Jemaah Haji Akali Aturan Bagasi, Pakai Gamis Berlapis dan Sembunyikan Air Zamzam

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas membongkar koper jamaah yang kedapatan menyimpan air zamzam saat akan pulang ke Tanah Air, Senin (16/6/2025).( poto : ANTARA )

Petugas membongkar koper jamaah yang kedapatan menyimpan air zamzam saat akan pulang ke Tanah Air, Senin (16/6/2025).( poto : ANTARA )

Jakarta, jemarionline.com – Kepulangan jemaah haji ke Indonesia menghadirkan berbagai cara unik untuk membawa lebih banyak oleh-oleh. Sejumlah jemaah memilih memakai pakaian berlapis agar koper tetap memenuhi aturan maskapai. Fenomena jemaah haji akali bagasi ini terlihat di bandara keberangkatan di Arab Saudi.

Aturan penerbangan membatasi barang bawaan setiap jemaah menjadi tiga jenis. Jemaah hanya boleh membawa koper bagasi maksimal 32 kilogram, koper kabin maksimal 7 kilogram, dan tas selempang untuk dokumen penting.

Petugas maskapai dan imigrasi langsung memeriksa berat bawaan sebelum keberangkatan. Jika berat melebihi ketentuan, petugas meminta jemaah mengurangi isi koper. Sebagian jemaah akhirnya meninggalkan barang agar tetap bisa terbang.

Kenakan Gamis Berlapis Demi Ruang Koper

Sebagian jemaah memilih mengeluarkan pakaian dari koper lalu mengenakannya sekaligus. Cara itu membuat ruang koper menjadi lebih longgar untuk oleh-oleh.

Marina, jemaah asal Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, yang tergabung dalam embarkasi Makassar (UPG), melakukan cara tersebut saat bersiap pulang ke Indonesia.

Ia mengenakan sembilan lapis gamis agar seluruh barang tetap masuk ke koper.

Baca Juga :  Petugas Bandara Jeddah Lakukan Penyitaan Rokok Milik Jemaah Haji Indonesia

“Kopernya tidak muat kalau terlalu banyak. Jadi saya keluarkan baju-baju untuk dipakai. Supaya kopernya lebih longgar,” kata Marina.

M Yamin dan istrinya juga menerapkan strategi yang sama. Mereka mengenakan beberapa lapis pakaian agar berat koper tetap sesuai batas.

Yamin bahkan menambahkan kain ihram yang ia gunakan selama berhaji.

“Pakai sembilan lapis gamis ditambah kain ihram biar semua termuat,” ujarnya.

Suasana serupa tampak di Bandara King Abdul Aziz Jeddah dan Bandara Internasional Pangeran Mohammad Bin Abdulaziz Madinah. Banyak jemaah menata ulang koper sebelum memasuki proses keberangkatan.

Petugas kloter dan petugas daerah kerja bandara ikut membantu proses tersebut.

Petugas Tusi Lindungan Jemaah (Linjam) Daker Bandara, Peltu M Firdaus, mengaku sering membantu jemaah menata ulang barang bawaan.

Menurut Firdaus, sejumlah jemaah memilih memakai pakaian berlapis agar seluruh oleh-oleh tetap ikut pulang.

Ia mengatakan bantuan itu memberi kepuasan tersendiri ketika jemaah berhasil membawa barang sesuai aturan.

Petugas Temukan Banyak Air Zamzam di Bagasi

Selain pakaian dan oleh-oleh, petugas juga menemukan air zamzam dalam koper bagasi.

Baca Juga :  Umrah Hanya untuk Warga Saudi, Jemaah Internasional Wajib Keluar

Petugas langsung mengambil botol air zamzam yang ditemukan saat pemeriksaan.

Kepala Daerah Kerja Madinah, Khalilurrahman, menegaskan bahwa petugas sudah berulang kali mengingatkan jemaah agar tidak memasukkan air zamzam ke dalam bagasi.

Namun, sebagian jemaah tetap mencoba membawa air tersebut dengan membungkus botol memakai lakban dan aluminium foil.

Menurut Khalilurrahman, langkah itu tidak membantu karena mesin X-Ray tetap membaca isi koper.

Petugas memindai seluruh koper di gudang logistik. Ketika alat mendeteksi barang terlarang, petugas membuka koper dan mengeluarkan barang yang melanggar aturan.

Petugas Perlindungan Jemaah ikut mengawasi proses itu agar pemeriksaan berjalan sesuai prosedur.

Pemeriksaan juga berlanjut di bandara sebelum koper masuk ke pesawat.

Khalilurrahman memahami keinginan jemaah membawa air zamzam untuk keluarga. Namun, penyelenggara tetap mengutamakan keselamatan penerbangan.

Ia menjelaskan bahwa kebocoran cairan di bagasi dapat menimbulkan risiko selama perjalanan udara. Karena itu, jemaah perlu mengikuti jalur resmi yang tersedia.

Berita Terkait

Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI Termasuk Enam Kodam Daerah
Lorong Bangkai KM Virgo Tertutup Hambat Evakuasi Penyelam
Program Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Masih Berlaku di Berbagai Daerah
Ramalan Zodiak Hari Ini: 4 Bintang Diprediksi Beruntung pada 28 September 2026
Miliarder Indonesia Akhir September 2026 versi Forbes
Terombang-ambing 345 Km, Jasad ABK Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano
Presiden Prabowo Subianto Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Desa Merah Putih
Pemerintah Siapkan Anggaran Rp3,8 Triliun Untuk Program Rekening Gratis Warga Usia 17 Tahun
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI Termasuk Enam Kodam Daerah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:12 WIB

Lorong Bangkai KM Virgo Tertutup Hambat Evakuasi Penyelam

Senin, 28 September 2026 - 09:28 WIB

Program Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Masih Berlaku di Berbagai Daerah

Senin, 28 September 2026 - 08:36 WIB

Ramalan Zodiak Hari Ini: 4 Bintang Diprediksi Beruntung pada 28 September 2026

Senin, 28 September 2026 - 08:10 WIB

Miliarder Indonesia Akhir September 2026 versi Forbes

Berita Terbaru