KPK OTT Bupati Rejang Lebong Bengkulu, Diduga Terkait Suap Proyek

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KPK OTT Bupati Rejang Lebong Bengkulu, Diduga Terkait Suap Proyek

KPK OTT Bupati Rejang Lebong Bengkulu, Diduga Terkait Suap Proyek

REJANG LEBONG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Rejang Lebong, Bengkulu, Muhammad Fikri Thobari, pada Senin malam (9/3/2026). Penangkapan tersebut diduga berkaitan dengan kasus suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.

KPK Amankan Sejumlah Orang

Dalam operasi senyap tersebut, tim KPK mengamankan 13 orang dari berbagai pihak. Mereka terdiri dari pejabat pemerintah daerah, aparatur sipil negara (ASN), serta pihak swasta yang diduga terlibat dalam praktik suap proyek.

Dari jumlah tersebut, sembilan orang dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK.

Baca Juga :  Hakim Tipikor Bengkulu Vonis Kasus Korupsi Tambang Batu Bara

Selain Bupati Rejang Lebong, pihak yang diamankan antara lain Wakil Bupati Rejang Lebong, beberapa pejabat Pemkab, serta pihak swasta yang diduga berkaitan dengan proyek pemerintah daerah.

Diduga Terkait Suap Proyek

OTT ini diduga terkait dengan praktik penerimaan suap dalam pengaturan proyek di lingkungan Pemkab Rejang Lebong. KPK masih mendalami peran masing-masing pihak yang diamankan dalam operasi tersebut.

Selain mengamankan sejumlah orang, tim penyidik KPK juga menyita dokumen, barang bukti elektronik, serta sejumlah uang tunai yang diduga berkaitan dengan transaksi suap.

Baca Juga :  KPK OTT Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq Dibawa ke Jakarta

Status Hukum Masih Didalami

KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan, termasuk kemungkinan penetapan tersangka.

Pihak KPK menyatakan akan menyampaikan perkembangan kasus tersebut secara resmi setelah proses pemeriksaan awal selesai dilakukan.

Kasus ini kembali menambah daftar kepala daerah yang terjaring operasi tangkap tangan oleh lembaga antirasuah tersebut. KPK menegaskan akan terus melakukan penindakan terhadap praktik korupsi, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan anggaran dan proyek pemerintah daerah.

Berita Terkait

Dirut PT MMS Ditahan, Bareskrim Usut Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit
LPSK Beri Perlindungan Darurat Korban Penyekapan Bandung, Taufik Hidayat Diburu Polisi
Ibu di Denpasar Dipolisikan Suami Usai Persalinan Darurat, Kuasa Hukum Desak SP3
Dosen Bandung Gugat PLN Rp2.000 Usai Pemadaman Listrik Berulang
Sekda Lampung Tengah Jadi Tersangka Korupsi Honorer Fiktif di Metro, 383 Pegawai Diduga Fiktif
Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu: Pengacara Priyo Upayakan Vonis Lebih Ringan
KPK Dalami Skema Pemerasan Izin Tinggal WNA di Imigrasi Jakarta Barat, Libatkan Silmy Karim
Jadi Tersangka KPK, Harta Bupati Muara Enim Tembus Rp16 Miliar
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:36 WIB

Dirut PT MMS Ditahan, Bareskrim Usut Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:32 WIB

LPSK Beri Perlindungan Darurat Korban Penyekapan Bandung, Taufik Hidayat Diburu Polisi

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:18 WIB

Ibu di Denpasar Dipolisikan Suami Usai Persalinan Darurat, Kuasa Hukum Desak SP3

Senin, 22 Juni 2026 - 18:35 WIB

Dosen Bandung Gugat PLN Rp2.000 Usai Pemadaman Listrik Berulang

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:14 WIB

Sekda Lampung Tengah Jadi Tersangka Korupsi Honorer Fiktif di Metro, 383 Pegawai Diduga Fiktif

Berita Terbaru

Ilustrasi AI.(Pexels/cottonbro studio)

Teknologi

Perusahaan Kembali Rekrut Karyawan Setelah Uji Coba AI

Selasa, 7 Jul 2026 - 11:00 WIB