IHSG Anjlok 1,89 Persen, Investor Asing Ramai Lepas Saham Ini

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: CNBC Indonesia/Tri Susilo)

(Foto: CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, Jemarionline.com – IHSG anjlok 1,89 persen pada penutupan perdagangan Selasa (8/7/2026). Tekanan jual dari investor asing memicu pelemahan mayoritas saham berkapitalisasi besar sehingga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah.

Pelaku pasar memilih mengurangi kepemilikan saham setelah berbagai sentimen global meningkatkan kekhawatiran terhadap pergerakan pasar. Kondisi tersebut membuat tekanan jual mendominasi sejak sesi pertama hingga penutupan perdagangan.

Investor Asing Gencar Melepas Saham

Data perdagangan menunjukkan investor asing mencatat penjualan bersih atau net sell dalam jumlah besar. Aksi tersebut langsung menekan sejumlah saham unggulan yang selama ini menjadi pilihan investor institusi.

Salah satu saham yang paling banyak dilepas investor asing ialah PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI). Nilai penjualan bersih asing pada saham tersebut mencapai sekitar Rp425,6 miliar, sehingga MAPI menjadi emiten dengan aksi jual asing terbesar pada perdagangan hari itu.

Baca Juga :  IHSG Banjir Kabar Baik, Optimisme Investor Kian Menguat

Selain MAPI, investor asing juga mengurangi kepemilikan pada beberapa saham berkapitalisasi besar lainnya. Langkah itu semakin memperbesar tekanan terhadap pergerakan IHSG sepanjang perdagangan.

Sentimen Global Tekan Pergerakan Pasar

Pelaku pasar terus mencermati perkembangan ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian. Kekhawatiran terhadap arah kebijakan ekonomi dan kondisi pasar internasional membuat investor memilih mengamankan keuntungan.

Di dalam negeri, aksi ambil untung setelah penguatan pada beberapa sesi sebelumnya turut memperbesar tekanan jual. Kombinasi kedua faktor tersebut akhirnya menyeret IHSG turun hampir dua persen.

Saham-Saham Unggulan Ikut Terkoreksi

Tekanan jual tidak hanya terjadi pada satu sektor. Investor juga melepas sejumlah saham unggulan dari berbagai sektor sehingga indeks kehilangan penopang utama.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pelaku pasar cenderung mengurangi risiko dibandingkan menambah portofolio baru. Akibatnya, laju IHSG sulit bangkit hingga akhir perdagangan.

Investor Perlu Menyusun Strategi

Analis menyarankan investor agar tetap fokus pada fundamental perusahaan sebelum mengambil keputusan investasi. Strategi tersebut dinilai lebih aman dibandingkan mengikuti pergerakan pasar jangka pendek.

Baca Juga :  Peluang Usaha untuk Usia 30-an, Modal Kecil Untung Besar

Investor juga perlu menerapkan manajemen risiko dengan menyesuaikan alokasi investasi sesuai profil masing-masing. Langkah ini membantu mengurangi potensi kerugian ketika volatilitas pasar meningkat.

Selain itu, investor jangka panjang dapat mulai mencermati saham-saham berkualitas yang mengalami koreksi harga. Penurunan harga sering kali membuka peluang akumulasi apabila kondisi fundamental perusahaan tetap kuat.

Prospek Pasar Masih Terbuka

Meski IHSG terkoreksi cukup tajam, peluang pemulihan masih terbuka apabila sentimen global mulai membaik. Perbaikan kondisi ekonomi dan meningkatnya kepercayaan investor dapat mendorong aliran dana kembali masuk ke pasar saham Indonesia.

Pelaku pasar juga akan terus memantau data ekonomi, kebijakan moneter, serta arus investasi asing sebagai penentu arah pergerakan IHSG dalam beberapa waktu ke depan.

Berita Terkait

IHSG Terjun Bebas ke Bawah 5.000, Kapitalisasi Pasar Bursa Anjlok Rp8.000 Triliun
Update Rincian Harga Emas Perhiasan Hari Ini Selasa 20 Oktober 2026
Komdigi dan Pengamat Minta Operator Tak Naikkan Harga Paket Data Terkait Kuota Rollover
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Rp2,55 Juta
10 Saham Melemah Tajam, Investor Diminta Waspadai Risikonya
Harga Emas Stagnan Meski Timur Tengah Memanas, Ini Penyebabnya
Harga Bitcoin Tembus Rp1,17 Miliar, Minat Investor Kembali Menguat
IHSG Anjlok Hampir 2 Persen, Kembali ke Level 6.100
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:34 WIB

IHSG Terjun Bebas ke Bawah 5.000, Kapitalisasi Pasar Bursa Anjlok Rp8.000 Triliun

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:23 WIB

Update Rincian Harga Emas Perhiasan Hari Ini Selasa 20 Oktober 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Komdigi dan Pengamat Minta Operator Tak Naikkan Harga Paket Data Terkait Kuota Rollover

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Rp2,55 Juta

Senin, 27 Juli 2026 - 09:00 WIB

10 Saham Melemah Tajam, Investor Diminta Waspadai Risikonya

Berita Terbaru

Deretan Huawei Nova 16s Series dengan kamera 200 MP resmi hadir di Indonesia mengusung baterai 7.000 mAh.(poto: AI).

Teknologi

Huawei Nova 16s Series Rilis di RI Bawa Kamera 200 MP

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:07 WIB

Ilustarsi Seorang warga sedang bertransaksi membeli emas Antam di outlet Pegadaian, Kamis (22/10/2026).(poto: AI).

Ekonomi

Harga Emas Antam Pegadaian 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:20 WIB

Petugas Mantri BRI menjelaskan tabel simulasi angsuran KUR kepada pelaku usaha mikro di warung kelontong.(ilustrasi poto: AI).

Ekonomi

Simulasi Angsuran KUR BRI 2026 Pinjaman Rp 60 Juta

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:14 WIB

Emas batangan Antam kemasan CertiCard pecahan 1 gram bersanding dengan kalkulator di atas meja kayu.(poto: AI).

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:09 WIB