masing-masing pasien.

120 Jamaah Masih Jalani Perawatan Intensif

Gus Irfan menjelaskan bahwa petugas kesehatan masih menangani 120 jamaah haji Indonesia di berbagai rumah sakit Arab Saudi. Ia meminta tim medis terus memantau perkembangan kesehatan mereka setiap hari.

“Masih ada 120 jamaah yang dirawat. Mereka akan dipulangkan jika dokter menyatakan mereka layak terbang,” kata Gus Irfan.

Ia menambahkan pemerintah menunggu keputusan medis sebelum mengatur kepulangan. Petugas haji juga terus berkoordinasi dengan rumah sakit untuk mempercepat proses pemulihan jamaah.

Gus Irfan menegaskan bahwa pemerintah tetap akan memulangkan jamaah meskipun kloter asal mereka sudah lebih dulu kembali ke Indonesia.

Baca Juga :  Tarif Listrik PLN 2026: Rincian Lengkap 8–14 Juni dan Simulasi Token Rp50.000

“Sekalipun kloternya sudah pulang, kita tetap memulangkan mereka jika dokter menyatakan layak terbang,” ujarnya.

Kementerian Haji dan Umrah RI Kementerian Haji dan Umrah RI tetap memegang tanggung jawab penuh terhadap jamaah yang masih di rawat di Arab Saudi. Pemerintah menggerakkan petugas haji untuk mendampingi langsung setiap pasien di rumah sakit.

Petugas di lapangan memantau kondisi jamaah secara berkala dan melaporkan perkembangan kesehatan kepada tim pusat. Pemerintah juga menyiapkan proses pemulangan khusus bagi jamaah yang sudah di nyatakan stabil.

Langkah ini memastikan tidak ada jamaah yang tertinggal dalam proses pemulangan ke Indonesia.

350 Jamaah Wafat, Pemerintah Perketat Pemeriksaan Kesehatan

Gus Irfan juga mencatat 350 jamaah haji Indonesia wafat di Arab Saudi hingga saat ini. Ia menyebut jumlah itu lebih rendah di bandingkan tahun sebelumnya, tetapi tetap menjadi perhatian serius pemerintah.

Ia menegaskan pemerintah akan memperketat pemeriksaan istithaah atau kemampuan kesehatan jamaah sebelum keberangkatan haji pada tahun berikutnya.

“Jumlah ini memang cukup besar, tetapi masih lebih rendah dari tahun lalu dengan selisih lebih dari 100,” kata Gus Irfan.

Baca Juga :  BGN Luncurkan Aplikasi MBG, Guru Ikut Awasi Makanan

Pemerintah kemudian menargetkan peningkatan standar kesehatan agar risiko selama ibadah haji dapat di tekan.

149.726 Jamaah Sudah Kembali ke Indonesia

Gus Irfan melaporkan sebanyak 149.726 jamaah haji Indonesia telah kembali ke Tanah Air melalui 387 kelompok terbang (kloter). Pemerintah terus mengatur kepulangan sisa jamaah secara bertahap.

Ia menyebut sekitar 130 kloter masih berada di Madinah dan akan kembali dalam beberapa waktu ke depan. Petugas mengatur jadwal kepulangan agar proses berjalan lancar.

“Di Makkah sudah tidak ada lagi jamaah kita, dan tinggal sekitar 29 persen yang masih berada di Madinah,” ujarnya.

Selain jamaah, petugas haji juga mulai kembali ke Indonesia secara bertahap. Pemerintah menjadwalkan kepulangan terakhir petugas haji pada 4 Juli 2026.

Gus Irfan menegaskan pemerintah mengevaluasi seluruh layanan haji untuk memperbaiki pelaksanaan di tahun berikutnya. Ia menekankan fokus utama tetap pada keselamatan jamaah dan peningkatan layanan kesehatan.

Pemerintah memastikan proses pemulangan berjalan hingga seluruh jamaah dan petugas kembali ke Indonesia dalam kondisi aman dan layak secara medis.(ar)

Berita Terkait

BMKG Rilis Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Berbagai Wilayah Indonesia Hari Ini
Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI Termasuk Enam Kodam Daerah
Lorong Bangkai KM Virgo Tertutup Hambat Evakuasi Penyelam
Program Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Masih Berlaku di Berbagai Daerah
Ramalan Zodiak Hari Ini: 4 Bintang Diprediksi Beruntung pada 28 September 2026
Miliarder Indonesia Akhir September 2026 versi Forbes
Terombang-ambing 345 Km, Jasad ABK Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano
Presiden Prabowo Subianto Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Desa Merah Putih
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:22 WIB

BMKG Rilis Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Berbagai Wilayah Indonesia Hari Ini

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI Termasuk Enam Kodam Daerah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:12 WIB

Lorong Bangkai KM Virgo Tertutup Hambat Evakuasi Penyelam

Senin, 28 September 2026 - 09:28 WIB

Program Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Masih Berlaku di Berbagai Daerah

Senin, 28 September 2026 - 08:36 WIB

Ramalan Zodiak Hari Ini: 4 Bintang Diprediksi Beruntung pada 28 September 2026

Berita Terbaru

Peresmian program inkubasi startup NextDev ke-12 bertema AI-Powered Innovations yang digelar Telkomsel di Cikini, Jakarta Pusat.

Teknologi

Telkomsel Buka Program Inkubasi NextDev Ke-12 Inovasi AI

Jumat, 9 Okt 2026 - 07:32 WIB