Dirut PT MMS Ditahan, Bareskrim Usut Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menahan Direktur Utama PT Mitra Mentari Sentosa (MMS), Whu Zeng Xie (tengah).( poto : ANTARA)

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menahan Direktur Utama PT Mitra Mentari Sentosa (MMS), Whu Zeng Xie (tengah).( poto : ANTARA)

Jakarta, jemarionline.com – Dirut PT MMS ditahan setelah Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri mengusut dugaan manipulasi data ekspor minyak turunan sawit. Penyidik menahan Direktur Utama PT Mitra Mentari Sentosa (MMS), Whu Zeng Xie, untuk memperlancar proses penyidikan.

Kasubdit I Dittipidter Bareskrim Polri, Kombes Pol Setyo K. Heriyatno, mengatakan penyidik menahan Whu Zeng Xie setelah mengumpulkan bukti awal. Langkah itu menjadi bagian dari proses hukum yang sedang berjalan.

Penyidik menduga PT MMS mencantumkan nilai ekspor lebih rendah daripada nilai sebenarnya melalui praktik under invoicing. Dugaan tersebut berkaitan dengan ekspor minyak turunan sawit.

Penyidik Telusuri Puluhan Dokumen Ekspor Minyak Sawit Ke China

Setyo menjelaskan setiap eksportir wajib memenuhi ketentuan pembatasan ekspor. Perusahaan juga harus memiliki Persetujuan Ekspor (PE) serta membayar bea keluar sesuai aturan.

Baca Juga :  Terjadi Lagi Anomali di Lelang KPK, Barang Laku Tinggi tapi Tidak Ditebus Pemenang

Penyidik menilai praktik under invoicing berpotensi menimbulkan kerugian negara. Perbedaan nilai ekspor dalam dokumen dan transaksi membuat data ekspor tidak sesuai.

Tim penyidik menelusuri 95 kegiatan ekspor PT MMS ke China selama periode 2024 hingga 2026. Tim juga mengecek kontainer PT MMS di Pelabuhan Tanjung Priok.

Selain itu, penyidik memeriksa dokumen ekspor yang tersimpan di Bea Cukai pada Kamis (25/6). Pemeriksaan tersebut membantu penyidik mencocokkan seluruh data ekspor.

Tim kemudian membandingkan dokumen administrasi dengan hasil penyidikan. Langkah itu membantu penyidik memperoleh gambaran yang utuh mengenai dugaan pelanggaran ekspor.

Bareskrim Kembangkan Penyidikan Untuk Ungkap Dugaan Pelanggaran Menyeluruh

Penyidik kini menganalisis seluruh data yang terkumpul. Tim menggunakan hasil analisis tersebut untuk memperkuat proses pemberkasan perkara.

Baca Juga :  Bea Cukai Ungkap Penyebab Penumpukan Kontainer di Tanjung Priok, Importir Dinilai Lambat Angkut Barang

Bareskrim Polri terus mengembangkan penyidikan guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain. Penyidik juga menelusuri seluruh alur transaksi yang berkaitan dengan kegiatan ekspor PT MMS.

Selain itu, tim menghitung potensi kerugian negara yang muncul akibat dugaan manipulasi data ekspor. Hasil perhitungan tersebut akan melengkapi proses pembuktian.

Setyo menegaskan penyidik akan menelusuri seluruh transaksi dan dokumen yang berkaitan dengan perkara ini. Langkah tersebut bertujuan mengungkap kasus secara menyeluruh sesuai ketentuan hukum.

Hingga kini, Bareskrim Polri masih melanjutkan penyidikan. Penyidik terus mengumpulkan bukti, memeriksa dokumen, serta menelusuri transaksi ekspor untuk memperkuat pembuktian dalam perkara tersebut.(ar)

Berita Terkait

LPSK Beri Perlindungan Darurat Korban Penyekapan Bandung, Taufik Hidayat Diburu Polisi
Ibu di Denpasar Dipolisikan Suami Usai Persalinan Darurat, Kuasa Hukum Desak SP3
Dosen Bandung Gugat PLN Rp2.000 Usai Pemadaman Listrik Berulang
Sekda Lampung Tengah Jadi Tersangka Korupsi Honorer Fiktif di Metro, 383 Pegawai Diduga Fiktif
Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu: Pengacara Priyo Upayakan Vonis Lebih Ringan
KPK Dalami Skema Pemerasan Izin Tinggal WNA di Imigrasi Jakarta Barat, Libatkan Silmy Karim
Jadi Tersangka KPK, Harta Bupati Muara Enim Tembus Rp16 Miliar
Baru Juni, KPK Sudah Seret 6 Kepala Daerah dalam Kasus Korupsi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:36 WIB

Dirut PT MMS Ditahan, Bareskrim Usut Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:32 WIB

LPSK Beri Perlindungan Darurat Korban Penyekapan Bandung, Taufik Hidayat Diburu Polisi

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:18 WIB

Ibu di Denpasar Dipolisikan Suami Usai Persalinan Darurat, Kuasa Hukum Desak SP3

Senin, 22 Juni 2026 - 18:35 WIB

Dosen Bandung Gugat PLN Rp2.000 Usai Pemadaman Listrik Berulang

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:14 WIB

Sekda Lampung Tengah Jadi Tersangka Korupsi Honorer Fiktif di Metro, 383 Pegawai Diduga Fiktif

Berita Terbaru

(Foto: CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Ekonomi

Rupiah Menguat Lawan Dolar AS Setelah Empat Hari Melemah

Jumat, 26 Jun 2026 - 13:00 WIB