Gempa M 7,7 Filipina Picu Peringatan Tsunami, BMKG Tetapkan Status Siaga di Sejumlah Wilayah Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tsunami Tohoku.( poto : istimewa )

Ilustrasi tsunami Tohoku.( poto : istimewa )

Jakarta, jemarionline.com – Gempa M 7,7 Filipina yang mengguncang Pantai Selatan Mindanao pada Senin (8/6/2026) pagi memicu peringatan tsunami untuk sejumlah wilayah Indonesia bagian timur.

Setelah menerima data gempa, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) segera menjalankan analisis dan pemodelan untuk mengukur potensi dampaknya.

Hasil pemodelan menunjukkan adanya potensi tsunami di beberapa wilayah pesisir Indonesia. Karena itu, BMKG meminta masyarakat tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah, dan memantau informasi resmi.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan bahwa analisis awal menunjukkan karakter gempa memungkinkan terbentuknya gelombang tsunami.

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini berpotensi tsunami,” kata Wijayanto dalam keterangan resmi, Senin.

BMKG Tetapkan Status Siaga dan Waspada

BMKG menetapkan status Siaga tsunami untuk Minahasa, Bolaang Mongondow, Kota Manado, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Buol, Kepulauan Sangihe, Gorontalo, Kepulauan Talaud, Kepulauan Minahasa, Toli-toli, Kota Palu, Donggala, Kota Ternate, dan Kota Bitung.

Baca Juga :  BMKG Prediksi Hujan Guyur Jakarta Sore Ini, Cek Wilayah yang Berpotensi Terdampak

Sementara itu, BMKG menetapkan status Waspada tsunami untuk Kota Tidore, Bulungan, Nunukan, Halmahera, Kota Tarakan, Halmahera Utara, Kutai Timur, Kota Bontang, Berau, dan sejumlah wilayah lain yang berpotensi terdampak.

Penetapan status tersebut berasal dari simulasi pergerakan gelombang dan hasil analisis parameter gempa. Dengan langkah itu, pemerintah berharap masyarakat pesisir memiliki waktu untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

BMKG mencatat episenter gempa berada pada koordinat 5,80 derajat Lintang Utara dan 125,14 derajat Bujur Timur. Lokasi gempa berada di laut sekitar 244 kilometer barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 47 kilometer.

Menurut hasil analisis BMKG, gempa ini termasuk gempa dangkal yang muncul akibat aktivitas subduksi lempeng. Selain itu, analisis mekanisme sumber menunjukkan pola pergerakan naik atau thrust fault.

Karakter gempa tersebut meningkatkan perhatian para pemantau karena perpindahan dasar laut dapat memicu terbentuknya gelombang tsunami.

Baca Juga :  Skandal Epstein Kembali Memanas, Sejumlah Pejabat Dunia Pilih Mundur

BMKG Catat Gempa Susulan

BMKG terus memantau perkembangan aktivitas seismik setelah gempa utama terjadi. Hingga pukul 07.00 WIB, BMKG mencatat satu kali gempa susulan.

Gempa susulan terbesar mencapai magnitudo 6,7. Oleh sebab itu, BMKG meminta masyarakat tetap waspada terhadap perkembangan informasi berikutnya.

Selain memantau aktivitas gempa, BMKG juga terus memperbarui hasil analisis untuk memastikan informasi yang diterima masyarakat tetap akurat.

BMKG mengimbau masyarakat pesisir yang masuk kategori Siaga maupun Waspada agar tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi. Sebaliknya, masyarakat perlu mengikuti arahan pemerintah daerah dan BPBD setempat.

Selain itu, BMKG meminta warga terus memantau perkembangan melalui kanal resmi yang telah terverifikasi. Dengan demikian, masyarakat dapat mengambil langkah yang tepat apabila situasi berubah.

BMKG menegaskan akan terus memperbarui informasi apabila muncul perkembangan baru terkait potensi tsunami maupun aktivitas gempa susulan.(ar)

Berita Terkait

Helikopter Medis Jatuh di Sarawak Tewaskan Lima Orang Kemenkes Malaysia
Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV
Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita
Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan
Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS
Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS
Trump Dikecam Partainya Sendiri Usai Teken Kesepakatan Damai dengan Iran
Kapal Tanker Minyak Iran Akhirnya Lolos dari Blokade AS, Ekspor Kembali Berjalan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 13:52 WIB

Helikopter Medis Jatuh di Sarawak Tewaskan Lima Orang Kemenkes Malaysia

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:00 WIB

Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV

Senin, 13 Juli 2026 - 13:00 WIB

Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:00 WIB

Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS

Berita Terbaru

Deretan Huawei Nova 16s Series dengan kamera 200 MP resmi hadir di Indonesia mengusung baterai 7.000 mAh.(poto: AI).

Teknologi

Huawei Nova 16s Series Rilis di RI Bawa Kamera 200 MP

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:07 WIB

Ilustarsi Seorang warga sedang bertransaksi membeli emas Antam di outlet Pegadaian, Kamis (22/10/2026).(poto: AI).

Ekonomi

Harga Emas Antam Pegadaian 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:20 WIB

Petugas Mantri BRI menjelaskan tabel simulasi angsuran KUR kepada pelaku usaha mikro di warung kelontong.(ilustrasi poto: AI).

Ekonomi

Simulasi Angsuran KUR BRI 2026 Pinjaman Rp 60 Juta

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:14 WIB

Emas batangan Antam kemasan CertiCard pecahan 1 gram bersanding dengan kalkulator di atas meja kayu.(poto: AI).

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:09 WIB