IHSG Melonjak 2 Persen, Ini Penyebab Penguatan Bursa Hari Ini

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(CNBC Indonesia/Tri Susilo)

(CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, Jemarionline.com – IHSG Melonjak 2 Persen pada awal perdagangan Jumat (3/7/2026) setelah mendapat dorongan dari sentimen positif di pasar global. Aksi beli investor pada sejumlah saham berkapitalisasi besar turut mengangkat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga menguat lebih dari 2 persen.

Kenaikan tersebut melanjutkan tren penguatan yang mulai terlihat dalam beberapa sesi perdagangan sebelumnya. Pelaku pasar memanfaatkan sentimen positif untuk kembali masuk ke pasar saham domestik.

IHSG Melonjak 2 Persen Berkat Sentimen Global

Sentimen positif dari bursa saham global menjadi salah satu pendorong utama penguatan IHSG. Optimisme investor terhadap prospek ekonomi dan kondisi pasar internasional meningkatkan minat beli pada aset berisiko, termasuk saham di Indonesia.

Baca Juga :  IHSG Tertekan Sesi Pertama Pasca Penghapusan Batas Harga Saham Minimum

Kondisi tersebut menciptakan suasana perdagangan yang lebih kondusif. Investor pun meningkatkan aktivitas transaksi sejak pembukaan pasar.

IHSG Melonjak 2 Persen Didukung Saham Big Caps

Saham-saham berkapitalisasi besar atau big caps memimpin penguatan indeks pada sesi awal perdagangan. Pergerakan positif kelompok saham ini memberikan kontribusi signifikan terhadap kenaikan IHSG.

Baca Juga :  Generative AI Masuk Aplikasi Investasi, Bantu Investor Analisis Saham Secara Real Time

Selain itu, aksi beli yang merata di sejumlah sektor ikut memperkuat laju indeks. Momentum tersebut membuat IHSG mampu bertahan di zona hijau sepanjang awal perdagangan.

IHSG Melonjak 2 Persen Seiring Optimisme Investor

Pelaku pasar menilai kondisi perdagangan saat ini lebih kondusif dibanding beberapa pekan sebelumnya. Optimisme terhadap stabilitas ekonomi mendorong investor kembali mengoleksi saham-saham unggulan.

Meski demikian, investor tetap mencermati perkembangan sentimen global dan domestik yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan pasar pada sesi berikutnya.

Berita Terkait

Komdigi dan Pengamat Minta Operator Tak Naikkan Harga Paket Data Terkait Kuota Rollover
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Rp2,55 Juta
10 Saham Melemah Tajam, Investor Diminta Waspadai Risikonya
Harga Emas Stagnan Meski Timur Tengah Memanas, Ini Penyebabnya
Harga Bitcoin Tembus Rp1,17 Miliar, Minat Investor Kembali Menguat
IHSG Anjlok Hampir 2 Persen, Kembali ke Level 6.100
Harga Emas di Titik Kritis, Analis Waspadai Koreksi ke US$3.000
IHSG Berpeluang Menguat, Simak Rekomendasi 4 Saham Hari Ini
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Komdigi dan Pengamat Minta Operator Tak Naikkan Harga Paket Data Terkait Kuota Rollover

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Rp2,55 Juta

Senin, 27 Juli 2026 - 09:00 WIB

10 Saham Melemah Tajam, Investor Diminta Waspadai Risikonya

Senin, 27 Juli 2026 - 08:00 WIB

Harga Emas Stagnan Meski Timur Tengah Memanas, Ini Penyebabnya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:00 WIB

Harga Bitcoin Tembus Rp1,17 Miliar, Minat Investor Kembali Menguat

Berita Terbaru

Ilustrasi: Guru memeriksa berkas pendaftaran seleksi PPPK Guru Agama Sekolah Rakyat 2026 melalui portal resmi SSCASN.(poto: AI).

Nasional

Kemensos Buka 331 Formasi PPPK Guru Agama Sekolah Rakyat 2026

Sabtu, 10 Okt 2026 - 08:57 WIB

Ilustrasi: OJK soroti kenaikan kredit macet pinjol yang kini capai 4,73 persen, minta platform perkuat manajemen risiko.(poto: AI).

Ekonomi

Kredit Macet Pinjol Naik, OJK Soroti Kemampuan Bayar

Sabtu, 10 Okt 2026 - 08:16 WIB