Prabowo Siapkan 10 Universitas Kedokteran dan Sains, Imperial College Jadi Mitra Strategis

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyampaikan rencana itu setelah pertemuan Presiden dengan perwakilan Imperial College di Istana, Jakarta, Senin (22/6/2026).( poto : kompas.com )

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyampaikan rencana itu setelah pertemuan Presiden dengan perwakilan Imperial College di Istana, Jakarta, Senin (22/6/2026).( poto : kompas.com )

Jakarta, jemarionline.com – Pemerintah menyiapkan pembangunan 10 universitas kedokteran sains untuk memperkuat kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

Presiden RI Prabowo Subianto menggandeng Imperial College London sebagai mitra strategis untuk mendukung pengembangan kampus tersebut.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyampaikan rencana itu setelah pertemuan Presiden dengan perwakilan Imperial College di Istana, Jakarta, Senin (22/6/2026).

Menurut Brian, pemerintah tidak hanya menargetkan pembangunan kampus baru. Pemerintah juga ingin membangun standar pendidikan, riset, dan pengajaran yang lebih kuat.

Brian menjelaskan bahwa Imperial College akan mendukung sejumlah aspek pengembangan kampus. Dukungan itu mencakup penyusunan kurikulum, penguatan standar pengajaran, penelitian bersama, dan program profesor tamu.

Pemerintah ingin menghadirkan sistem pendidikan yang lebih kompetitif sejak tahap awal pembangunan universitas.

Brian mengatakan kolaborasi tersebut membuka kesempatan bagi dosen dan peneliti Indonesia untuk terhubung langsung dengan jaringan akademik internasional.

Baca Juga :  Mendiktisaintek Perkuat Agenda Kampus Aman dan Bebas Kekerasan di Unesa

Selain itu, kerja sama riset juga diharapkan mempercepat peningkatan kualitas publikasi ilmiah nasional.

Pemerintah Ingin Perkuat Pendidikan Kedokteran

Pemerintah menempatkan pendidikan kedokteran dan sains sebagai sektor prioritas. Karena itu, pemerintah mencari mitra yang memiliki reputasi kuat di bidang tersebut.

Brian menegaskan bahwa pembahasan dengan Imperial College telah mengarah pada pembentukan kemitraan strategis jangka panjang.

Menurut dia, kerja sama itu menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pendidikan tinggi nasional.

Pemerintah juga berharap universitas baru nantinya mampu menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan global.

Dampak Diharapkan Menjangkau Kampus Lain

Brian menilai manfaat kerja sama tidak akan berhenti pada 10 universitas yang direncanakan. Pemerintah ingin hasil pengembangan kurikulum dan riset ikut memperkuat kampus lain di seluruh Indonesia.

Karena itu, pemerintah membuka peluang kolaborasi pendidikan yang lebih luas di masa mendatang.

Baca Juga :  Daftar 10 Kampus dengan Penerima KIP Terbanyak di SNBT 2026, Ada Unesa hingga UPI

Ia menyebut pertemuan yang diterima langsung Presiden menjadi langkah penting untuk mempercepat pengembangan pendidikan tinggi nasional.

Brian menyoroti posisi Imperial College London dalam pemeringkatan internasional. Menurut dia, kampus tersebut baru menempati peringkat kedua dunia dalam QS Ranking dan berada di bawah MIT.

Ia juga menyebut bidang pendidikan medis di Imperial College berada pada jajaran terbaik dunia.

Pemerintah melihat kerja sama ini sebagai peluang besar untuk meningkatkan mutu pengajaran dan penelitian di Indonesia.

Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah berharap kualitas kampus nasional dapat terus meningkat. Pemerintah juga ingin memperkuat posisi perguruan tinggi Indonesia di tingkat internasional.

Jika seluruh rencana berjalan sesuai target, pembangunan universitas baru ini akan menjadi bagian penting dari penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan dan riset.(ar)

Berita Terkait

Bahlil Respons Kompensasi Pemadaman Listrik, YLKI Desak PLN Bertindak Otomatis
Pemerintah Berlakukan Diskon Tiket Transportasi 2026 untuk Libur Sekolah, Ini Rinciannya
Jemaah Haji Akali Aturan Bagasi, Pakai Gamis Berlapis dan Sembunyikan Air Zamzam
Bahlil Ungkap Isi Pembicaraan dengan Bos PLN Soal Listrik Mati Bergilir
Roy Suryo dan Dokter Tifa Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Pendukung dan Penolak MBG Demo Bersamaan di Patung Kuda, Adu Aspirasi soal Program Makan Bergizi Gratis
Perbanas Ungkap 88% UMKM Informal Pilih Dana Pribadi, Kredit Bank Masih Rendah
B50 Mulai Berlaku 1 Juli 2026, Pemerintah Klaim Hemat Devisa Rp157 Triliun
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 18:48 WIB

Bahlil Respons Kompensasi Pemadaman Listrik, YLKI Desak PLN Bertindak Otomatis

Senin, 22 Juni 2026 - 08:42 WIB

Pemerintah Berlakukan Diskon Tiket Transportasi 2026 untuk Libur Sekolah, Ini Rinciannya

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:49 WIB

Jemaah Haji Akali Aturan Bagasi, Pakai Gamis Berlapis dan Sembunyikan Air Zamzam

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:00 WIB

Bahlil Ungkap Isi Pembicaraan dengan Bos PLN Soal Listrik Mati Bergilir

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:47 WIB

Roy Suryo dan Dokter Tifa Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri

Berita Terbaru

Foto: ANTARA

Teknologi

Xiaomi Pad 9 Siap Meluncur dengan Baterai Jumbo

Selasa, 23 Jun 2026 - 06:00 WIB