Jemarionline – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan kebiasaan minum air putih setiap hari. Kurangnya asupan cairan dapat memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari dehidrasi ringan hingga gangguan fungsi ginjal.
Direktur Promosi Kesehatan Kemenkes menjelaskan bahwa tubuh manusia sebagian besar terdiri dari air, sehingga kebutuhan cairan harus terpenuhi secara optimal. Kekurangan cairan dapat menyebabkan kelelahan, sakit kepala, sulit berkonsentrasi, serta penurunan daya tahan tubuh.
Selain itu, kurang minum air putih dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko batu ginjal dan infeksi saluran kemih. Kondisi ini kerap tidak disadari karena gejalanya muncul secara perlahan.
Kemenkes merekomendasikan konsumsi air putih minimal delapan gelas per hari atau disesuaikan dengan aktivitas fisik dan kondisi cuaca. Masyarakat juga diimbau untuk tidak menunggu haus sebagai tanda untuk minum.
Dengan menjaga kecukupan cairan, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan dan mencegah berbagai penyakit yang sebenarnya dapat dihindari sejak dini.









