Amran Tawarkan Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura, Stok RI Melimpah

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: CNBC Indonesia/Martyasari Rizky

Foto: CNBC Indonesia/Martyasari Rizky

Jakarta, Jemarionline.com Ekspor Beras ke Singapura menjadi salah satu agenda utama dalam pertemuan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dengan Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Hidup Singapura, Grace Fu Hai Yien, di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Amran menawarkan ekspor minimal 10.000 ton beras sebagai bagian dari penguatan kerja sama pangan antara kedua negara.

Amran menjelaskan Indonesia memiliki stok beras nasional yang melimpah sehingga mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri sekaligus membuka peluang ekspor. Selain beras, Indonesia juga menawarkan pasokan telur, daging ayam, minyak sawit, serta kerja sama di bidang teknologi pertanian.

Stok Beras Nasional Capai Lebih dari 5 Juta Ton

Amran menyebut cadangan beras pemerintah kini mencapai sekitar 5,1 juta ton. Jumlah tersebut bahkan melampaui kapasitas gudang penyimpanan yang hanya sekitar 3 juta ton.

Baca Juga :  Modal Rp35 Juta Disulap Jadi Rp700 Juta, Desa Durian Rambun Diusulkan Raih Penghargaan Nasional

Karena itu, pemerintah menyewa gudang tambahan untuk menampung stok beras. Kondisi tersebut membuka peluang bagi Indonesia untuk mengekspor sebagian cadangan beras ke negara lain, termasuk Singapura.

Kerja Sama Tidak Hanya Beras

Pertemuan kedua menteri juga membahas perluasan kerja sama di sektor pangan.

Indonesia menawarkan peningkatan ekspor telur, daging ayam, dan minyak sawit. Selain itu, kedua negara juga membahas pertukaran teknologi pertanian, riset, serta peningkatan produktivitas sektor pertanian.

Skema Ekspor Melalui Pelaku Usaha

Amran menjelaskan rencana ekspor beras tidak menggunakan skema government to government (G2G).

Sebaliknya, pemerintah mendorong kerja sama bisnis antara badan usaha milik negara (BUMN) dengan perusahaan swasta di Singapura. Pemerintah akan membahas rincian volume dan mekanisme ekspor pada tahap berikutnya.

Baca Juga :  Kasus Penyakit Ginjal di Singapura Melonjak, Lebih dari 200 Ribu Warga Diperkirakan Terkena CKD

Singapura Sambut Positif Tawaran Indonesia

Grace Fu menyampaikan apresiasi atas kemajuan sektor pertanian Indonesia.

Ia menilai Indonesia berhasil meningkatkan hasil panen dan produktivitas melalui pengembangan riset, teknologi, benih, serta mekanisasi pertanian. Menurutnya, berbagai kemajuan tersebut membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara Indonesia dan Singapura.

Ekspor Masih Menunggu Pembahasan Lanjutan

Meski menyambut baik tawaran tersebut, kedua negara masih akan membahas detail kerja sama.

Pembahasan lanjutan mencakup volume ekspor, mekanisme perdagangan, hingga keterlibatan importir di Singapura. Karena itu, proses ekspor belum dimulai dan masih berada pada tahap penjajakan.

Berita Terkait

Purbaya Bongkar Mesin Baru Prabowo Kejar Ekonomi Tumbuh 8 Persen
Belanja di Alfamidi Makin Hemat, BRI Kartu Kredit Beri Hadiah Gratis
DJP Tunjuk 7 Pemungut Pajak Digital Baru, Ada Strava dan Kling AI
MSCI Beri Indonesia Waktu 5 Bulan, Nasib IHSG Ditentukan Reformasi Bursa
Impor Bensin RI Turun Jadi 20 Juta KL, Bahlil: Banyak Importir Marah
Rupiah Menguat Lawan Dolar AS Setelah Empat Hari Melemah
Trump Kesal Harga BBM Tak Turun, Minta DOJ Selidiki Perusahaan Minyak
Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 Triliun Resmi Diluncurkan, Ini Rincian Lengkapnya
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:00 WIB

Amran Tawarkan Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura, Stok RI Melimpah

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:00 WIB

Purbaya Bongkar Mesin Baru Prabowo Kejar Ekonomi Tumbuh 8 Persen

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:00 WIB

Belanja di Alfamidi Makin Hemat, BRI Kartu Kredit Beri Hadiah Gratis

Minggu, 28 Juni 2026 - 07:00 WIB

DJP Tunjuk 7 Pemungut Pajak Digital Baru, Ada Strava dan Kling AI

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:00 WIB

MSCI Beri Indonesia Waktu 5 Bulan, Nasib IHSG Ditentukan Reformasi Bursa

Berita Terbaru

Toyota Hilux Terbaru. Foto: Muhammad Hafizh Gemilang/detikOto

OTOMOTIF

Toyota Hilux Terbaru Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp416 Juta

Selasa, 30 Jun 2026 - 10:00 WIB