IHSG Sesi I Turun 1,29% ke 6.037,53, Sektor Keuangan Tekan Pasar

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG hari ini. IHSG hari ini dibuka melemah.( poto : kompas.com )

Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG hari ini. IHSG hari ini dibuka melemah.( poto : kompas.com )

Jakarta, jemarionline.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG sesi I turun) pada perdagangan Selasa, 23 Juni 2026, di Bursa Efek Indonesia Bursa Efek Indonesia. Indeks melemah 1,29 persen atau 79,17 poin dan ditutup di level 6.037,53 pada sesi I. Tekanan jual mendominasi pasar sejak awal perdagangan.

Data perdagangan yang dihimpun melalui Stockbit Stockbit menunjukkan pelemahan terjadi hampir di seluruh sektor. Kondisi ini membuat indeks sulit bergerak ke zona positif sepanjang sesi pagi.

Pergerakan sektor menunjukkan tekanan yang cukup merata. Sektor kesehatan menjadi satu-satunya yang bertahan di zona hijau dengan kenaikan 0,91 persen. Sektor ini menahan sebagian pelemahan lebih dalam pada indeks utama.

Sebaliknya, sektor keuangan menjadi penekan terbesar setelah turun 3,03 persen. Tekanan juga datang dari sektor energi yang melemah 2,26 persen, serta sektor teknologi yang turun 1,31 persen. Kombinasi penurunan ini membuat IHSG bergerak negatif sepanjang sesi.

Baca Juga :  Siap-siap! IHSG Diprediksi Fokus pada 6 Saham Pilihan Pekan Ini

Pelaku pasar terlihat melakukan aksi jual pada saham-saham berkapitalisasi besar. Kondisi global dan sentimen domestik ikut memengaruhi arah pergerakan indeks pada perdagangan hari ini.

Volume Transaksi Tetap Tinggi

Meski indeks melemah, aktivitas perdagangan tetap tinggi. Total volume transaksi mencapai 1,45 miliar saham dengan nilai perdagangan sebesar Rp 6,64 triliun. Angka ini menunjukkan minat pasar masih kuat di tengah tekanan indeks.

Bursa Efek Indonesia Bursa Efek Indonesia mencatat pergerakan dinamis terjadi di berbagai sektor. Namun tekanan jual lebih dominan dibandingkan aksi beli sehingga IHSG tetap tertekan.

Baca Juga :  Saksi Ahli Sebut Kasus Kredit Macet Sritex Bukan Korupsi

Pergerakan Saham LQ45

Di indeks LQ45, sejumlah saham unggulan ikut mengalami tekanan. PT Bukit Asam Tbk PT Bukit Asam Tbk turun 3,50 persen. Tekanan juga terlihat pada sektor tambang yang sensitif terhadap harga komoditas.

PT Aneka Tambang Tbk PT Aneka Tambang Tbk melemah 4,39 persen, sementara PT Vale Indonesia Tbk PT Vale Indonesia Tbk turun 3,38 persen. Saham-saham ini menjadi bagian dari kelompok top losers di LQ45.

Di sisi lain, beberapa saham tetap mencatat penguatan. PT Kalbe Farma Tbk PT Kalbe Farma Tbk naik 9,56 persen dan menjadi top gainers utama. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk PT Semen Indonesia (Persero) Tbk juga menguat 3,77 persen.(ar)

Berita Terkait

Heboh NIB untuk Toko Online Dikira Pajak Baru, Mendag Tegaskan Bukan untuk Pungutan
AKPSI Dorong One Gate Policy CPO, Dinilai Perkuat Tata Kelola dan Stabilkan Harga Sawit Nasional
Digitalisasi Keuangan Perbatasan di Jagoi Babang Ubah Ekonomi Warga Lintas Negara
UNJA Gelar Diskusi Publik Fintech Digital Bahas Pinjol dan Ekosistem Ekonomi Digital
Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini, Sabtu 20 Juni 2026
Laba Pupuk Indonesia Naik 230 Persen Jadi Rp6,70 Triliun, Transformasi Bisnis Perkuat Kinerja
Sumut, Lampung, Sulut Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah PENAS 2029, KTNA Siapkan Mekanisme Voting Nasional
Bea Cukai Ungkap Penyebab Penumpukan Kontainer di Tanjung Priok, Importir Dinilai Lambat Angkut Barang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:06 WIB

IHSG Sesi I Turun 1,29% ke 6.037,53, Sektor Keuangan Tekan Pasar

Senin, 22 Juni 2026 - 21:00 WIB

Heboh NIB untuk Toko Online Dikira Pajak Baru, Mendag Tegaskan Bukan untuk Pungutan

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:29 WIB

AKPSI Dorong One Gate Policy CPO, Dinilai Perkuat Tata Kelola dan Stabilkan Harga Sawit Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:20 WIB

Digitalisasi Keuangan Perbatasan di Jagoi Babang Ubah Ekonomi Warga Lintas Negara

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:01 WIB

UNJA Gelar Diskusi Publik Fintech Digital Bahas Pinjol dan Ekosistem Ekonomi Digital

Berita Terbaru