Saksi Ahli Sebut Kasus Kredit Macet Sritex Bukan Korupsi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Saksi Ahli Sebut Kasus Kredit Macet Sritex Bukan Korupsi (Ilustrasi dok.Istimewa/infobanknews.com )

Saksi Ahli Sebut Kasus Kredit Macet Sritex Bukan Korupsi (Ilustrasi dok.Istimewa/infobanknews.com )

Jemarionline.com, Sidang dugaan korupsi kredit macet yang melibatkan PT Sri Rejeki Isman Tbk terus bergulir. Dalam persidangan terbaru, sejumlah saksi ahli menyampaikan pendapat yang meringankan para terdakwa dari kalangan perbankan.

Para ahli menilai kasus ini tidak tepat dikategorikan sebagai tindak pidana korupsi, mereka menyebut kredit macet merupakan bagian dari risiko bisnis yang biasa terjadi di dunia perbankan.

Kredit Macet Dinilai Risiko Bisnis

Saksi ahli menjelaskan bahwa bank telah menjalankan prosedur sebelum menyalurkan kredit. Proses tersebut mencakup analisis kelayakan dan penerapan prinsip kehati-hatian.Selama prosedur dijalankan dengan benar, maka kerugian yang muncul tidak bisa langsung dianggap sebagai pelanggaran hukum pidana.

Baca Juga :  Sistem Dihantam Serangan Siber, Bank Jambi Buka Layanan Akhir Pekan untuk Nasabah

Selain itu, para ahli juga menegaskan tidak ada bukti adanya niat jahat atau keuntungan pribadi dari para bankir. Hal ini menjadi alasan kuat bahwa unsur korupsi tidak terpenuhi.

Kritik Penanganan Kasus

Dalam persidangan, ahli juga menyoroti proses hukum yang berjalan. Mereka menilai ada kemungkinan salah sasaran dalam penetapan tersangka.

Menurut mereka, tidak semua pihak yang terlibat dalam munculnya kredit bermasalah ikut diproses secara adil. Kondisi ini dikhawatirkan memicu kriminalisasi terhadap pejabat perbankan.Para ahli mengingatkan dampak jangka panjang jika kasus seperti ini dipidanakan. Bankir bisa menjadi takut dalam menyalurkan kredit.

Baca Juga :  Hak Pensiun Mantan Kadis Pendidikan Jambi Ditunda, BKN Tegaskan Proses Hukum Berjalan

Jika hal itu terjadi, penyaluran dana ke dunia usaha bisa terhambat. Pada akhirnya, kondisi ini berpotensi mengganggu pertumbuhan ekonomi.Sidang akan berlanjut ke tahap berikutnya, yaitu pembacaan tuntutan jaksa. Setelah itu, agenda dilanjutkan dengan pembelaan dan putusan hakim.Putusan dalam kasus ini dinilai penting. Hasilnya bisa menjadi acuan bagi penanganan kasus serupa di sektor perbankan.

Berita Terkait

10 Saham Melemah Tajam, Investor Diminta Waspadai Risikonya
Harga Emas Stagnan Meski Timur Tengah Memanas, Ini Penyebabnya
Harga Bitcoin Tembus Rp1,17 Miliar, Minat Investor Kembali Menguat
IHSG Anjlok Hampir 2 Persen, Kembali ke Level 6.100
Harga Emas di Titik Kritis, Analis Waspadai Koreksi ke US$3.000
IHSG Berpeluang Menguat, Simak Rekomendasi 4 Saham Hari Ini
IHSG Banjir Kabar Baik, Optimisme Investor Kian Menguat
IHSG Anjlok 1,89 Persen, Investor Asing Ramai Lepas Saham Ini
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 09:00 WIB

10 Saham Melemah Tajam, Investor Diminta Waspadai Risikonya

Senin, 27 Juli 2026 - 08:00 WIB

Harga Emas Stagnan Meski Timur Tengah Memanas, Ini Penyebabnya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:00 WIB

Harga Bitcoin Tembus Rp1,17 Miliar, Minat Investor Kembali Menguat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:00 WIB

IHSG Anjlok Hampir 2 Persen, Kembali ke Level 6.100

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:00 WIB

Harga Emas di Titik Kritis, Analis Waspadai Koreksi ke US$3.000

Berita Terbaru

Sumber : Arianti Widya/Viva.co.id

OTOMOTIF

Jelang GIIAS 2026, Harga Mobil MPV Mulai Rp167 Jutaan

Senin, 27 Jul 2026 - 10:00 WIB

Teknologi

Apple TV 2026: Jadwal Rilis, Rumor, dan Spesifikasi Terbaru

Senin, 27 Jul 2026 - 07:00 WIB