Sungai Penuh, Jemarionline.com – Personel Polres Kerinci membongkar praktik penimbunan solar subsidi Jambi di Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh. Polisi menangkap dua pria yang mengumpulkan solar subsidi untuk memperoleh keuntungan dari penjualan kembali. Polisi juga menyita 1.593 liter solar subsidi beserta sejumlah barang bukti lainnya.
Laporan masyarakat melalui Call Center Polri 110 memicu pengungkapan kasus tersebut. Setelah menerima laporan, personel Samapta dan Satreskrim segera mendatangi lokasi. Tim kemudian memeriksa area penyimpanan dan mengungkap aktivitas ilegal itu.
Polisi Sita Ribuan Liter Solar
Petugas menemukan 59 jeriken yang berisi sekitar 1.593 liter solar subsidi.
Selanjutnya, petugas mengangkut seluruh jeriken ke Mapolres Kerinci sebagai barang bukti.
Petugas juga membawa satu unit mobil pikap yang mengangkut solar subsidi.
Polisi Tangkap Dua Orang
Polisi menangkap M (47) dan D (37) di lokasi kejadian.
Penyidik menduga kedua pria itu membeli solar subsidi dalam jumlah besar, kemudian menjualnya kembali dengan harga lebih tinggi.
Saat ini, penyidik masih memeriksa aktivitas keduanya untuk mengetahui pola penjualan yang mereka jalankan.
Warga Bantu Polisi Ungkap Kasus
Warga melaporkan aktivitas mencurigakan di sebuah rumah kepada polisi.
Laporan tersebut mendorong petugas melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Tim kemudian mendatangi lokasi dan memeriksa seluruh bangunan.
Hasil pemeriksaan mengungkap ribuan liter solar yang tersimpan dalam puluhan jeriken.
Penyidik Telusuri Jalur Distribusi
Penyidik menelusuri asal-usul solar subsidi tersebut.
Mereka juga memeriksa saksi, mengumpulkan dokumen, serta mengidentifikasi jalur distribusi BBM.
Selain itu, penyidik mencari kemungkinan adanya pelaku lain yang memasok maupun membeli solar subsidi tersebut.
Polisi Tingkatkan Pengawasan
Polres Kerinci meningkatkan pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi di wilayah hukumnya.
Petugas juga mengawasi SPBU yang berpotensi menjadi lokasi pelangsiran.
Selain itu, aparat terus berpatroli untuk mencegah praktik serupa.
Polisi Ajak Warga Melapor
Polisi mengajak masyarakat ikut mengawasi penyaluran BBM subsidi.
Warga dapat melaporkan dugaan pelangsiran atau penimbunan melalui Call Center Polri 110 maupun kantor polisi terdekat.
Kerja sama tersebut membantu aparat menjaga distribusi BBM subsidi tetap tepat sasaran.









