Harga Pertamax Bakal Turun? Ini Sinyal dari Menkeu Purbaya

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(FOTO:Dok. Kemenkeu).

(FOTO:Dok. Kemenkeu).

Jakarta, Jemarionoline.com – Kabar mengenai harga Pertamax bakal turun mulai menguat setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan optimisme terhadap pergerakan harga BBM nonsubsidi. Menurutnya, penurunan harga minyak dunia berpotensi mendorong Pertamina menyesuaikan harga Pertamax dalam beberapa waktu ke depan.

Purbaya menjelaskan harga minyak dunia kini bergerak turun setelah sempat melonjak akibat konflik geopolitik di Timur Tengah. Kondisi tersebut, menurutnya, akan membantu menekan tekanan inflasi sekaligus membuka peluang penurunan harga BBM nonsubsidi.

Harga Minyak Dunia Terus Melemah

Purbaya menilai tren penurunan harga minyak dunia menjadi kabar positif bagi perekonomian nasional.

Harga minyak Brent kini bergerak di kisaran US$72 per barel, sedangkan minyak WTI berada di sekitar US$69 per barel. Sebelumnya, harga minyak sempat menembus US$100 per barel ketika konflik di Timur Tengah memanas.

Baca Juga :  Purbaya Siap Copot Dirjen Bea Cukai Jika Terbukti Terima Suap

Pertamax Berpeluang Turun

Purbaya optimistis harga Pertamax akan mengikuti penurunan harga minyak dunia.

Menurutnya, apabila tren tersebut terus berlanjut, harga BBM nonsubsidi dapat turun secara bertahap. Selain itu, penyesuaian harga juga akan membantu mengurangi tekanan inflasi dalam beberapa bulan mendatang.

Inflasi Dinilai Masih Terkendali

Purbaya menegaskan inflasi inti Indonesia masih berada pada level yang aman.

Ia menjelaskan kenaikan inflasi belakangan lebih banyak dipicu harga pangan dan energi yang berfluktuasi, bukan karena lonjakan permintaan masyarakat. Oleh karena itu, ia memperkirakan tekanan inflasi akan mereda ketika harga komoditas kembali stabil.

Pertamina Tetap Mengikuti Mekanisme Harga

Meski memberi sinyal positif, Purbaya tidak memastikan kapan Pertamina akan menurunkan harga Pertamax.

Baca Juga :  Purbaya Yudhi Sadewa Dikabarkan Dirawat di RS, Kemenkeu Beri Klarifikasi

Pertamina tetap mengevaluasi harga BBM nonsubsidi dengan mempertimbangkan harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, dan biaya distribusi. Karena itu, keputusan perubahan harga masih bergantung pada hasil evaluasi perusahaan.

Pengamat Nilai Penurunan Sangat Mungkin

Sejumlah pengamat energi juga melihat peluang penurunan harga Pertamax.

Mereka menilai kondisi pasar minyak global mulai membaik sehingga harga BBM nonsubsidi di Indonesia berpotensi ikut turun apabila tren tersebut bertahan dalam beberapa waktu ke depan.

Dampak bagi Masyarakat

Apabila Pertamina menurunkan harga Pertamax, pengguna kendaraan pribadi akan menikmati biaya operasional yang lebih ringan.

Selain itu, penurunan harga BBM nonsubsidi juga dapat membantu menjaga stabilitas inflasi dan mendukung aktivitas ekonomi nasional. Dengan demikian, daya beli masyarakat berpotensi meningkat.

Berita Terkait

Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel
Daftar Harga BBM Terbaru di Semua SPBU Berlaku Agustus 2026
Rupiah Tembus Rp18.100 per Dolar AS, Pasar Keuangan Bergejolak
Rupiah Ditutup Menguat, Optimisme IMF Dorong Sentimen Pasar
OJK Bantah Bank Asing Tarik Dana Besar-Besaran dari Indonesia
Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo 7 Juli 2026, Cek Daftar Terbarunya
Purbaya: Ekonomi Indonesia Terus Membaik, MBG Jadi Fondasi Pertumbuhan
PPN Strava Premium Berlaku, DJP Jelaskan Pengguna yang Kena Pajak
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Daftar Harga BBM Terbaru di Semua SPBU Berlaku Agustus 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:00 WIB

Rupiah Tembus Rp18.100 per Dolar AS, Pasar Keuangan Bergejolak

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:00 WIB

Rupiah Ditutup Menguat, Optimisme IMF Dorong Sentimen Pasar

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:00 WIB

OJK Bantah Bank Asing Tarik Dana Besar-Besaran dari Indonesia

Berita Terbaru