Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BBM B50. Foto/ CNC

BBM B50. Foto/ CNC

Jakarta, Jemarionline.com – Pengalaman pakai BBM B50 mulai menjadi perhatian setelah pemerintah menerapkan program mandatori biodiesel B50 secara bertahap. Sejumlah pengemudi kendaraan angkutan mengaku tidak merasakan perubahan besar pada performa mesin setelah menggunakan bahan bakar tersebut.

Program B50 menggabungkan 50 persen biodiesel berbasis minyak sawit dengan 50 persen solar. Pemerintah menjalankan kebijakan ini untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil impor.

Pengemudi Merasakan Mesin Tetap Halus

Sejumlah pengemudi angkutan menyampaikan bahwa kendaraan mereka tetap bekerja normal setelah beralih ke B50. Mesin tetap mudah dinyalakan dan tidak menunjukkan gejala gangguan selama penggunaan harian.

Baca Juga :  10 Provinsi dengan ASN Terbanyak 2025: Jawa Timur Duduki Posisi Puncak

Mereka juga menilai tarikan kendaraan masih cukup responsif untuk mengangkut penumpang maupun barang. Sebagian pengemudi memilih terus memantau kondisi kendaraan sambil mengikuti jadwal perawatan rutin.

Konsumsi BBM Berpotensi Sedikit Meningkat

Sejumlah pakar menjelaskan bahwa B50 memiliki nilai kalor sedikit lebih rendah dibandingkan campuran sebelumnya. Kondisi tersebut dapat membuat konsumsi bahan bakar meningkat dalam batas yang relatif kecil.

Meski demikian, mereka menilai perbedaannya tidak terlalu signifikan pada kendaraan diesel yang memiliki kondisi mesin baik dan mendapatkan perawatan secara berkala.

Perawatan Rutin Tetap Menjadi Kunci

Pakar otomotif mengimbau pemilik kendaraan untuk tetap mengikuti jadwal servis yang direkomendasikan pabrikan. Pemeriksaan filter bahan bakar, tangki, serta komponen berbahan karet membantu menjaga performa mesin saat menggunakan B50.

Baca Juga :  Pemerintah Turunkan Harga LNG Industri Jadi US$13/MMBtu

Mereka juga menyarankan pemilik kendaraan diesel lama agar lebih sering memeriksa kondisi filter apabila kendaraan menunjukkan gejala penurunan performa.

Pemerintah Terus Perluas Penyaluran B50

Pemerintah mulai menerapkan mandatori B50 sejak 1 Juli 2026 dan memberikan masa transisi kepada badan usaha untuk menyesuaikan distribusi. Kementerian ESDM menargetkan seluruh SPBU di Indonesia menyalurkan B50 secara penuh pada 1 Oktober 2026.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan sekaligus memperkuat industri sawit nasional.

Berita Terkait

Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI Termasuk Enam Kodam Daerah
Lorong Bangkai KM Virgo Tertutup Hambat Evakuasi Penyelam
IHSG Tertekan Sesi Pertama Pasca Penghapusan Batas Harga Saham Minimum
Program Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Masih Berlaku di Berbagai Daerah
Ramalan Zodiak Hari Ini: 4 Bintang Diprediksi Beruntung pada 28 September 2026
Miliarder Indonesia Akhir September 2026 versi Forbes
Terombang-ambing 345 Km, Jasad ABK Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano
Presiden Prabowo Subianto Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Desa Merah Putih
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI Termasuk Enam Kodam Daerah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:12 WIB

Lorong Bangkai KM Virgo Tertutup Hambat Evakuasi Penyelam

Senin, 28 September 2026 - 13:57 WIB

IHSG Tertekan Sesi Pertama Pasca Penghapusan Batas Harga Saham Minimum

Senin, 28 September 2026 - 09:28 WIB

Program Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Masih Berlaku di Berbagai Daerah

Senin, 28 September 2026 - 08:36 WIB

Ramalan Zodiak Hari Ini: 4 Bintang Diprediksi Beruntung pada 28 September 2026

Berita Terbaru