Purbaya Siap Copot Dirjen Bea Cukai Jika Terbukti Terima Suap

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

“Kalau terbukti, ya kami tindak,” kata Purbaya di Jakarta Pusat, Kamis (21/5).( Poto : istimewa )

“Kalau terbukti, ya kami tindak,” kata Purbaya di Jakarta Pusat, Kamis (21/5).( Poto : istimewa )

Jakarta, jemarionline.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan akan mencopot pejabat Direktorat Jenderal Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama jika pengadilan membuktikan dugaan penerimaan suap dalam kasus impor yang menyeret nama perusahaan kargo.

Kasus suap Dirjen Bea Cukai ini muncul di persidangan Pengadilan Tipikor dengan dugaan aliran dana sekitar Rp2,9 miliar.

Purbaya Tegaskan Sikap Tunggu Putusan

Purbaya menyatakan pemerintah tidak akan mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan di pengadilan.

Ia memilih menunggu hasil persidangan sebelum mengambil keputusan terkait jabatan pejabat yang di sebut dalam kasus tersebut.

Baca Juga :  PANRB dan Setneg Rancang Sistem Kerja Baru ASN, Fokus Percepat Program Pemerintah

“Kalau terbukti, ya kami tindak,” kata Purbaya di Jakarta Pusat, Kamis (21/5).

Ia menegaskan langkah pencopotan baru akan dilakukan setelah hakim memutus perkara secara sah.

Jaksa Ungkap Dugaan Aliran Uang

Dalam sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, jaksa menghadirkan fakta dugaan aliran uang dari Bos Blueray Cargo, John Field, kepada sejumlah pejabat Bea Cukai.

Jaksa menyebut uang itu mengalir untuk mempercepat proses impor agar barang lebih cepat keluar dari pengawasan kepabeanan.

Selain itu, jaksa juga mengungkap penggunaan kode angka dalam pembagian uang yang mengarah pada pejabat tertentu.

Dugaan Suap Capai Puluhan Miliar

Jaksa menghitung total suap dan fasilitas dalam kasus ini mencapai puluhan miliar rupiah. Selain uang tunai, pihak terkait juga memberikan barang mewah dalam proses tersebut.

Baca Juga :  Purbaya Temukan Dugaan Main Harga Ekspor CPO

Sejumlah pejabat ikut terseret dalam perkara ini, termasuk Rizal dan Orlando Hamonangan.

Mereka menghadapi proses hukum dalam berkas terpisah yang sedang berjalan di pengadilan.

Kementerian Keuangan Tetap Pantau Kasus

Purbaya tetap berkomunikasi dengan jajaran internal kementerian, tetapi ia tidak ikut mengatur jalannya proses hukum.

Ia memilih menyerahkan sepenuhnya pembuktian kepada aparat penegak hukum.

“Saya mengikuti prosesnya saja,” ujarnya.(ar)

Berita Terkait

Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan, Siap Dorong RUU Buruh
Presiden Prabowo Tinjau SPPG Palmerah, Pastikan Program Gizi Nasional Berjalan Optimal
37 Huntap di Aceh Tamiang Segera Masuk Tahap Pembangunan
D2NP di DMS SIASN Kosong? Ini Arti dan Cara Mengatasinya
MBG Sekolah Jadi 5 Hari, Pemerintah Pangkas Anggaran
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Usulkan Pajak Kendaraan Dihapus dan Diganti Sistem Jalan Berbayar
Pemerintah Redistribusi 498 Ribu Guru untuk Atasi Kekurangan Tenaga Pengajar di Daerah
PPPK Jadi ASN Jangka Panjang, Kebijakan Terbaru Pemerintah
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 17:00 WIB

Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan, Siap Dorong RUU Buruh

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:22 WIB

Presiden Prabowo Tinjau SPPG Palmerah, Pastikan Program Gizi Nasional Berjalan Optimal

Senin, 25 Mei 2026 - 14:00 WIB

37 Huntap di Aceh Tamiang Segera Masuk Tahap Pembangunan

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:51 WIB

D2NP di DMS SIASN Kosong? Ini Arti dan Cara Mengatasinya

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:00 WIB

MBG Sekolah Jadi 5 Hari, Pemerintah Pangkas Anggaran

Berita Terbaru

Ilustrasi AI.(Pexels/cottonbro studio)

Teknologi

Perusahaan Kembali Rekrut Karyawan Setelah Uji Coba AI

Selasa, 7 Jul 2026 - 11:00 WIB