Gebrakan Dedi Mulyadi: Rekrut Lulusan SD Jadi Tenaga Teknis Lapangan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gebrakan Dedi Mulyadi: Rekrut Lulusan SD Jadi Tenaga Teknis Lapangan

Gebrakan Dedi Mulyadi: Rekrut Lulusan SD Jadi Tenaga Teknis Lapangan

Jemarionline.com, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berencana melakukan rekrutmen besar-besaran untuk tenaga teknis lapangan dalam periode 2026–2027. Menariknya, program ini tidak lagi menitikberatkan pada tingkat pendidikan formal, bahkan membuka peluang bagi lulusan sekolah dasar (SD).

Kebijakan ini muncul dari keprihatinan terhadap ketimpangan kebutuhan tenaga kerja. Menurutnya, banyak pekerjaan teknis di lapangan justru tidak terisi optimal karena sistem rekrutmen terlalu fokus pada gelar pendidikan tinggi.

Ia menilai, saat ini banyak tenaga kerja dengan pendidikan tinggi lebih banyak bekerja secara administratif, seperti membuat laporan, dibandingkan turun langsung menyelesaikan persoalan di lapangan. Sementara itu, pekerjaan teknis seperti perbaikan infrastruktur, pengelolaan irigasi, hingga pemeliharaan fasilitas umum justru membutuhkan keterampilan praktis.

Baca Juga :  Ribuan Lowongan Dibuka di Job Fair Kota Jambi 2026

Untuk itu, Pemprov Jawa Barat berencana memperbanyak tenaga kerja yang benar-benar bekerja di lapangan, dibandingkan hanya tenaga manajerial. Konsep yang diusung adalah “sedikit yang mengatur, banyak yang bekerja”.

Program ini nantinya akan difokuskan pada sektor kebersihan dan infrastruktur. Bahkan, kemampuan dan keterampilan menjadi syarat utama, bukan ijazah. Pemerintah membuka peluang bagi siapa saja yang memiliki keahlian teknis seperti mengelas, memperbaiki fasilitas umum, hingga pekerjaan lapangan lainnya.

Baca Juga :  Mahkamah Agung Perkuat SDM dengan Sistem Merit

Sebagai bentuk apresiasi, tenaga teknis yang direkrut direncanakan akan mendapatkan gaji sekitar Rp4,2 juta per bulan.

Selain meningkatkan efisiensi kerja, kebijakan ini juga diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan lebih luas, khususnya bagi masyarakat yang selama ini terkendala persyaratan pendidikan formal

Berita Terkait

Pemkot Jambi Usul Kenaikan APBD 2026
Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan, Siap Dorong RUU Buruh
Presiden Prabowo Tinjau SPPG Palmerah, Pastikan Program Gizi Nasional Berjalan Optimal
37 Huntap di Aceh Tamiang Segera Masuk Tahap Pembangunan
D2NP di DMS SIASN Kosong? Ini Arti dan Cara Mengatasinya
MBG Sekolah Jadi 5 Hari, Pemerintah Pangkas Anggaran
Purbaya Siap Copot Dirjen Bea Cukai Jika Terbukti Terima Suap
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Usulkan Pajak Kendaraan Dihapus dan Diganti Sistem Jalan Berbayar
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:00 WIB

Pemkot Jambi Usul Kenaikan APBD 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 17:00 WIB

Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan, Siap Dorong RUU Buruh

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:22 WIB

Presiden Prabowo Tinjau SPPG Palmerah, Pastikan Program Gizi Nasional Berjalan Optimal

Senin, 25 Mei 2026 - 14:00 WIB

37 Huntap di Aceh Tamiang Segera Masuk Tahap Pembangunan

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:51 WIB

D2NP di DMS SIASN Kosong? Ini Arti dan Cara Mengatasinya

Berita Terbaru