Mendagri: ASN yang Jalan-jalan Saat WFH Bisa Terlacak

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Maret 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendagri: ASN yang Jalan-jalan Saat WFH Bisa Terlacak ( Dok.KOMPAS.com/ Rahel )

Mendagri: ASN yang Jalan-jalan Saat WFH Bisa Terlacak ( Dok.KOMPAS.com/ Rahel )

Jakarta – Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menegaskan bahwa aparatur sipil negara (ASN) yang tidak disiplin saat menjalankan sistem work from home (WFH) dapat dengan mudah terdeteksi.

Ia menyebut, pemerintah saat ini telah memanfaatkan teknologi digital untuk memantau aktivitas pegawai, termasuk melalui sistem absensi berbasis online yang terhubung dengan lokasi perangkat.

Dipantau Lewat GPS dan Sistem Absensi

Menurut Tito, ASN yang mencoba keluar rumah atau “jalan-jalan” saat jam kerja WFH tetap bisa diketahui. Hal ini karena sistem kehadiran digital mampu melacak lokasi pegawai secara real-time melalui ponsel.

Baca Juga :  Pemda Mulai Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi PPPK Penuh Waktu

Teknologi GPS yang terintegrasi dalam sistem tersebut memungkinkan atasan mengetahui apakah pegawai benar-benar bekerja dari lokasi yang semestinya atau tidak.

Disiplin Jadi Kunci

Tito menekankan bahwa fleksibilitas kerja seperti WFH tetap harus diiringi dengan tanggung jawab dan kedisiplinan. Ia mengingatkan bahwa kemudahan teknologi tidak boleh disalahgunakan.

Baca Juga :  Tarif TransJakarta Rp1 Saat Idul Fitri 2026, Beroperasi Mulai Pukul 09.00 WIB

Menurutnya, ASN tetap memiliki kewajiban memberikan pelayanan publik secara optimal, meskipun bekerja dari luar kantor.

Evaluasi Sistem Kerja Fleksibel

Pemerintah juga akan terus mengevaluasi penerapan sistem kerja fleksibel, termasuk WFH, untuk memastikan efektivitas dan akuntabilitas kinerja pegawai.

Jika ditemukan pelanggaran, bukan tidak mungkin akan ada sanksi bagi ASN yang terbukti tidak menjalankan tugasnya dengan baik.

Berita Terkait

Rekor Baru Penumpang Kereta Cepat Whoosh Saat Lebaran 2026
Jakarta Jadi Kota Terpadat di Dunia, Mengalahkan Tokyo dan Shanghai
5 Bantuan Sosial Cair April 2026, Termasuk PKH dan BPNT
Bayi Lahir di Indonesia Bakal Otomatis Terdaftar BPJS Kesehatan
SIM Mati di Awal April 2026? Bisa Diperpanjang Tanpa Bikin Baru
TNI AU Borong 12 Jet PC‑24 dan Siapkan 24 Pesawat Latih PC‑21
Novel Baswedan dan Haris Azhar Hadiri Pelantikan Hendarsam Marantoko
RI Bangun Tambak Udang Raksasa di NTT
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 11:00 WIB

Rekor Baru Penumpang Kereta Cepat Whoosh Saat Lebaran 2026

Sabtu, 4 April 2026 - 06:00 WIB

Jakarta Jadi Kota Terpadat di Dunia, Mengalahkan Tokyo dan Shanghai

Sabtu, 4 April 2026 - 03:08 WIB

5 Bantuan Sosial Cair April 2026, Termasuk PKH dan BPNT

Jumat, 3 April 2026 - 14:00 WIB

Bayi Lahir di Indonesia Bakal Otomatis Terdaftar BPJS Kesehatan

Jumat, 3 April 2026 - 09:00 WIB

SIM Mati di Awal April 2026? Bisa Diperpanjang Tanpa Bikin Baru

Berita Terbaru

Pendapatan Gudang Garam Turun, Laba Bersih Justru Naik

Bisnis

Pendapatan Gudang Garam Turun, Laba Bersih Justru Naik

Sabtu, 4 Apr 2026 - 12:00 WIB

Rekor Baru Penumpang Kereta Cepat Whoosh Saat Lebaran 2026 ( dok.KCIC/KOMPAS.com )

Nasional

Rekor Baru Penumpang Kereta Cepat Whoosh Saat Lebaran 2026

Sabtu, 4 Apr 2026 - 11:00 WIB

Traktor Nusantara Buka Lowongan Management Trainee 2026

Bisnis

Traktor Nusantara Buka Lowongan Management Trainee 2026

Sabtu, 4 Apr 2026 - 10:00 WIB

KPK Periksa Bos Rokok HS Terkait Skandal Pita Cukai ( dok.metro TV/Candra )

Kriminal

KPK Periksa Bos Rokok HS Terkait Skandal Pita Cukai

Sabtu, 4 Apr 2026 - 09:00 WIB