Kasus Hipertensi Usia Muda Meningkat, Dokter Ingatkan Bahaya Gaya Hidup Pasif

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 07:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi pemeriksaan tekanan darah untuk deteksi dini hipertensi

ilustrasi pemeriksaan tekanan darah untuk deteksi dini hipertensi

Jemarionline – Kasus tekanan darah tinggi atau hipertensi pada usia muda terus menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini menjadi perhatian serius tenaga medis karena hipertensi yang muncul sejak dini berisiko memicu komplikasi berat di kemudian hari.

Dokter spesialis penyakit dalam dari sejumlah rumah sakit rujukan menyebutkan, pola hidup tidak aktif menjadi salah satu pemicu utama meningkatnya hipertensi pada kelompok usia 20 hingga 40 tahun. Kurangnya aktivitas fisik, konsumsi makanan tinggi garam, serta kebiasaan duduk terlalu lama disebut berperan besar.

Baca Juga :  Pentingnya Vaksin Flu Musim untuk Mencegah Penyakit dan Komplikasi

“Sekarang banyak pasien hipertensi yang masih berusia produktif. Sebagian besar tidak menyadari tekanan darahnya sudah tinggi karena jarang melakukan pemeriksaan kesehatan,” ujar seorang dokter spesialis penyakit dalam di Jakarta.

Selain faktor pola makan dan kurang olahraga, stres berkepanjangan juga dinilai berkontribusi terhadap meningkatnya tekanan darah. Beban pekerjaan, kurang tidur, serta paparan gawai yang berlebihan dapat memengaruhi keseimbangan hormon tubuh.

Hipertensi yang tidak terkontrol berpotensi menimbulkan berbagai komplikasi serius, seperti penyakit jantung, stroke, hingga gangguan ginjal. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk rutin memeriksa tekanan darah, meskipun tidak merasakan keluhan.

Baca Juga :  Virus Hanta Bisa Menyerupai ISPA hingga Demam Berdarah, Dinkes Kukar Minta Tenaga Medis Waspada

Tenaga medis menyarankan perubahan gaya hidup sebagai langkah pencegahan utama. Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki selama 30 menit per hari, mengurangi konsumsi makanan asin dan berlemak, serta mengelola stres dinilai efektif menekan risiko hipertensi.

“Hipertensi bisa dicegah dan dikendalikan. Kuncinya ada pada kesadaran untuk menjaga pola hidup sehat sejak usia muda,” tegasnya.

Berita Terkait

7 Kebiasaan Mudah yang Bikin Rambut Tampak Lebih Tebal
AirPods Bisa Ganggu Alat Pacu Jantung? Dokter Jelaskan Fakta dan Risikonya
5 Herbal untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Secara Alami, Mudah Ditemukan
Gejala Sinusitis: Mengira Flu Biasa? Hidung Tersumbat Bisa Jadi Tanda Sinus
Bahaya Kekurangan Gizi Mikro pada Anak yang Sering Tak Disadari
Mulai Juni 2026, Pasien BPJS Wajib Kontrol Sesuai Jadwal atau Tak Dilayani
RSUD Soedjono Selong Mulai Vaksinasi MR, Pegawai Jadi Sasaran Awal
70 Juta Warga RI Diperkirakan Idap Penyakit Hati, Banyak yang Tak Menyadarinya
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:00 WIB

7 Kebiasaan Mudah yang Bikin Rambut Tampak Lebih Tebal

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:00 WIB

AirPods Bisa Ganggu Alat Pacu Jantung? Dokter Jelaskan Fakta dan Risikonya

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:00 WIB

5 Herbal untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Secara Alami, Mudah Ditemukan

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:00 WIB

Gejala Sinusitis: Mengira Flu Biasa? Hidung Tersumbat Bisa Jadi Tanda Sinus

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:00 WIB

Bahaya Kekurangan Gizi Mikro pada Anak yang Sering Tak Disadari

Berita Terbaru

Sumber : Arianti Widya/Viva.co.id

OTOMOTIF

Jelang GIIAS 2026, Harga Mobil MPV Mulai Rp167 Jutaan

Senin, 27 Jul 2026 - 10:00 WIB

Teknologi

Apple TV 2026: Jadwal Rilis, Rumor, dan Spesifikasi Terbaru

Senin, 27 Jul 2026 - 07:00 WIB