Gejala Sinusitis: Mengira Flu Biasa? Hidung Tersumbat Bisa Jadi Tanda Sinus

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi : Mayapada Hospital

Foto Ilustrasi : Mayapada Hospital

Jakarta, JEMARIONLINE.COM – Banyak orang menganggap hidung tersumbat dan pilek sebagai gejala flu biasa. Mereka sering memilih beristirahat atau mengonsumsi obat flu tanpa memeriksakan diri ke dokter. Namun, jika keluhan tersebut berlangsung lama dan terus berulang, kondisi itu bisa mengarah pada sinusitis.

Sinusitis merupakan peradangan pada rongga sinus yang terjadi ketika saluran sinus mengalami pembengkakan dan lendir menumpuk. Kondisi tersebut dapat memicu infeksi serta menimbulkan berbagai keluhan yang lebih berat dibandingkan flu biasa.

Dokter spesialis THT dari Mayapada Hospital Surabaya, dr. Jemmy Kurniawan, Sp.THT-KL, menjelaskan bahwa infeksi saluran pernapasan atas masih menjadi penyebab sinusitis yang paling sering ditemukan. Flu atau pilek yang tidak kunjung membaik dapat memicu pembengkakan pada saluran sinus dan meningkatkan risiko infeksi lanjutan.

Flu dan Sinusitis Memiliki Gejala Mirip

Banyak pasien sulit membedakan flu dengan sinusitis karena keduanya memiliki beberapa gejala yang hampir sama.

Kedua kondisi tersebut sama-sama dapat menyebabkan hidung tersumbat, pilek, dan gangguan pernapasan. Namun, sinusitis biasanya menimbulkan keluhan yang lebih lama dan lebih berat.

Penderita sinusitis sering mengalami:

  • Hidung tersumbat berkepanjangan
  • Pilek yang tidak kunjung sembuh
  • Nyeri pada wajah atau sekitar mata
  • Sakit kepala
  • Napas terasa berat
  • Lendir terus keluar dari hidung atau tenggorokan
  • Penurunan kemampuan penciuman

Gejala tersebut dapat berlangsung selama beberapa minggu bahkan berbulan-bulan apabila penderita tidak mendapatkan penanganan yang tepat.

Alergi Juga Bisa Memicu Sinusitis

Selain infeksi virus, alergi menjadi salah satu penyebab sinusitis yang cukup sering terjadi.

Baca Juga :  Kasus Hipertensi Usia Muda Meningkat, Dokter Ingatkan Bahaya Gaya Hidup Pasif

Reaksi alergi membuat lapisan hidung membengkak. Pembengkakan tersebut menghambat aliran lendir sehingga sinus menjadi lebih mudah tersumbat. Akibatnya, peradangan dapat muncul berulang kali.

Menurut dr. Jemmy, pasien yang memiliki riwayat alergi biasanya lebih rentan mengalami sinusitis berulang. Risiko tersebut akan terus meningkat apabila penderita tidak mengendalikan faktor pemicunya.

Karena itu, dokter sering menyarankan pasien untuk mengenali dan menghindari pemicu alergi yang mereka miliki.

Kelainan Struktur Hidung Dapat Menjadi Penyebab

Sinusitis tidak selalu muncul akibat infeksi atau alergi.

Beberapa pasien mengalami sinusitis karena faktor anatomi hidung. Deviasi septum atau tulang hidung yang bengkok dapat menghambat aliran udara dan lendir di rongga hidung. Selain itu, polip hidung juga dapat menyumbat saluran sinus.

Ketika lendir tidak dapat mengalir dengan baik, bakteri dan virus lebih mudah berkembang di dalam rongga sinus. Kondisi tersebut kemudian memicu peradangan yang berulang.

Dokter biasanya melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab utama sinusitis sebelum menentukan terapi yang sesuai.

Mengapa Sinusitis Sering Kambuh?

Banyak pasien mengeluhkan sinusitis yang terus datang kembali meski gejalanya sempat membaik.

Dokter spesialis THT Mayapada Hospital Surabaya, dr. Nessia Nurina Putri, Sp.T.H.T.B.K.L, menjelaskan bahwa sinusitis berulang biasanya muncul karena penyebab utamanya belum teratasi secara menyeluruh.

Pasien sering hanya mengobati gejala yang muncul. Sementara itu, faktor pemicu seperti alergi, polip hidung, atau deviasi septum tetap ada.

Baca Juga :  Makanan Tinggi Serat Bantu Jaga Pencernaan dan Turunkan Kolesterol

Karena itu, dokter perlu melakukan pemeriksaan menyeluruh agar dapat memberikan terapi yang tepat sesuai kondisi pasien.

Jangan Abaikan Hidung Tersumbat Berkepanjangan

Sebagian orang menunda pemeriksaan karena menganggap sinusitis tidak berbahaya.

Padahal, sinusitis yang berlangsung lama dapat berkembang menjadi sinusitis kronis. Kondisi tersebut bisa mengganggu kualitas hidup karena penderita terus mengalami hidung tersumbat, sakit kepala, dan gangguan tidur.

Dalam kasus tertentu, sinusitis juga dapat menimbulkan komplikasi yang lebih serius apabila infeksi menyebar ke area sekitar sinus.

Karena itu, masyarakat perlu segera berkonsultasi dengan dokter apabila gejala flu tidak kunjung membaik setelah beberapa minggu.

Teknologi Membantu Diagnosis Sinusitis

Perkembangan teknologi kesehatan membantu dokter mendeteksi sinusitis dengan lebih cepat dan akurat.

Mayapada Hospital menghadirkan layanan Minimal Invasive & Endoscopic Sinus Center yang memanfaatkan teknologi endoskopi untuk memeriksa kondisi rongga hidung dan sinus. Layanan tersebut membantu dokter menentukan penyebab keluhan secara lebih detail.

Rumah sakit tersebut juga menyediakan Sinus Symptom Checker Digital. Melalui layanan ini, masyarakat dapat melakukan evaluasi awal terhadap gejala yang mereka rasakan sebelum berkonsultasi dengan dokter.

Cara Mencegah Sinusitis

Masyarakat dapat menurunkan risiko sinusitis dengan menerapkan beberapa langkah sederhana.

Langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Menjaga kebersihan tangan
  • Menghindari asap rokok
  • Mengurangi paparan debu dan polusi
  • Mengendalikan alergi
  • Memperbanyak istirahat
  • Memenuhi kebutuhan cairan tubuh
  • Menjaga kesehatan saluran pernapasan

Kebiasaan tersebut membantu menjaga kondisi hidung dan sinus tetap sehat.

Berita Terkait

7 Kebiasaan Mudah yang Bikin Rambut Tampak Lebih Tebal
AirPods Bisa Ganggu Alat Pacu Jantung? Dokter Jelaskan Fakta dan Risikonya
5 Herbal untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Secara Alami, Mudah Ditemukan
Bahaya Kekurangan Gizi Mikro pada Anak yang Sering Tak Disadari
Mulai Juni 2026, Pasien BPJS Wajib Kontrol Sesuai Jadwal atau Tak Dilayani
RSUD Soedjono Selong Mulai Vaksinasi MR, Pegawai Jadi Sasaran Awal
70 Juta Warga RI Diperkirakan Idap Penyakit Hati, Banyak yang Tak Menyadarinya
4.300 Warga Jalani Tes HIV di Sukabumi, 54 Orang Positif hingga Juni 2026
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:00 WIB

7 Kebiasaan Mudah yang Bikin Rambut Tampak Lebih Tebal

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:00 WIB

AirPods Bisa Ganggu Alat Pacu Jantung? Dokter Jelaskan Fakta dan Risikonya

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:00 WIB

5 Herbal untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Secara Alami, Mudah Ditemukan

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:00 WIB

Gejala Sinusitis: Mengira Flu Biasa? Hidung Tersumbat Bisa Jadi Tanda Sinus

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:00 WIB

Bahaya Kekurangan Gizi Mikro pada Anak yang Sering Tak Disadari

Berita Terbaru

Sumber : Arianti Widya/Viva.co.id

OTOMOTIF

Jelang GIIAS 2026, Harga Mobil MPV Mulai Rp167 Jutaan

Senin, 27 Jul 2026 - 10:00 WIB

Teknologi

Apple TV 2026: Jadwal Rilis, Rumor, dan Spesifikasi Terbaru

Senin, 27 Jul 2026 - 07:00 WIB