Kerinci, Jemarionline.com – Dugaan Praktik Calo Imigrasi Kerinci kembali menjadi perhatian publik setelah sejumlah pihak menyoroti dugaan keberadaan calo dalam pelayanan pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kerinci. Mereka menilai praktik tersebut berpotensi merugikan masyarakat apabila benar terjadi dan meminta aparat berwenang melakukan penelusuran secara menyeluruh.
Sorotan itu muncul setelah sejumlah laporan media dan aksi penyampaian aspirasi dari elemen masyarakat yang mempertanyakan dugaan pungutan liar, percaloan, hingga transparansi pelayanan paspor.
Sejumlah Pihak Minta Dugaan Diusut
Sejumlah perwakilan masyarakat mendatangi Kantor Imigrasi Kerinci untuk menyampaikan aspirasi.
Mereka mendesak aparat berwenang segera menyelidiki dugaan praktik percaloan secara terbuka.
Selain itu, mereka meminta pemerintah memastikan seluruh pelayanan keimigrasian berjalan sesuai prosedur sehingga masyarakat dapat mengurus paspor tanpa perantara dan tanpa biaya di luar ketentuan resmi.
Imigrasi Tegaskan Komitmen
Kantor Imigrasi Kerinci menegaskan komitmennya untuk memberantas pungutan liar dan praktik percaloan.
Pihak imigrasi menyatakan seluruh petugas melayani masyarakat melalui sistem M-Paspor sesuai prosedur.
Apabila petugas menemukan oknum yang melanggar aturan, pihak imigrasi akan memberikan sanksi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Masyarakat Perlu Melapor
Kantor Imigrasi Kerinci mengajak masyarakat segera melaporkan setiap dugaan penyimpangan selama proses pelayanan.
Petugas meminta pelapor melampirkan dokumen, data, dan bukti pendukung agar tim pemeriksa dapat memverifikasi setiap laporan secara objektif.
Dengan cara itu, petugas dapat menindaklanjuti laporan lebih cepat.
Gunakan Jalur Resmi
Imigrasi Kerinci mengimbau masyarakat mengajukan permohonan paspor melalui aplikasi M-Paspor.
Masyarakat juga perlu membayar biaya pembuatan paspor melalui mekanisme resmi yang pemerintah sediakan.
Cara tersebut membantu masyarakat menghindari praktik percaloan maupun pungutan liar.
Tingkatkan Transparansi Pelayanan
Masyarakat berharap Kantor Imigrasi Kerinci terus meningkatkan pengawasan terhadap pelayanan publik.
Mereka juga meminta seluruh petugas memberikan layanan yang cepat, transparan, dan bebas dari praktik percaloan.
Sementara itu, pihak imigrasi menyatakan siap menerima kritik dan masukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan.









