Rupiah Tembus Rp18.100 per Dolar AS, Pasar Keuangan Bergejolak

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah di Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah di Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, Jemarionline.com  Rupiah tembus Rp18.100 per dolar Amerika Serikat (AS) dalam perdagangan pasar. Pelemahan tersebut menandai salah satu posisi terendah mata uang Garuda sekaligus memicu perhatian pelaku pasar dan investor.

Pergerakan kurs berlangsung di tengah meningkatnya tekanan global. Selain itu, pelaku pasar juga mencermati berbagai sentimen ekonomi yang memengaruhi arus modal ke negara berkembang.

Rupiah Sentuh Level Rp18.100

Nilai tukar rupiah sempat menyentuh level Rp18.100 per dolar AS. Angka tersebut memperlihatkan tekanan yang masih membayangi pasar valuta asing Indonesia.

Pelaku pasar terus memantau pergerakan dolar AS. Di sisi lain, mereka juga menunggu respons pemerintah dan Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas nilai tukar.

Baca Juga :  Harga Pupuk Sawit Terancam Naik, Dolar AS Tembus Rp17.700 Bikin Petani Jambi Cemas

Sentimen Global Tekan Pasar

Penguatan dolar AS menjadi salah satu faktor yang membebani rupiah. Selain itu, ketidakpastian ekonomi global juga mendorong investor mengalihkan dana ke aset yang dianggap lebih aman.

Kondisi tersebut memicu tekanan terhadap mata uang di berbagai negara berkembang. Akibatnya, rupiah ikut bergerak melemah bersama sejumlah mata uang regional.

Investor Pantau Kebijakan Pemerintah

Investor kini menunggu langkah lanjutan pemerintah dan Bank Indonesia. Kedua lembaga tersebut memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pasar keuangan.

Baca Juga :  OJK Awasi 8 Pindar Bermasalah, 14 Belum Penuhi Modal Minimum

Sementara itu, pemerintah terus menegaskan komitmennya menjaga disiplin fiskal. Bank Indonesia juga terus memperkuat koordinasi kebijakan untuk meredam gejolak di pasar keuangan.

Pelaku Pasar Tunggu Arah Baru

Pelaku pasar memperkirakan volatilitas masih akan berlangsung dalam waktu dekat. Karena itu, investor terus mengikuti perkembangan data ekonomi global dan kebijakan moneter Amerika Serikat.

Selain mencermati kondisi eksternal, pasar juga menunggu berbagai kebijakan domestik yang mampu memperkuat kepercayaan investor terhadap ekonomi Indonesia.

Berita Terkait

Rupiah Ditutup Menguat, Optimisme IMF Dorong Sentimen Pasar
OJK Bantah Bank Asing Tarik Dana Besar-Besaran dari Indonesia
Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo 7 Juli 2026, Cek Daftar Terbarunya
Purbaya: Ekonomi Indonesia Terus Membaik, MBG Jadi Fondasi Pertumbuhan
PPN Strava Premium Berlaku, DJP Jelaskan Pengguna yang Kena Pajak
Prabowo Dijadwalkan Resmikan Biodiesel B50 pada 9 Juli, Pemerintah Percepat Transisi Energi
Tarif Listrik Juli-September 2026 Resmi Tidak Naik, Ini Penjelasannya
Harga Pertamax Bakal Turun? Ini Sinyal dari Menkeu Purbaya
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:00 WIB

Rupiah Tembus Rp18.100 per Dolar AS, Pasar Keuangan Bergejolak

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:00 WIB

Rupiah Ditutup Menguat, Optimisme IMF Dorong Sentimen Pasar

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:00 WIB

OJK Bantah Bank Asing Tarik Dana Besar-Besaran dari Indonesia

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:00 WIB

Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo 7 Juli 2026, Cek Daftar Terbarunya

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:00 WIB

Purbaya: Ekonomi Indonesia Terus Membaik, MBG Jadi Fondasi Pertumbuhan

Berita Terbaru

REDMAGIC

Teknologi

RedMagic Astra 2 Resmi Global, Tablet Gaming Layar OLED 185Hz

Sabtu, 18 Jul 2026 - 07:00 WIB