Prabowo Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 per Liter

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Prabowo ratas bareng belasan menteri di Hambalang, 13 Juli 2026 (Muchlis Jr - Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Foto: Prabowo ratas bareng belasan menteri di Hambalang, 13 Juli 2026 (Muchlis Jr - Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Jakarta, Jemarionline.comHarga khusus BBM nelayan resmi menjadi kebijakan baru pemerintah untuk membantu pelaku usaha perikanan. Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pemberian harga BBM sebesar Rp15.000 per liter bagi nelayan yang mengoperasikan kapal berukuran 30 hingga 200 gross ton (GT).

Presiden mengambil keputusan tersebut dalam rapat terbatas di Hambalang, Bogor. Setelah rapat selesai, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa pemerintah ingin menekan beban operasional nelayan yang selama ini membeli BBM dengan harga non-subsidi.

Pemerintah Turunkan Harga BBM

Airlangga menjelaskan harga BBM non-subsidi sempat menyentuh Rp21.300 per liter. Sementara itu, nelayan yang menggunakan kapal di bawah 30 GT sudah menikmati BBM bersubsidi seharga Rp6.800 per liter.

Karena kondisi tersebut, pemerintah memutuskan memberi harga khusus bagi nelayan dengan kapal berukuran 30 hingga 200 GT. Pemerintah berharap kebijakan itu mampu mengurangi beban biaya operasional para pelaku usaha perikanan.

Baca Juga :  Prabowo Siapkan 10 Universitas Kedokteran dan Sains, Imperial College Jadi Mitra Strategis

BPDP Biayai Selisih Harga

Airlangga menjelaskan harga rata-rata produksi solar dalam negeri berada di kisaran Rp18.600 per liter. Oleh sebab itu, pemerintah menghitung selisih sekitar Rp3.600 per liter untuk mendukung kebijakan tersebut.

Pemerintah tidak mengambil dana dari APBN. Sebaliknya, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) akan menanggung dukungan harga tersebut karena lembaga itu memiliki dana yang memadai.

ESDM Segera Terbitkan Aturan

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan kementeriannya segera menerbitkan regulasi sebagai dasar pelaksanaan kebijakan tersebut.

Selain itu, Kementerian ESDM akan berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk menentukan titik penyaluran BBM. Langkah tersebut bertujuan menjaga ketepatan sasaran sekaligus mencegah penyalahgunaan.

Baca Juga :  Indonesia Terima Hibah Kapal Induk dari Italia

Pemerintah Siapkan Kuota Enam Bulan

Pemerintah juga menetapkan kuota penyaluran BBM harga khusus sebesar 400.000 ton. Kuota tersebut berlaku untuk kebutuhan selama enam bulan.

Selain memberikan kepastian pasokan, pemerintah berharap kebijakan ini mampu menjaga aktivitas penangkapan ikan tetap berjalan. Dengan demikian, nelayan dapat mengendalikan biaya operasional di tengah fluktuasi harga energi.

Nelayan Diharapkan Lebih Kompetitif

Bahlil menilai harga BBM Rp15.000 per liter akan membantu nelayan kapal berukuran 30 GT ke atas menjalankan usaha mereka. Menurutnya, kebijakan tersebut juga memberi kepastian bagi sektor perikanan nasional.

Selain mengurangi beban biaya, pemerintah berharap pelaku usaha perikanan dapat meningkatkan produktivitas. Pada akhirnya, langkah tersebut diharapkan memperkuat daya saing sektor perikanan Indonesia.

Berita Terkait

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang
WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027
MK Batalkan Pasal Penghinaan Pemerintah di KUHP Baru
Tiga Gubernur Tinjau Penanganan Bencana Gempa Magnitudo 7,7 di NTT
Subsidi Energi Rp 233 Triliun, Konsumsi BBM Naik
KPK Tetapkan Staf Admin Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang
Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel
Hasil Survei Capres Terbaru: Dedi Mulyadi Salip Elektabilitas Prabowo Subianto
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:54 WIB

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Kamis, 3 September 2026 - 16:47 WIB

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:30 WIB

MK Batalkan Pasal Penghinaan Pemerintah di KUHP Baru

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Tiga Gubernur Tinjau Penanganan Bencana Gempa Magnitudo 7,7 di NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Subsidi Energi Rp 233 Triliun, Konsumsi BBM Naik

Berita Terbaru

Salah satu pelajar yang diduga keracunan menu MBG saat dilarikan di IGD RSUD Nganjuk, Rabu (2/9/2026).Poto: kompas.com).

Nasional

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Jumat, 4 Sep 2026 - 08:54 WIB

Ilustrasi kekeringan.(poto: ist).

Nasional

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Kamis, 3 Sep 2026 - 16:47 WIB