AS Hentikan Proses Visa, Negara Tetangga Ikut Terdampak

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi dokumen visa Amerika Serikat, yang terdampak kebijakan penundaan sementara proses visa di beberapa negara tetangga Indonesia.
(Credit / Sumber Gambar: USAHello – https://usahello.org)

Ilustrasi dokumen visa Amerika Serikat, yang terdampak kebijakan penundaan sementara proses visa di beberapa negara tetangga Indonesia. (Credit / Sumber Gambar: USAHello – https://usahello.org)

Jemarionline – Amerika Serikat (AS) menghentikan sementara proses pengajuan visa di sejumlah negara, termasuk beberapa negara tetangga Indonesia. Kebijakan ini memicu kekhawatiran bagi calon imigran, pelajar, dan wisatawan yang memiliki rencana perjalanan ke AS.

Menurut sumber resmi, langkah ini dilakukan sebagai bagian dari peninjauan kembali prosedur keamanan dan administrasi imigrasi. Beberapa jenis visa, terutama visa imigran dan visa kerja tertentu, akan mengalami penundaan hingga pemberitahuan lebih lanjut.

“Dampak kebijakan ini cukup luas, terutama bagi warga negara yang mengajukan visa untuk keperluan studi atau pekerjaan di AS,” kata seorang analis hubungan internasional. “Bagi negara-negara tetangga Indonesia, ada kemungkinan antrean visa akan bertambah panjang, dan beberapa jadwal keberangkatan harus diubah.”

Baca Juga :  Intip Isi Rumah Termahal di Dunia Rp5,28 Triliun Milik Pangeran Saudi

Kebijakan ini memunculkan reaksi beragam. Sebagian kalangan menilai langkah AS sebagai tindakan yang wajar untuk menjaga keamanan nasional. Namun, sebagian lain khawatir kebijakan ini akan menghambat mobilitas dan hubungan ekonomi antarnegara.

Pemerintah Indonesia menyatakan tengah memantau situasi ini dan berkoordinasi dengan pihak kedutaan serta konsulat AS untuk memastikan hak warga Indonesia yang terdampak dapat terlindungi. Sementara itu, calon pelancong disarankan menunda pengajuan visa atau memeriksa jadwal terbaru melalui situs resmi Departemen Luar Negeri AS.

Para pakar menekankan pentingnya kesiapan dokumen dan fleksibilitas dalam merencanakan perjalanan ke AS. “Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya selalu mengikuti kebijakan visa terbaru, karena perubahan bisa terjadi sewaktu-waktu,” tambahnya.

Baca Juga :  Ribuan Orang Hadiri Sidang Akbar di China, Investor Global Mulai Waswas

Dampak bagi Indonesia dan negara tetangga
Bagi Indonesia dan negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand, penundaan visa ini diprediksi akan mempengaruhi rencana studi, pekerjaan, dan kegiatan bisnis. Perguruan tinggi yang memiliki kerja sama dengan universitas AS dan perusahaan yang merekrut tenaga kerja asing perlu menyesuaikan jadwal mereka.

Pemerintah AS belum mengumumkan kapan proses visa akan kembali normal, sehingga masyarakat yang memiliki rencana jangka pendek ke AS harus tetap memantau pengumuman resmi dan menyiapkan alternatif jika diperlukan.

Berita Terkait

Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita
Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan
Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS
Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS
Trump Dikecam Partainya Sendiri Usai Teken Kesepakatan Damai dengan Iran
Kapal Tanker Minyak Iran Akhirnya Lolos dari Blokade AS, Ekspor Kembali Berjalan
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Tegaskan Perjuangan Israel Belum Berakhir
Trump Sebut Kesepakatan Akhiri Perang dengan Iran Ditandatangani Hari Ini
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 13:00 WIB

Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:00 WIB

Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:00 WIB

Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:00 WIB

Trump Dikecam Partainya Sendiri Usai Teken Kesepakatan Damai dengan Iran

Berita Terbaru

REDMAGIC

Teknologi

RedMagic Astra 2 Resmi Global, Tablet Gaming Layar OLED 185Hz

Sabtu, 18 Jul 2026 - 07:00 WIB