TNI AL Siapkan Langkah Menuju Blue Water Navy, Tanpa Bangun Pangkalan Luar Negeri

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 23 Maret 2026 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TNI AL Siapkan Langkah Menuju Blue Water Navy, Tanpa Bangun Pangkalan Luar Negeri

TNI AL Siapkan Langkah Menuju Blue Water Navy, Tanpa Bangun Pangkalan Luar Negeri

jemarionline.com – Kementerian Pertahanan menegaskan bahwa Indonesia tidak akan membangun pangkalan militer permanen di luar negeri, meskipun TNI Angkatan Laut tengah mempersiapkan diri menuju konsep blue water navy.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menjelaskan bahwa strategi Indonesia tidak mengikuti pola negara besar yang memiliki pangkalan militer di berbagai belahan dunia. Sebaliknya, Indonesia memilih pendekatan yang lebih fleksibel melalui kerja sama internasional.

Tak Perlu Pangkalan di Luar Negeri

Menurut Kemhan, konsep blue water navy memang identik dengan kemampuan operasi lintas samudra yang biasanya didukung jaringan pangkalan luar negeri. Namun, Indonesia mengambil jalur berbeda.

Alih-alih membangun pangkalan permanen, Indonesia akan mengandalkan:

  • akses pelabuhan di negara mitra
  • dukungan logistik saat operasi jauh
  • kerja sama perawatan dan perbaikan kapal
  • latihan militer bersama
Baca Juga :  TNI AL Buka Mudik Gratis Ini Jadwalnya

Pendekatan ini memungkinkan armada tetap memiliki daya jelajah tinggi tanpa harus memiliki basis militer di luar wilayah kedaulatan.

Strategi Tiga Jalur

Untuk mendukung konsep tersebut, Kemhan menyiapkan tiga jalur utama:

  1. Bilateral – kerja sama langsung dengan negara sahabat terkait akses pelabuhan
  2. Multilateral – keterlibatan dalam forum dan latihan maritim internasional
  3. Diplomasi industri dan logistik – kolaborasi sektor pertahanan dan dukungan operasional

Strategi ini dinilai lebih realistis dan sesuai dengan kondisi geografis serta kebijakan luar negeri Indonesia.

Fokus Awal: Green Water Navy

Sebelum benar-benar mencapai blue water navy, TNI AL masih fokus memperkuat kemampuan green water navy, yaitu kekuatan laut yang efektif di wilayah nasional dan regional.

Baca Juga :  PP 9 Tahun 2026 Resmi Terbit: Rincian Tunjangan ASN & Pensiunan PNS

Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Muhammad Ali, menegaskan bahwa penguatan di level ini menjadi fondasi penting sebelum melangkah ke operasi global.

Makna Blue Water Navy

Secara umum, blue water navy adalah kemampuan angkatan laut untuk:

  • beroperasi jauh dari wilayah sendiri
  • melakukan misi lintas samudra
  • didukung armada besar dan sistem logistik global

Namun bagi Indonesia, konsep ini tidak harus berarti ekspansi militer ke luar negeri, melainkan peningkatan kapabilitas operasi jarak jauh berbasis kerja sama internasional.

Berita Terkait

Tiga Gubernur Tinjau Penanganan Bencana Gempa Magnitudo 7,7 di NTT
Subsidi Energi Rp 233 Triliun, Konsumsi BBM Naik
KPK Tetapkan Staf Admin Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang
Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel
Hasil Survei Capres Terbaru: Dedi Mulyadi Salip Elektabilitas Prabowo Subianto
Rekonstruksi Kasus Santri Terbakar Lombok Ungkap Fakta Baru Soal Kelalaian
Garuda Indonesia Resmi Jadi Holding Maskapai BUMN
Mahkamah Konstitusi Putuskan Sisa Kuota Internet Tidak Hangus
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Tiga Gubernur Tinjau Penanganan Bencana Gempa Magnitudo 7,7 di NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Subsidi Energi Rp 233 Triliun, Konsumsi BBM Naik

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:36 WIB

KPK Tetapkan Staf Admin Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:00 WIB

Hasil Survei Capres Terbaru: Dedi Mulyadi Salip Elektabilitas Prabowo Subianto

Berita Terbaru