Purbaya Bongkar Mesin Baru Prabowo Kejar Ekonomi Tumbuh 8 Persen

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(FOTO:Dok. Kemenkeu).

(FOTO:Dok. Kemenkeu).

Jakarta, Jemarionline.com – Mesin Baru Prabowo menjadi strategi utama pemerintah untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan pemerintah akan membangun pertumbuhan secara bertahap dengan terlebih dahulu mendorong ekonomi menuju kisaran 6 persen sebelum mencapai target akhir.

Selain mengandalkan konsumsi masyarakat, pemerintah juga menyiapkan sumber pertumbuhan baru melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, investasi, serta penguatan sektor industri berteknologi tinggi. Karena itu, pemerintah menilai target pertumbuhan 8 persen tetap realistis apabila seluruh program berjalan sesuai rencana.

Pendidikan Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

Purbaya menilai pendidikan menjadi fondasi utama untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.

Karena itu, pemerintah mengarahkan sebagian besar program beasiswa ke bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).

Baca Juga :  LPG Nonsubsidi Naik, Penemuan Gas Raksasa di Kaltim Jadi Sorotan Sektor Energi

Langkah tersebut akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat daya saing industri nasional.

Pemerintah Percepat Investasi

Selain meningkatkan kualitas SDM, pemerintah juga mempercepat investasi di berbagai sektor strategis.

Purbaya menjelaskan investasi akan membuka lapangan kerja baru, meningkatkan kapasitas produksi, dan mendorong aktivitas ekonomi.

Oleh sebab itu, pemerintah terus menarik investasi swasta serta memperbaiki iklim usaha di Indonesia.

Pemerintah Prioritaskan Industri Teknologi

Pemerintah juga memprioritaskan pengembangan industri berbasis teknologi.

Selain mempercepat hilirisasi sumber daya alam, pemerintah mendorong pertumbuhan sektor manufaktur, ekonomi digital, dan industri kecerdasan buatan (AI).

Baca Juga :  DJP Bakal Audit Ulang Peserta Tax Amnesty Jilid II untuk Amankan Penerimaan Pajak

Dengan demikian, Indonesia dapat menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru yang menghasilkan nilai tambah lebih tinggi.

Pemerintah Tempuh Strategi Bertahap

Purbaya menegaskan pemerintah tidak akan memaksakan target pertumbuhan ekonomi 8 persen dalam waktu singkat.

Sebaliknya, pemerintah memilih strategi bertahap agar ekonomi tumbuh lebih sehat dan berkelanjutan.

Setelah ekonomi mencapai kisaran 6 persen, pemerintah akan mempercepat berbagai program untuk mencapai target 8 persen.

Pemerintah Gandeng Berbagai Pihak

Pemerintah tidak bekerja sendiri untuk mencapai target tersebut.

Pemerinth menggandeng sektor swasta, perguruan tinggi, dan lembaga riset agar inovasi, investasi, serta produktivitas nasional terus meningkat.

Kolaborasi tersebut akan memperkuat daya saing ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.

Berita Terkait

Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel
Daftar Harga BBM Terbaru di Semua SPBU Berlaku Agustus 2026
Rupiah Tembus Rp18.100 per Dolar AS, Pasar Keuangan Bergejolak
Rupiah Ditutup Menguat, Optimisme IMF Dorong Sentimen Pasar
OJK Bantah Bank Asing Tarik Dana Besar-Besaran dari Indonesia
Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo 7 Juli 2026, Cek Daftar Terbarunya
Purbaya: Ekonomi Indonesia Terus Membaik, MBG Jadi Fondasi Pertumbuhan
PPN Strava Premium Berlaku, DJP Jelaskan Pengguna yang Kena Pajak
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Daftar Harga BBM Terbaru di Semua SPBU Berlaku Agustus 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:00 WIB

Rupiah Tembus Rp18.100 per Dolar AS, Pasar Keuangan Bergejolak

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:00 WIB

Rupiah Ditutup Menguat, Optimisme IMF Dorong Sentimen Pasar

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:00 WIB

OJK Bantah Bank Asing Tarik Dana Besar-Besaran dari Indonesia

Berita Terbaru