Merangin, Jemarionline.com – Dugaan Penipuan Nasabah di Bank Mandiri KCP Pemenang, Kabupaten Merangin, menjadi sorotan setelah sejumlah nasabah menyampaikan keluhan mengenai pencairan dana pinjaman. Menurut pengakuan mereka, sistem perbankan mencatat dana pinjaman telah cair. Namun, mereka mengaku tidak pernah menerima dana tersebut dan tetap diwajibkan membayar angsuran. Hingga kini, tudingan tersebut belum mendapat tanggapan resmi dari pihak Bank Mandiri.
Sejumlah awak media mendatangi kantor cabang untuk meminta konfirmasi atas keluhan tersebut. Akan tetapi, mereka mengaku diminta meninggalkan lokasi sebelum memperoleh penjelasan dari pihak pengelola bank. Ketua Komite Wartawan Indonesia Perjuangan (KWIP) Cabang Merangin, Adi Lubis, menyayangkan kejadian tersebut dan berharap pihak bank memberikan klarifikasi kepada publik.
Nasabah Sampaikan Keluhan
Puluhan nasabah mengaku mengalami masalah serupa.
Mereka menyatakan data pinjaman di sistem menunjukkan status pencairan berhasil. Namun, mereka mengaku tidak menerima uang pinjaman tersebut. Meski demikian, kewajiban membayar cicilan tetap berjalan.
Awak Media Datangi Kantor Cabang
Sejumlah jurnalis mendatangi Bank Mandiri KCP Pemenang untuk meminta konfirmasi.
Mereka terlebih dahulu mewawancarai para nasabah di luar kantor. Setelah itu, mereka memperkenalkan diri dan menunjukkan identitas pers saat memasuki area pelayanan. Namun, menurut laporan tersebut, petugas meminta mereka meninggalkan lokasi sebelum bertemu pimpinan cabang.
KWIP Minta Klarifikasi Terbuka
Ketua KWIP Merangin, Adi Lubis, meminta pihak bank memberikan penjelasan secara terbuka.
Ia menilai keterbukaan informasi penting agar masyarakat memperoleh informasi yang berimbang. Ia juga mengingatkan bahwa pers memiliki hak menjalankan tugas jurnalistik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Bank Mandiri Belum Memberikan Pernyataan
Hingga berita dipublikasikan, pihak Bank Mandiri KCP Pemenang belum memberikan keterangan resmi mengenai keluhan para nasabah maupun laporan pengusiran awak media.
Karena itu, informasi yang beredar saat ini masih berasal dari keterangan para nasabah dan pihak yang menyampaikan laporan. Publik masih menunggu penjelasan resmi dari pihak bank untuk memperoleh gambaran yang utuh.
Kasus Masih Menunggu Kejelasan
Kasus ini masih berkembang.
Apabila pihak Bank Mandiri menyampaikan klarifikasi atau hasil investigasi internal, informasi tersebut akan menjadi bagian penting untuk menjelaskan duduk perkara secara menyeluruh. Karena itu, masyarakat diimbau menunggu keterangan resmi dari seluruh pihak terkait.









