Kemenkes Perketat Pemeriksaan Kesehatan Calon Haji 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Calon jemaah haji menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari persiapan keberangkatan haji 2026 sesuai pengawasan ketat Kemenkes. (Foto: Merdeka.com)

Calon jemaah haji menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari persiapan keberangkatan haji 2026 sesuai pengawasan ketat Kemenkes. (Foto: Merdeka.com)

Jemarionline — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengambil langkah tegas menjelang musim haji tahun 1447 H/2026 M dengan memperketat sistem pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji, termasuk penghapusan akses edit pada sistem data kesehatan untuk mencegah manipulasi dan memastikan standar medis terpenuhi.

Dalam workshop dan pelatihan yang digelar awal Januari 2026, Kemenkes mengumumkan bahwa fitur “edit data kesehatan” pada aplikasi pemeriksaan jemaah telah dihapus. Hal ini dilakukan untuk memperkecil peluang manipulasi dalam proses verifikasi kesehatan, yang merupakan syarat mutlak sebelum calon haji diberangkatkan ke Tanah Suci.

Kebijakan tersebut disampaikan oleh pejabat Kemenkes saat kegiatan pelatihan bagi petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH), termasuk koordinasi dengan tim surveilans dan data integrasi bersama BPJS Kesehatan. Keputusan ini diambil setelah evaluasi sistem dan berbagai ancaman yang berpotensi mengganggu akurasi pemeriksaan kesehatan jemaah.

Baca Juga :  TNI AL Buka Mudik Gratis Ini Jadwalnya

Menurut sumber internal, langkah ini mencerminkan upaya pemerintah untuk meningkatkan keamanan informasi kesehatan dan memastikan bahwa seluruh calon haji telah memenuhi standar medis yang ditetapkan oleh otoritas Arab Saudi serta WHO. Langkah ini juga dimaksudkan untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan saat pelaksanaan ibadah, terutama untuk kasus penyakit infeksi atau kondisi kronis yang membutuhkan perhatian khusus.

Baca Juga :  BKN Umumkan Hasil Seleksi Administrasi Uji Kompetensi Jabatan Fungsional ASN Maret 2026

Pejabat Kemenkes menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan merupakan salah satu tahap penting dalam persiapan haji agar setiap calon jemaah layak secara fisik dan mental. Kebijakan penghapusan akses edit data dinilai akan membantu petugas memegang informasi yang lebih akurat dan mencegah kesalahan input data yang bisa berdampak pada proses keberangkatan.

Langkah ini mendapatkan respons positif dari sejumlah pakar kesehatan yang menyebutnya sebagai “perbaikan sistem”, namun juga menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat agar perubahan ini tidak menimbulkan kebingungan dalam pengurusan kesehatan calon jemaah.

Berita Terkait

KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Ratusan Juta Rupiah Terkait Suap Proyek Klaten
Sekjen PBB Kunjungi RI, Polisi Terapkan Rekayasa Jalur Jakarta Sentul
Profil Hamenang Wajar Ismoyo dan Catatan Hartanya Usai Terjaring OTT KPK
Daftar 10 Jenderal Bintang Empat TNI Polri Aktif Era Prabowo
Skema Pensiun ASN 2027 Berubah Langsung Masuk Rekening, PT Taspen Nyatakan Kesiapan Penuh
Menkop Pastikan Penyaluran Gaji PNS Lewat Koperasi Merah Putih Mulai Direalisasikan Tahun Ini
Ombudsman Awasi Anggaran Karhutla Daerah Usai Dana Puluhan Miliar Mengucur
Pemerintah Prioritaskan Dua Wilayah Karhutla, Apakah Jambi Termasuk?
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:02 WIB

KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Ratusan Juta Rupiah Terkait Suap Proyek Klaten

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Sekjen PBB Kunjungi RI, Polisi Terapkan Rekayasa Jalur Jakarta Sentul

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Daftar 10 Jenderal Bintang Empat TNI Polri Aktif Era Prabowo

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:23 WIB

Skema Pensiun ASN 2027 Berubah Langsung Masuk Rekening, PT Taspen Nyatakan Kesiapan Penuh

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:57 WIB

Menkop Pastikan Penyaluran Gaji PNS Lewat Koperasi Merah Putih Mulai Direalisasikan Tahun Ini

Berita Terbaru