Kapal Tanker Turki Diserang dari Bawah Laut, Muat 1 Juta Barel Minyak

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Maret 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal Tanker Turki Diserang dari Bawah Laut, Muat 1 Juta Barel Minyak

Kapal Tanker Turki Diserang dari Bawah Laut, Muat 1 Juta Barel Minyak

Sebuah kapal tanker minyak milik Turki dilaporkan mengalami insiden serius setelah diduga diserang dari bawah laut saat berlayar di kawasan Laut Hitam. Kapal tersebut tengah mengangkut sekitar 1 juta barel minyak mentah, menjadikannya salah satu pengiriman energi dalam jumlah besar di wilayah tersebut.

Ledakan yang terjadi disebut berasal dari bagian bawah kapal. Dampaknya, sistem mesin mengalami gangguan cukup signifikan dan sebagian peralatan penting tidak dapat berfungsi normal. Meski begitu, laporan awal menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Dekat Selat Bosporus

Saat insiden terjadi, kapal berada tidak jauh dari Selat Bosporus, salah satu jalur pelayaran paling vital bagi distribusi minyak dunia. Lokasi ini dikenal sebagai penghubung utama antara Laut Hitam dan Laut Mediterania.

Baca Juga :  Rusia Bersiap Hadapi Dunia Tanpa Perjanjian Pembatasan Senjata Nuklir

Setelah kejadian, kapal dilaporkan masih dapat mengapung, meskipun mengalami kerusakan internal. Secara kasat mata, bagian luar kapal tidak menunjukkan kerusakan besar.

Muatan Besar dan Status Sensitif

Kapal jenis Suezmax tersebut diketahui membawa minyak mentah jenis Urals dari Rusia. Pengiriman seperti ini menjadi perhatian global karena berkaitan erat dengan dinamika geopolitik dan sanksi internasional.

Disebutkan pula bahwa kapal tersebut termasuk dalam daftar yang terkena pembatasan oleh sejumlah negara Barat, meski tidak semua negara menerapkan sanksi yang sama.

Dugaan Metode Serangan

Hingga kini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab. Namun, karakter serangan yang berasal dari bawah laut memunculkan dugaan penggunaan teknologi seperti ranjau laut atau kendaraan tanpa awak bawah air.

Baca Juga :  Cadangan Minyak Rusia Bertahan 60 Tahun, Stok BBM Indonesia Hanya 26 Hari

Metode seperti ini dinilai semakin sering digunakan dalam konflik modern karena sulit terdeteksi dan dapat menimbulkan kerusakan signifikan tanpa perlu kontak langsung.

Dampak ke Stabilitas Energi

Insiden ini menambah kekhawatiran terhadap keamanan jalur distribusi energi global. Gangguan terhadap kapal tanker, terutama di jalur strategis, berpotensi memicu ketidakstabilan pasokan dan mendorong kenaikan harga minyak dunia.

Para analis menilai, jika insiden serupa terus berulang, risiko terhadap perdagangan energi internasional akan semakin meningkat.

Berita Terkait

Petugas Bandara Jeddah Lakukan Penyitaan Rokok Milik Jemaah Haji Indonesia
Rusia dan Ukraina Tukar 205 Tawanan Perang, Dimediasi AS di Tengah Memanasnya Konflik
Indonesia–Belarus Sepakati Roadmap Kerja Sama 2026–2030 di Minsk
China dan Jepang Kembali Bersitegang, Insiden Jet Tempur di Laut Pasifik Picu Kekhawatiran Kawasan
Kamboja Deportasi Ribuan WNA Ilegal, Didominasi Kasus Penipuan Daring
Penembakan Saat Jamuan Malam Trump Gegerkan AS, Pelaku Dipastikan Tidak Terkait Iran
PBB dan Kemlu RI Ungkap Penyerang Praka Rico Adalah Israel, Fakta Ini Mengejutkan
Polandia Borong Emas Saat Dunia Cemas, Rusia Justru Jual Cadangan, Ada Apa?
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 15:00 WIB

Petugas Bandara Jeddah Lakukan Penyitaan Rokok Milik Jemaah Haji Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:00 WIB

Rusia dan Ukraina Tukar 205 Tawanan Perang, Dimediasi AS di Tengah Memanasnya Konflik

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:00 WIB

Indonesia–Belarus Sepakati Roadmap Kerja Sama 2026–2030 di Minsk

Sabtu, 16 Mei 2026 - 09:00 WIB

China dan Jepang Kembali Bersitegang, Insiden Jet Tempur di Laut Pasifik Picu Kekhawatiran Kawasan

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:00 WIB

Kamboja Deportasi Ribuan WNA Ilegal, Didominasi Kasus Penipuan Daring

Berita Terbaru

“Kalau terbukti, ya kami tindak,” kata Purbaya di Jakarta Pusat, Kamis (21/5).( Poto : istimewa )

Pemerintahan

Purbaya Siap Copot Dirjen Bea Cukai Jika Terbukti Terima Suap

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:00 WIB

Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi dan Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi melalui penandatanganan MoU di Aula Griya Mayang, Kamis (21/05/2026).( Poto : JAMBIlink).

Daerah

Tirta Mayang dan IAIMA Jambi Teken MoU Kolaborasi Baru

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:00 WIB

UKW Jambi ke-13 Dorong Wartawan Lebih Profesional ( Poto : JambiPrima.com ).

Daerah

UKW Jambi ke-13 Dorong Wartawan Lebih Profesional

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:00 WIB

Ratusan warga Suku Anak Dalam (SAD) menggelar aksi di Kantor Bupati Merangin, Kamis (21/05/2026).( Poto : JambiPrima.com).

Daerah

Warga SAD Demo di Merangin, Protes Bantuan Tak Merata

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:00 WIB