10 Saham Melemah Tajam, Investor Diminta Waspadai Risikonya

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perdagangan saham. (Ilustrasi oleh AI)

Perdagangan saham. (Ilustrasi oleh AI)

Jakarta, Jemarionline.com10 saham anjlok tajam menarik perhatian pelaku pasar setelah mengalami penurunan harga yang signifikan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kondisi tersebut membuat sebagian investor menanggung kerugian, sementara investor lain mulai mencari peluang untuk membeli saham dengan harga lebih rendah.

Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa pasar saham masih menghadapi tekanan dari berbagai sentimen. Karena itu, investor perlu mengambil keputusan berdasarkan analisis, bukan sekadar mengikuti pergerakan harga.

Tekanan Jual Mendorong Harga Turun

Pelaku pasar melakukan aksi ambil untung di sejumlah saham setelah harga sebelumnya menguat. Langkah itu meningkatkan tekanan jual dan mempercepat penurunan harga pada beberapa emiten.

Selain aksi ambil untung, investor juga mencermati kebijakan suku bunga global, nilai tukar rupiah, serta kondisi ekonomi internasasional. Berbagai faktor tersebut ikut memengaruhi arah pergerakan pasar saham Indonesia.

Baca Juga :  Nasihat Ahli Keuangan: Jangan Timbun Uang di Rekening

Investor Perlu Mengutamakan Fundamental

Analis mengingatkan investor agar tidak langsung membeli saham yang harganya turun tajam. Mereka menyarankan setiap investor mempelajari laporan keuangan, prospek bisnis, arus kas, dan tingkat utang perusahaan sebelum menanamkan modal.

Pendekatan tersebut membantu investor membedakan saham yang hanya mengalami koreksi dengan saham yang menghadapi persoalan fundamental. Dengan begitu, investor dapat mengurangi risiko kerugian akibat salah memilih emiten.

Terapkan Strategi Investasi yang Disiplin

Investor dapat membagi dana investasi ke beberapa sektor agar tidak bergantung pada satu saham. Strategi diversifikasi membantu menjaga nilai portofolio ketika salah satu saham mengalami penurunan tajam.

Baca Juga :  Babak Baru Harga Emas Terungkap, Pakar Prediksi Arah Pekan Depan

Investor juga sebaiknya menentukan batas kerugian (stop loss) sejak awal. Langkah tersebut membantu mereka mengendalikan risiko ketika harga bergerak di luar perkiraan.

Pantau Informasi Resmi Perusahaan

Setiap emiten rutin menyampaikan laporan keuangan dan keterbukaan informasi melalui Bursa Efek Indonesia. Investor dapat memanfaatkan informasi tersebut untuk menilai kondisi perusahaan secara lebih objektif.

Selain membaca laporan keuangan, investor juga perlu mengikuti aksi korporasi, pembagian dividen, ekspansi usaha, dan perubahan manajemen. Informasi tersebut sering memengaruhi prospek bisnis sekaligus pergerakan harga saham.

Berita Terkait

Harga Emas Stagnan Meski Timur Tengah Memanas, Ini Penyebabnya
Harga Bitcoin Tembus Rp1,17 Miliar, Minat Investor Kembali Menguat
IHSG Anjlok Hampir 2 Persen, Kembali ke Level 6.100
Harga Emas di Titik Kritis, Analis Waspadai Koreksi ke US$3.000
IHSG Berpeluang Menguat, Simak Rekomendasi 4 Saham Hari Ini
IHSG Banjir Kabar Baik, Optimisme Investor Kian Menguat
IHSG Anjlok 1,89 Persen, Investor Asing Ramai Lepas Saham Ini
IHSG Melemah Usai Ancaman Turun Kasta dari S&P Dow Jones
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 09:00 WIB

10 Saham Melemah Tajam, Investor Diminta Waspadai Risikonya

Senin, 27 Juli 2026 - 08:00 WIB

Harga Emas Stagnan Meski Timur Tengah Memanas, Ini Penyebabnya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:00 WIB

Harga Bitcoin Tembus Rp1,17 Miliar, Minat Investor Kembali Menguat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:00 WIB

IHSG Anjlok Hampir 2 Persen, Kembali ke Level 6.100

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:00 WIB

Harga Emas di Titik Kritis, Analis Waspadai Koreksi ke US$3.000

Berita Terbaru

Sumber : Arianti Widya/Viva.co.id

OTOMOTIF

Jelang GIIAS 2026, Harga Mobil MPV Mulai Rp167 Jutaan

Senin, 27 Jul 2026 - 10:00 WIB

Teknologi

Apple TV 2026: Jadwal Rilis, Rumor, dan Spesifikasi Terbaru

Senin, 27 Jul 2026 - 07:00 WIB