Sejarah Terbentuknya Selat Hormuz: Jalur Strategis yang Terbentuk dari Proses Alam

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sejarah Terbentuknya Selat Hormuz: Jalur Strategis yang Terbentuk dari Proses Alam

Sejarah Terbentuknya Selat Hormuz: Jalur Strategis yang Terbentuk dari Proses Alam

Selat Hormuz dikenal sebagai salah satu jalur pelayaran paling penting di dunia. Namun, di balik perannya yang sangat strategis saat ini, selat ini memiliki sejarah panjang yang bermula dari proses alam jutaan tahun lalu.

Terbentuk Secara Alami Jutaan Tahun Lalu

Selat Hormuz tidak dibangun atau “didirikan” oleh manusia. Wilayah ini terbentuk akibat pergerakan lempeng tektonik antara Semenanjung Arab dan daratan Iran. Proses geologi tersebut menciptakan celah sempit yang kemudian terisi air laut dan menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab.Perubahan struktur bumi ini terjadi secara bertahap selama jutaan tahun, hingga akhirnya membentuk jalur laut yang kita kenal sekarang.

Digunakan Sejak Zaman Kuno

Baca Juga :  AS Hentikan Proses Visa, Negara Tetangga Ikut Terdampak

Sejak ribuan tahun lalu, Selat Hormuz telah dimanfaatkan sebagai jalur perdagangan oleh berbagai peradaban besar, termasuk Kekaisaran Persia. Jalur ini menjadi penghubung penting antara kawasan Timur Tengah, Asia Selatan, hingga Afrika.Komoditas seperti rempah-rempah, kain, dan logam mulia diperdagangkan melalui jalur ini, menjadikannya salah satu rute perdagangan tersibuk pada masanya.

Perebutan Kekuasaan di Era Kolonial

Memasuki abad ke-16, bangsa Eropa mulai menyadari pentingnya Selat Hormuz. Portugal menjadi kekuatan pertama yang menguasai wilayah ini pada tahun 1507.Namun, dominasi tersebut tidak berlangsung lama. Seiring waktu, kekuasaan atas jalur ini berpindah ke tangan kekuatan lain, termasuk Inggris, yang memperkuat pengaruhnya di kawasan Teluk.

Baca Juga :  Arsenal Lolos ke Semifinal Liga Champions, Arteta: Ini Momen Luar Biasa

Menjadi Jalur Energi Dunia

Di era modern, Selat Hormuz memiliki peran yang jauh lebih besar. Jalur ini menjadi pintu utama distribusi minyak dari negara-negara Teluk ke seluruh dunia. Negara seperti Oman dan Iran berada di posisi strategis dalam mengawasi lalu lintas di selat ini.

Diperkirakan sekitar seperlima pasokan minyak global melewati Selat Hormuz setiap harinya, menjadikannya salah satu titik vital dalam perekonomian dunia.

Sejarah Selat Hormuz menunjukkan bahwa wilayah ini terbentuk secara alami, namun berkembang menjadi jalur yang sangat penting bagi perdagangan dan energi global. Dari proses geologi hingga perannya dalam geopolitik modern, Selat Hormuz terus menjadi pusat perhatian dunia.

Berita Terkait

Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan
Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS
Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS
Trump Dikecam Partainya Sendiri Usai Teken Kesepakatan Damai dengan Iran
Kapal Tanker Minyak Iran Akhirnya Lolos dari Blokade AS, Ekspor Kembali Berjalan
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Tegaskan Perjuangan Israel Belum Berakhir
Trump Sebut Kesepakatan Akhiri Perang dengan Iran Ditandatangani Hari Ini
AS dan Iran Capai Kesepakatan Nuklir, Program Nuklir Teheran Akan Dibongkar
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:00 WIB

Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:00 WIB

Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:00 WIB

Trump Dikecam Partainya Sendiri Usai Teken Kesepakatan Damai dengan Iran

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:00 WIB

Kapal Tanker Minyak Iran Akhirnya Lolos dari Blokade AS, Ekspor Kembali Berjalan

Berita Terbaru

Ilustrasi AI.(Pexels/cottonbro studio)

Teknologi

Perusahaan Kembali Rekrut Karyawan Setelah Uji Coba AI

Selasa, 7 Jul 2026 - 11:00 WIB