Indonesia Terima Hibah Kapal Induk dari Italia

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia Terima Hibah Kapal Induk dari Italia

Indonesia Terima Hibah Kapal Induk dari Italia

Indonesia akan menerima hibah kapal induk dari Italia. Kapal itu bernama ITS Giuseppe Garibaldi. Kapal ini sebelumnya milik Angkatan Laut Italia.

Italia memensiunkan kapal tersebut pada akhir 2024. Setelah itu, Italia menawarkan kapal ini kepada Indonesia. Statusnya hibah. Artinya, Indonesia tidak membayar harga pembelian.

Namun, hibah bukan berarti tanpa biaya.

Tetap Butuh Dana Besar

Indonesia harus menyiapkan anggaran untuk perbaikan. Kapal induk ini perlu modernisasi sebelum digunakan.

Perkiraan biaya mencapai sekitar Rp 7 triliun. Dana itu untuk:

  • memperbaiki mesin

  • meningkatkan sistem keselamatan

  • menyesuaikan fasilitas helikopter

  • memperbarui sistem komunikasi

Baca Juga :  Peningkatan Kesiapsiagaan Bencana di Indonesia Jelang Musim Hujan 2026

Tanpa perbaikan, kapal tidak bisa beroperasi maksimal.

Digunakan untuk Misi Non-Tempur

Pemerintah menegaskan kapal ini bukan untuk menyerang negara lain.

Kapal akan dipakai untuk:

  • bantuan bencana

  • dukungan logistik antar pulau

  • Operasi Militer Selain Perang

  • pangkalan helikopter dan drone

Indonesia tetap menjalankan strategi pertahanan defensif.

TNI AL Siapkan Awak Kapal

Untuk mengoperasikan kapal ini, TNI Angkatan Laut menyiapkan ratusan prajurit.

Sebagian akan menjalani pelatihan di Italia. Mereka akan belajar mengoperasikan kapal induk dan sistem penerbangan di atas kapal.

Baca Juga :  Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Tiba di Indonesia

Kapal induk memang membutuhkan keahlian khusus.

Ada Dukungan dan Kritik

Rencana ini menimbulkan pro dan kontra.

Sebagian pihak menilai biayanya terlalu besar. Kapal induk juga membutuhkan kapal pengawal dan dukungan logistik tambahan.

Namun, ada yang melihat kapal ini bisa memperkuat kemampuan bantuan bencana dan respons darurat.

Kesimpulan

Indonesia akan menerima kapal induk hibah dari Italia. Kapal ini gratis, tetapi tetap butuh biaya besar untuk perbaikan dan operasional.

Keputusan ini menjadi bagian dari modernisasi kekuatan laut Indonesia.

Berita Terkait

DPR Apresiasi Prabowo Copot Pimpinan BGN, Dasco: Pemerintah Respons Aspirasi Publik
Prabowo Bernyanyi Hymne Guru Bersama Siswa Saat Tinjau MBG di SMPN 111 Jakarta
Kementan Siapkan Dapur Susu Indonesia untuk Pasok Program MBG
Daftar Tanggal Merah dan Hari Peringatan Penting Bulan Juni 2026
Profil Ryamizard Ryacudu, Eks Menhan RI yang Meninggal Dunia di RSPAD
Ombudsman RI Kawal Ketat SPMB 2026, Terima 194 Laporan dan Dorong Sistem Lebih Transparan
Satgas PKH Ungkap PT PMM Tolak Uji Kontainer Rare Earth di Batam
Stupa dan Batuan Candi Ditemukan di Boyolali, Jejak Permukiman Kuno Terungkap
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:43 WIB

DPR Apresiasi Prabowo Copot Pimpinan BGN, Dasco: Pemerintah Respons Aspirasi Publik

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:00 WIB

Prabowo Bernyanyi Hymne Guru Bersama Siswa Saat Tinjau MBG di SMPN 111 Jakarta

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:00 WIB

Kementan Siapkan Dapur Susu Indonesia untuk Pasok Program MBG

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:00 WIB

Daftar Tanggal Merah dan Hari Peringatan Penting Bulan Juni 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:00 WIB

Profil Ryamizard Ryacudu, Eks Menhan RI yang Meninggal Dunia di RSPAD

Berita Terbaru

(ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan)

Ekonomi

Rupiah Melemah, Kurs Jual Dollar AS di Bank Tembus Rp 18.010

Selasa, 2 Jun 2026 - 21:00 WIB