Jakarta, Jemarionline.com – Pengumuman hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 tidak hanya menampilkan jumlah peserta yang lolos ke perguruan tinggi negeri. Data terbaru juga memperlihatkan distribusi penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di berbagai kampus. Tahun ini, puluhan ribu peserta yang mendaftar melalui skema bantuan pendidikan berhasil memperoleh kursi di perguruan tinggi negeri.
Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Eduart Wolok, menyampaikan bahwa 256.369 peserta dinyatakan lolos SNBT 2026. Dari jumlah tersebut, 86.118 peserta merupakan pendaftar KIP Kuliah atau sekitar 33,59 persen dari total peserta yang diterima.
Angka tersebut menunjukkan bahwa akses pendidikan tinggi melalui bantuan biaya pendidikan masih menjadi jalur penting bagi banyak calon mahasiswa di Indonesia.
Selain itu, data tahun ini juga menunjukkan bahwa penerima KIP tidak hanya terkonsentrasi di satu wilayah. Sejumlah kampus di Jawa, Sumatra, Sulawesi, hingga Nusa Tenggara masuk ke daftar teratas.
Daftar 10 PTN Akademik dengan Penerima KIP Terbanyak pada SNBT 2026
Berikut daftar kampus dengan jumlah penerima KIP Kuliah terbanyak pada jalur SNBT 2026:
- Universitas Negeri Surabaya — 3.107 penerima
- Universitas Negeri Medan — 3.060 penerima
- Universitas Negeri Padang — 2.705 penerima
- Universitas Negeri Makassar — 2.576 penerima
- Universitas Lampung — 2.209 penerima
- Universitas Nusa Cendana — 1.959 penerima
- Universitas Tadulako — 1.946 penerima
- Universitas Negeri Malang — 1.905 penerima
- Universitas Pendidikan Indonesia — 1.887 penerima
- Universitas Sultan Ageng Tirtayasa — 1.736 penerima
Data tersebut menempatkan Universitas Negeri Surabaya sebagai kampus dengan penerima KIP terbanyak pada jalur SNBT tahun ini. Sementara itu, kampus-kampus di luar Pulau Jawa juga menunjukkan kapasitas besar dalam membuka akses pendidikan tinggi.
Jalur Vokasi Juga Menampung Banyak Penerima KIP
Selain PTN akademik, jalur vokasi juga mencatat jumlah penerima KIP yang cukup besar.
Lima besar PTN vokasi dengan penerima terbanyak meliputi:
- Politeknik Negeri Lampung
- Politeknik Negeri Jember
- Politeknik Negeri Malang
- Politeknik Negeri Kupang
- Politeknik Negeri Sriwijaya
Keberadaan kampus vokasi di daftar atas memperlihatkan bahwa minat pendidikan terapan terus meningkat dan menjadi pilihan bagi banyak peserta KIP Kuliah.
Pemerintah Dorong KIP Kuliah Lebih Tepat Sasaran
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menjelaskan bahwa penyaluran KIP Kuliah kini semakin terarah karena pemerintah menggunakan basis data sosial ekonomi yang diperbarui. Pemerintah ingin memastikan bantuan benar-benar menjangkau mahasiswa yang membutuhkan.
Selain itu, pemerintah juga menekankan penggunaan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional sebagai acuan penyaluran bantuan agar proses verifikasi berjalan lebih akurat.
Mengapa Data Ini Menarik untuk Calon Mahasiswa?
Bagi calon peserta tahun berikutnya, daftar ini bisa menjadi gambaran kampus yang memiliki kapasitas besar dalam menerima mahasiswa melalui skema bantuan pendidikan.
Namun demikian, jumlah penerima KIP tidak otomatis menunjukkan tingkat kemudahan masuk suatu kampus. Peserta tetap perlu memperhatikan daya tampung, persaingan program studi, serta proses verifikasi akhir dari kampus tujuan.
Kesimpulan
SNBT 2026 kembali menunjukkan peran besar KIP Kuliah dalam memperluas akses pendidikan tinggi.
Universitas Negeri Surabaya memimpin daftar penerima KIP terbanyak, sementara sejumlah kampus di berbagai daerah juga membuka peluang besar bagi calon mahasiswa dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Dengan distribusi yang semakin luas, pemerintah berharap kesempatan kuliah dapat menjangkau lebih banyak siswa di seluruh Indonesia. (man)









