KPK OTT Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq Dibawa ke Jakarta

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2026 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KPK OTT Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq Dibawa ke Jakarta

KPK OTT Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq Dibawa ke Jakarta

PekalonganKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, pada Selasa (3/3/2026). Operasi senyap tersebut berlangsung di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Kronologi Penangkapan

OTT dilakukan pada Selasa pagi oleh tim penyidik KPK. Dalam operasi tersebut, Fadia Arafiq diamankan bersama sejumlah pihak lain yang diduga terkait dengan perkara yang tengah diselidiki.

Setelah diamankan, Fadia langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK. Hingga saat ini, KPK belum merinci siapa saja pihak yang turut terjaring maupun barang bukti yang diamankan dalam operasi tersebut.

Baca Juga :  Suap Pengurangan Pajak Tambang, KPK Jerat Lima Tersangka di Jakarta Utara

Pemeriksaan dan Status Hukum

Sesuai prosedur hukum, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan dalam OTT. Dalam kurun waktu tersebut, penyidik akan melakukan pemeriksaan awal dan gelar perkara untuk menentukan apakah kasus ini akan ditingkatkan ke tahap penyidikan dengan penetapan tersangka.

Juru bicara KPK menyatakan bahwa informasi lengkap terkait konstruksi perkara akan disampaikan dalam konferensi pers resmi setelah proses pemeriksaan awal rampung.

Baca Juga :  El Nino “Godzilla” Diprediksi Datang, Tapi Mengapa Hujan Masih Turun? Ini Penjelasan Pakar

Dugaan Perkara Masih Didalami

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait dugaan tindak pidana yang melatarbelakangi OTT tersebut. Namun, operasi tangkap tangan biasanya berkaitan dengan dugaan suap atau gratifikasi dalam proses pengambilan kebijakan di lingkungan pemerintahan daerah.

Kasus ini menambah daftar kepala daerah yang tersandung operasi tangkap tangan KPK sepanjang tahun 2026. Publik kini menunggu penjelasan resmi lembaga antirasuah mengenai detail perkara dan perkembangan selanjutnya.

Berita Terkait

Komdigi: Pelaku Judol Imingi Petani hingga IRT Rp500 Ribu
Prabowo Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 per Liter
Prabowo Targetkan Stop Impor Solar, Siapkan Bensin dari Sawit
Harta Kekayaan Febrie Adriansyah, Tersangka Korupsi Capai Rp18,26 Miliar
Prabowo Luncurkan Biosolar B50, DPR Sebut Langkah Monumental Dunia
SKK Migas Buka Lowongan Kerja 2026, Simak Syarat dan Jadwal Pendaftaran
BRI Kartu Kredit Beri Diskon 20 Persen di MyBluebird, Berlaku hingga Akhir 2026
BBM Baru B50 Resmi Meluncur Juli 2026, Berapa Harganya?
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:00 WIB

Komdigi: Pelaku Judol Imingi Petani hingga IRT Rp500 Ribu

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:00 WIB

Prabowo Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 per Liter

Senin, 13 Juli 2026 - 11:00 WIB

Prabowo Targetkan Stop Impor Solar, Siapkan Bensin dari Sawit

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:00 WIB

Harta Kekayaan Febrie Adriansyah, Tersangka Korupsi Capai Rp18,26 Miliar

Minggu, 12 Juli 2026 - 09:00 WIB

Prabowo Luncurkan Biosolar B50, DPR Sebut Langkah Monumental Dunia

Berita Terbaru

REDMAGIC

Teknologi

RedMagic Astra 2 Resmi Global, Tablet Gaming Layar OLED 185Hz

Sabtu, 18 Jul 2026 - 07:00 WIB