5 Herbal untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Secara Alami, Mudah Ditemukan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bawang Putih. Foto : Ricardo/JPNN com

Bawang Putih. Foto : Ricardo/JPNN com

Jakarta, Jemarionline.com – Tekanan darah tinggi atau hipertensi masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami masyarakat. Kondisi ini sering muncul tanpa gejala yang jelas, sehingga banyak orang baru menyadari penyakit tersebut setelah menjalani pemeriksaan kesehatan.

Jika seseorang tidak mengendalikan hipertensi dengan baik, risiko penyakit jantung, stroke, hingga gangguan ginjal dapat meningkat. Karena itu, selain menjalani pengobatan dari dokter, banyak orang juga memanfaatkan bahan herbal untuk membantu mengontrol tekanan darah.

Beberapa tanaman herbal diketahui mengandung senyawa aktif yang dapat membantu menjaga kesehatan pembuluh darah dan memperlancar sirkulasi darah. Namun, masyarakat tetap perlu berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum mengonsumsi herbal secara rutin, terutama jika sedang menjalani terapi obat tertentu.

Berikut lima herbal yang sering digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

1. Bawang Putih

Bawang putih menjadi salah satu herbal yang paling populer untuk membantu mengontrol tekanan darah.

Tanaman ini mengandung allicin, yaitu senyawa aktif yang dapat membantu melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh. Selain itu, bawang putih juga memiliki sifat antioksidan yang baik untuk kesehatan jantung.

Banyak penelitian menunjukkan bahwa konsumsi bawang putih secara rutin dapat membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi ringan hingga sedang.

Masyarakat dapat mengonsumsi bawang putih dalam bentuk segar, campuran masakan, maupun suplemen sesuai anjuran tenaga kesehatan.

2. Seledri

Seledri tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap masakan. Tanaman ini juga memiliki manfaat yang cukup baik bagi penderita tekanan darah tinggi.

Baca Juga :  Rasio Klaim BPJS Kesehatan Tembus 111,86 Persen, Tertinggi Sejak 2018

Seledri mengandung phthalides yang membantu merelaksasi dinding pembuluh darah. Karena itu, aliran darah menjadi lebih lancar dan tekanan darah dapat lebih terkontrol.

Selain itu, seledri juga mengandung kalium yang membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.

Banyak orang mengonsumsi seledri dalam bentuk jus atau campuran makanan sehari-hari untuk memperoleh manfaat tersebut.

3. Jahe

Jahe dikenal luas sebagai tanaman herbal yang memiliki banyak manfaat kesehatan.

Selain membantu menghangatkan tubuh, jahe juga dapat membantu memperbaiki sirkulasi darah. Kandungan antioksidan dan senyawa antiinflamasi di dalamnya membantu menjaga kesehatan pembuluh darah.

Karena itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi jahe dalam jumlah yang wajar dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Masyarakat biasanya mengonsumsi jahe dalam bentuk minuman hangat, teh herbal, maupun campuran berbagai jenis makanan.

4. Daun Kelor

Daun kelor semakin populer karena kandungan nutrisinya yang sangat tinggi.

Tanaman ini mengandung kalium, magnesium, antioksidan, serta berbagai vitamin yang mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Selain itu, beberapa penelitian menemukan bahwa ekstrak daun kelor berpotensi membantu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol.

Masyarakat dapat mengonsumsi daun kelor sebagai sayuran, teh herbal, maupun suplemen yang tersedia di pasaran.

Namun, penderita penyakit tertentu tetap perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya secara rutin.

5. Teh Hibiscus

Hibiscus atau bunga rosella menjadi salah satu herbal yang cukup sering digunakan untuk membantu mengontrol tekanan darah.

Baca Juga :  Kasus DBD Mulai Meningkat, Dinas Kesehatan Imbau Warga Aktif Lakukan PSN di Awal Tahun

Minuman herbal ini mengandung antioksidan tinggi yang membantu menjaga kesehatan pembuluh darah.

Selain itu, teh hibiscus juga memiliki efek diuretik ringan yang membantu tubuh mengeluarkan kelebihan natrium melalui urine.

Karena itu, banyak penelitian mengaitkan konsumsi teh hibiscus dengan penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi.

Masyarakat biasanya mengonsumsi teh hibiscus tanpa tambahan gula agar manfaat kesehatannya lebih optimal.

Herbal Bukan Pengganti Obat Dokter

Meski berbagai herbal dapat membantu mengontrol tekanan darah, masyarakat tidak boleh menjadikannya sebagai pengganti pengobatan medis.

Dokter tetap menjadi pihak yang paling tepat untuk menentukan terapi hipertensi sesuai kondisi masing-masing pasien.

Selain itu, beberapa herbal dapat berinteraksi dengan obat tertentu sehingga berpotensi menimbulkan efek samping apabila dikonsumsi tanpa pengawasan.

Karena itu, penderita hipertensi perlu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum menggunakan herbal sebagai terapi pendamping.

Pola Hidup Sehat Tetap Jadi Kunci

Selain mengonsumsi herbal, penderita hipertensi juga perlu menerapkan pola hidup sehat.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Mengurangi konsumsi garam berlebihan.
  • Memperbanyak buah dan sayuran.
  • Berolahraga secara rutin.
  • Menjaga berat badan ideal.
  • Menghindari rokok.
  • Membatasi konsumsi alkohol.
  • Mengelola stres dengan baik.

Dengan kombinasi pola hidup sehat dan pengobatan yang tepat, tekanan darah dapat lebih terkontrol dan risiko komplikasi dapat berkurang.

Berita Terkait

Kabut Asap Pekat Selimuti Jambi, Warga Desak Pembagian Masker Gratis
Cara Pindah BPJS Mandiri ke PBI Gratis: Simak Syarat dan Tahapan Resminya
Ratusan Orang Diduga Keracunan Usai Menyantap Makanan Restoran Korea di Bandung
Cara Efektif Mengatasi Kutu Beras dan Ngengat Lemari Dapur
Kebiasaan Harian Perkotaan yang Picu Risiko Perlemakan Hati
Ubi Jalar vs Pisang: Mana Terbaik untuk Gula Darah?
Hipertensi Geser Merokok Jadi Pemicu Utama Serangan Jantung di Indonesia
Edukasi Nyeri Punggung Bawah: RS M Djamil Imbau Warga Tak Sepelekan Sakit Pinggang
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Kabut Asap Pekat Selimuti Jambi, Warga Desak Pembagian Masker Gratis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Cara Pindah BPJS Mandiri ke PBI Gratis: Simak Syarat dan Tahapan Resminya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Ratusan Orang Diduga Keracunan Usai Menyantap Makanan Restoran Korea di Bandung

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Cara Efektif Mengatasi Kutu Beras dan Ngengat Lemari Dapur

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Kebiasaan Harian Perkotaan yang Picu Risiko Perlemakan Hati

Berita Terbaru

Ponsel yang sedang diisi daya dengan powerbank di atas meja kerja, dikelilingi kabel charger dan laptop.(poto: AI).

Teknologi

5 Kebiasaan Pengisian Daya Ini Merusak Baterai HP Lebih Cepat

Senin, 26 Okt 2026 - 07:14 WIB

Pusat operasi siber bank memantau peringatan akses tidak sah dari agen AI pihak ketiga ke sistem rekening nasabah.(ilustrasi poto: AI).

Teknologi

Agen AI Masuk Rekening, Bank di AS Perketat Keamanan Data

Senin, 26 Okt 2026 - 07:03 WIB

Polres OKU Selatan menetapkan tersangka kasus kematian seorang narapidana di Lapas Muaradua, Sumsel, Sabtu (24/10/2026).(poto: kompas.com).

Hukum

Napi Tewas di Lapas Muaradua, Polisi Jerat Empat Tersangka

Minggu, 25 Okt 2026 - 08:09 WIB

ilustrasi visual yang menggambarkan situasi di mana akses agen AI yang tidak sah terdeteksi dan diblokir pada aplikasi perbankan.(poto: AI).

Internasional

Bank AS Blokir Agen AI Usai Bobol Rekening Nasabah

Minggu, 25 Okt 2026 - 07:55 WIB