Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu: Pengacara Priyo Upayakan Vonis Lebih Ringan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Priyo Bagus Setiawan saat berjalan usai berkonsultasi dengan kuasa hukumnya soal tuntutan dari jaksa penuntut umum di sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Indramayu, Kamis (18/6/2026).( poto : kompas.com )

Priyo Bagus Setiawan saat berjalan usai berkonsultasi dengan kuasa hukumnya soal tuntutan dari jaksa penuntut umum di sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Indramayu, Kamis (18/6/2026).( poto : kompas.com )

Jakarta, jemarionline.com  – Kasus pembunuhan satu keluarga di Indramayu memasuki tahap tuntutan setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta hukuman penjara 20 tahun untuk Priyo Bagus Setiawan.

Tim kuasa hukum Priyo menilai tuntutan tersebut masih dapat berubah karena pembelaan belum memasuki tahap akhir.

Pembacaan tuntutan berlangsung di Ruang Sidang Cakra Pengadilan Negeri Indramayu pada Kamis (18/6/2026). Seusai sidang, kuasa hukum Priyo, Ruslandi, menyatakan siap menyusun nota pembelaan atau pleidoi untuk meyakinkan majelis hakim.

Ruslandi berharap hakim menjatuhkan putusan yang mempertimbangkan seluruh fakta persidangan secara menyeluruh. Ia menilai jaksa masih memakai sebagian keterangan Ririn yang menurutnya belum memperoleh konfirmasi penuh.

Kuasa Hukum Fokus Bantah Dugaan Perencanaan

Ruslandi menempatkan persoalan palu sebagai salah satu poin utama pembelaan. Menurut dia, Priyo meminjamkan alat tersebut tanpa mengetahui tujuan sebenarnya.

Saat itu, kata Ruslandi, Ririn meminta palu dengan alasan untuk renovasi rumah. Karena alasan tersebut, Priyo memberikan palu godam yang biasa dipakai untuk menghancurkan batu atau membongkar tembok.

Ruslandi menegaskan bahwa fakta itu menunjukkan Priyo tidak ikut merancang pembunuhan. Ia juga menekankan bahwa proses peminjaman berlangsung jauh sebelum kejadian.

Tim pembela juga menyoroti pemotongan gagang palu. Menurut Ruslandi, Priyo membawa palu ke tukang las setelah menerima permintaan dari Ririn yang mengaku kesulitan menggunakan gagang yang terlalu panjang.

Baca Juga :  Pemindahan 2.834 Napi Risiko Tinggi ke Nusakambangan Capai Ribuan Orang hingga 2026

Ruslandi menyatakan akan menguraikan seluruh fakta tersebut dalam pleidoi pekan depan.

Pengacara Sebut Priyo Menjadi Korban Jebakan

Dalam argumentasi pembelaan, Ruslandi menyampaikan bahwa Ririn menjerat Priyo dalam perkara ini.

Menurut penjelasannya, Ririn mengajak Priyo menemani perjalanan yang disebut untuk urusan bisnis sembako dengan korban bernama Budi. Namun, menurut versi pembela, Priyo tidak mengetahui bahwa Ririn membawa palu dan kemudian menggunakannya untuk melakukan pembunuhan.

Ruslandi juga menyebut kliennya tidak meninggalkan lokasi karena berada dalam tekanan. Ia mengatakan Ririn mengancam akan membunuh Priyo jika menolak mengikuti perintah.

Tim pembela meyakini rangkaian fakta tersebut dapat memberi sudut pandang berbeda kepada majelis hakim saat memutus perkara.

Selain memperdebatkan penggunaan palu, Ruslandi juga menyiapkan strategi untuk membantah tuduhan yang menyebut Priyo menenggelamkan anak bungsu korban yang masih berusia delapan bulan.

Menurut keterangan pembela, saat kejadian Priyo sedang menenangkan bayi menggunakan dot. Setelah itu, Ririn mengambil bayi tersebut sebelum peristiwa tragis terjadi.

Ruslandi menegaskan bahwa timnya akan menyampaikan argumentasi rinci di persidangan berikutnya untuk memperkuat posisi pembelaan.

Baca Juga :  LPSK Beri Perlindungan Darurat Korban Penyekapan Bandung, Taufik Hidayat Diburu Polisi

Jaksa Ungkap Alasan Tuntutan Lebih Ringan

JPU mengajukan tuntutan yang lebih ringan kepada Priyo dibanding Ririn yang menghadapi tuntutan pidana mati.

Jaksa mempertimbangkan beberapa faktor. Priyo belum pernah menjalani hukuman sebelumnya, mengakui perbuatannya, serta membantu mengungkap sejumlah fakta penting selama proses hukum berlangsung.

Salah satu keterangan yang dianggap penting adalah penjelasan bahwa pembunuhan berlangsung di dua lokasi berbeda, yaitu ruko dan rumah korban.

Penyidik memperkuat keterangan tersebut melalui rekaman CCTV dan hasil pemeriksaan DNA pada bercak darah di lokasi kejadian.

Jaksa juga menilai Priyo bersikap kooperatif karena menunjukkan lokasi pembuangan palu yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.

Kasus ini bermula dari pembunuhan di rumah korban di Jalan Siliwangi Nomor 52, Kelurahan Paoman, Indramayu, pada Kamis (28/8/2025) malam.

Peristiwa itu menewaskan lima orang, yakni H Sahroni (75), Budi (45), Euis (40), RK (7), serta seorang bayi berusia delapan bulan.

Warga menemukan para korban beberapa hari kemudian setelah mencium bau menyengat dari dalam rumah. Polisi lalu mengumpulkan alat bukti, mengarahkan penyelidikan kepada Ririn dan Priyo, lalu menangkap keduanya di Kecamatan Kedokan Bunder, Indramayu.(ar)

Berita Terkait

Dana Bencana BNPB Dikorupsi, KPK Jerat Pejabat Internal dan Rekanan Swasta
Mangkir Lagi, Menteri ATR BPN Nusron Terancam Dijemput Paksa KPK Terkait Kasus Suap Summarecon
OTT Bupati Klaten Hamenang Wajar Sita Rp 1 Miliar dan Seret Pejabat BPK Jateng
KPK Tetapkan Lima Tersangka Korupsi Dana Bencana, BNPB Buka Suara
Status Tersangka Husniah Talenrang Tidak Gugurkan Jabatan Bupati Gowa
KPK Periksa Anggota BPK V Bobby Adhityo Terkait Suap Muara Enim
Sidang Sengketa Syarat Gibran Digelar MK Malam Ini
Penggeledahan Rumah Dirjen ATR/BPN di Bekasi, KPK Bawa Empat Koper Dokumen
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:42 WIB

Dana Bencana BNPB Dikorupsi, KPK Jerat Pejabat Internal dan Rekanan Swasta

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Mangkir Lagi, Menteri ATR BPN Nusron Terancam Dijemput Paksa KPK Terkait Kasus Suap Summarecon

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:32 WIB

OTT Bupati Klaten Hamenang Wajar Sita Rp 1 Miliar dan Seret Pejabat BPK Jateng

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:48 WIB

KPK Tetapkan Lima Tersangka Korupsi Dana Bencana, BNPB Buka Suara

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:18 WIB

Status Tersangka Husniah Talenrang Tidak Gugurkan Jabatan Bupati Gowa

Berita Terbaru

Deretan Huawei Nova 16s Series dengan kamera 200 MP resmi hadir di Indonesia mengusung baterai 7.000 mAh.(poto: AI).

Teknologi

Huawei Nova 16s Series Rilis di RI Bawa Kamera 200 MP

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:07 WIB

Ilustarsi Seorang warga sedang bertransaksi membeli emas Antam di outlet Pegadaian, Kamis (22/10/2026).(poto: AI).

Ekonomi

Harga Emas Antam Pegadaian 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:20 WIB

Petugas Mantri BRI menjelaskan tabel simulasi angsuran KUR kepada pelaku usaha mikro di warung kelontong.(ilustrasi poto: AI).

Ekonomi

Simulasi Angsuran KUR BRI 2026 Pinjaman Rp 60 Juta

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:14 WIB

Emas batangan Antam kemasan CertiCard pecahan 1 gram bersanding dengan kalkulator di atas meja kayu.(poto: AI).

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:09 WIB