Jakarta, Jemarionline.com – Cara blokir spam telepon menjadi informasi yang semakin penting karena jumlah panggilan tidak dikenal terus meningkat. Banyak pengguna ponsel menerima telepon dari nomor asing yang menawarkan promosi, pinjaman online, hingga melakukan penipuan. Karena itu, masyarakat perlu mengetahui langkah-langkah untuk melindungi privasi dan mengurangi risiko menjadi korban kejahatan digital.
Spam telepon tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari. Dalam banyak kasus, pelaku juga memanfaatkan panggilan tersebut untuk mencuri data pribadi, meminta kode OTP, atau mengarahkan korban ke situs berbahaya. Oleh sebab itu, pengguna perlu segera memanfaatkan fitur keamanan yang tersedia pada ponsel.
Cara Blokir Spam Telepon di Android
Pengguna Android dapat memanfaatkan fitur bawaan untuk memblokir panggilan spam.
Ikuti langkah berikut:
- Buka aplikasi Phone.
- Ketuk ikon tiga titik di pojok kanan atas.
- Pilih Settings.
- Masuk ke menu Caller ID & Spam.
- Aktifkan fitur Filter Spam Calls atau Caller ID & Spam Protection.
Selain itu, pengguna juga dapat memblokir nomor tertentu secara langsung melalui riwayat panggilan.
Cara Blokir Spam Telepon di iPhone
Pengguna iPhone juga memiliki fitur untuk membatasi panggilan dari nomor yang tidak dikenal.
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Buka Settings.
- Pilih Phone.
- Aktifkan menu Silence Unknown Callers.
Setelah fitur aktif, iPhone akan membisukan panggilan dari nomor yang tidak tersimpan di kontak. Namun, perangkat tetap mencatat panggilan tersebut pada daftar riwayat.
Jangan Sembarangan Mengangkat Nomor Asing
Masyarakat sebaiknya tidak langsung mengangkat panggilan dari nomor yang tidak dikenal.
Apabila panggilan tersebut penting, penelepon biasanya akan menghubungi kembali atau mengirimkan pesan singkat. Sebaliknya, panggilan spam sering kali berhenti setelah tidak mendapat respons.
Karena itu, kebiasaan sederhana ini dapat mengurangi risiko penipuan.
Hindari Memberikan Data Pribadi
Pelaku penipuan sering mengaku sebagai petugas bank, perusahaan, atau instansi pemerintah.
Mereka kemudian meminta data pribadi, kode OTP, PIN, atau informasi rekening.
Jangan pernah memberikan informasi tersebut melalui telepon. Sebaliknya, hubungi langsung lembaga resmi apabila ingin memastikan kebenaran informasi yang diterima.
Gunakan Aplikasi Identifikasi Penelepon
Selain memanfaatkan fitur bawaan, pengguna juga dapat memakai aplikasi identifikasi nomor telepon.
Aplikasi tersebut membantu mengenali nomor yang sering digunakan untuk spam atau penipuan. Dengan demikian, pengguna dapat mengetahui identitas penelepon sebelum mengangkat telepon.
Laporkan Nomor Mencurigakan
Apabila menerima panggilan yang mengarah pada penipuan, pengguna sebaiknya segera melaporkannya.
Selain membantu melindungi diri sendiri, laporan tersebut juga membantu operator maupun penyedia layanan meningkatkan sistem penyaringan nomor spam.
Karena itu, semakin banyak pengguna yang melapor, semakin efektif pula upaya pencegahan panggilan spam.
Jaga Privasi Nomor Telepon
Pengguna juga perlu menjaga kerahasiaan nomor telepon.
Hindari membagikan nomor pribadi di media sosial, forum publik, atau situs yang tidak terpercaya. Selain itu, bacalah kebijakan privasi sebelum mengisi formulir digital yang meminta nomor telepon.
Langkah sederhana tersebut dapat mengurangi kemungkinan nomor masuk ke daftar pemasaran atau digunakan pihak yang tidak bertanggung jawab.








