Modal Rp35 Juta Disulap Jadi Rp700 Juta, Desa Durian Rambun Diusulkan Raih Penghargaan Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 20 Maret 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Modal Rp35 Juta Disulap Jadi Rp700 Juta, Desa Durian Rambun Diusulkan Raih Penghargaan Nasional

Modal Rp35 Juta Disulap Jadi Rp700 Juta, Desa Durian Rambun Diusulkan Raih Penghargaan Nasional

MERANGIN – Keberhasilan Desa Durian Rambun, Kecamatan Muara Siau, Kabupaten Merangin, dalam mengelola dana desa menuai perhatian pemerintah daerah. Dengan modal hanya Rp35 juta, desa ini mampu menghasilkan nilai ekonomi hingga Rp700 juta dari sektor pertanian.

Pencapaian tersebut diungkapkan langsung oleh M. Syukur di hadapan para kepala desa dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Merangin.

Menurutnya, keberhasilan itu menjadi bukti bahwa pengelolaan anggaran desa yang tepat dan kreatif mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara signifikan.

Baca Juga :  Bupati M. Syukur Sebut Petugas Kebersihan Pahlawan Kota, Pastikan Gaji Segera Dibayarkan

Desa Durian Rambun diketahui memanfaatkan dana ketahanan pangan untuk mengembangkan padi ladang. Hasilnya, panen yang diperoleh tidak hanya mencukupi kebutuhan lokal, tetapi juga memiliki nilai ekonomi tinggi.

Atas capaian tersebut, desa ini kini menjadi satu-satunya di Merangin yang mendapatkan kepercayaan menerima program bantuan dari pemerintah pusat, khususnya dalam upaya pelestarian hutan.

Bupati M. Syukur menyatakan pihaknya akan mengusulkan prestasi tersebut ke tingkat nasional. Ia bahkan berencana melaporkan langsung kepada Kementerian Pertanian agar Desa Durian Rambun memperoleh penghargaan resmi.

Baca Juga :  Polda Jambi Tangkap 7 Pelaku PETI di Merangin, Pemilik Alat Berat Masih Diburu

Selain itu, ia mengajak seluruh kepala desa menjadikan keberhasilan ini sebagai contoh dalam mengelola dana desa. Ia menegaskan bahwa anggaran desa seharusnya tidak hanya dihabiskan, tetapi harus mampu diputar menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

Bupati juga menyoroti potensi besar jika program desa tersebut dikolaborasikan dengan program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dinilai mampu memperkuat ekonomi desa secara berkelanjutan.

Berita Terkait

Pungli Parkir Merajalela di Sungai Penuh, Warga Desak Pemkot Terapkan Bayar Nontunai
Kemenag Kerinci Gelar Persiapan Duta OMI Tingkat Provinsi
Cek Endra Serahkan SK Golkar Sungai Penuh Kepada Hutri Randa
Kanwil Kemenkum Jambi Mendorong Pelindungan Kekayaan Intelektual Kopi Kerinci Menuju Pasar Global
Festival Kopi Kerinci 2026 Dibuka Bupati Monadi Suguhkan Kopi Gratis
KONI Jambi Beri Penghargaan Atlet Berprestasi di Peringatan Hari Olahraga Nasional 2026
Tolak Blokir Sertifikat Tanah, Warga Kenali Asam Mengadu ke Kanwil KemenHAM Jambi
Perumda Tirta Batanghari Tambah Jam Aliran Air Saat Kemarau
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Pungli Parkir Merajalela di Sungai Penuh, Warga Desak Pemkot Terapkan Bayar Nontunai

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kemenag Kerinci Gelar Persiapan Duta OMI Tingkat Provinsi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:56 WIB

Cek Endra Serahkan SK Golkar Sungai Penuh Kepada Hutri Randa

Minggu, 20 September 2026 - 20:24 WIB

Kanwil Kemenkum Jambi Mendorong Pelindungan Kekayaan Intelektual Kopi Kerinci Menuju Pasar Global

Minggu, 20 September 2026 - 20:20 WIB

Festival Kopi Kerinci 2026 Dibuka Bupati Monadi Suguhkan Kopi Gratis

Berita Terbaru

Peresmian program inkubasi startup NextDev ke-12 bertema AI-Powered Innovations yang digelar Telkomsel di Cikini, Jakarta Pusat.

Teknologi

Telkomsel Buka Program Inkubasi NextDev Ke-12 Inovasi AI

Jumat, 9 Okt 2026 - 07:32 WIB