Bank Indonesia: Utang Luar Negeri RI Menurun ke US$423,8 Miliar

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bank Indonesia melaporkan penurunan utang luar negeri Indonesia menjadi US$423,8 miliar per November 2025, mencerminkan manajemen utang yang lebih prudensial.

Bank Indonesia melaporkan penurunan utang luar negeri Indonesia menjadi US$423,8 miliar per November 2025, mencerminkan manajemen utang yang lebih prudensial.

Jemarionline – Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa utang luar negeri Indonesia (ULN) turun menjadi US$423,8 miliar pada November 2025, menurun dari US$424,9 miliar pada Oktober 2025. Penurunan ini menunjukkan adanya penyusutan tipis secara bulanan, meski secara tahunan masih mengalami kenaikan 0,2 % dibanding November 2024.

Komposisi Utang:

  • Sektor pemerintah tetap menjadi komponen utama ULN, namun peminjaman eksternal pemerintah menurun.

  • Sektor swasta juga mengalami penurunan tipis.

  • Sebagian besar utang luar negeri bersifat jangka panjang, mengurangi risiko pembiayaan kembali dan mendukung stabilitas keuangan.

Baca Juga :  Kapolri Dorong Sinergi Polri dan GP Ansor-Banser untuk Perkuat Keamanan dan Pembangunan Nasional

Rasio Utang Terhadap PDB:

  • Rasio utang luar negeri terhadap PDB turun menjadi 29,3 %, menunjukkan beban utang yang lebih terkendali.

Konteks Ekonomi:

  • Perlambatan pertumbuhan utang luar negeri didorong oleh manajemen utang yang hati-hati, berkurangnya peminjaman sektor publik, dan kondisi pasar global.

  • Indikator ekonomi lain menunjukkan tren positif, seperti peningkatan kecil dalam investasi asing langsung (FDI) dan stabilitas nilai tukar yang terus dijaga BI.

Baca Juga :  Jadwal Pencairan Rapel dan Kenaikan Gaji Pensiunan PNS 2026, Ini Penjelasan Taspen

Kesimpulan:

  • Penurunan utang luar negeri dan rasio PDB yang lebih sehat mendukung kepercayaan investor serta stabilitas makroekonomi Indonesia, memberikan ruang fiskal untuk belanja publik di tengah ketidakpastian global

Berita Terkait

Puluhan Siswa dan Guru SDN 2 Kanigoro Madiun Diduga Keracunan MBG
Kerahkan Drone Thermal, Tim Gabungan Atasi Karhutla Banjarbaru
Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang
WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027
MK Batalkan Pasal Penghinaan Pemerintah di KUHP Baru
Tiga Gubernur Tinjau Penanganan Bencana Gempa Magnitudo 7,7 di NTT
Subsidi Energi Rp 233 Triliun, Konsumsi BBM Naik
KPK Tetapkan Staf Admin Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 08:32 WIB

Puluhan Siswa dan Guru SDN 2 Kanigoro Madiun Diduga Keracunan MBG

Rabu, 9 September 2026 - 14:03 WIB

Kerahkan Drone Thermal, Tim Gabungan Atasi Karhutla Banjarbaru

Jumat, 4 September 2026 - 08:54 WIB

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Kamis, 3 September 2026 - 16:47 WIB

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:30 WIB

MK Batalkan Pasal Penghinaan Pemerintah di KUHP Baru

Berita Terbaru

Kepala Dinsos P3A Kabupaten Tebo Arief Haryoko.(poto: jambiprima.com).

Daerah

Jumlah Warga Miskin Desil 1 Kabupaten Tebo Meningkat

Kamis, 10 Sep 2026 - 08:17 WIB