Petugas Bandara Jeddah Lakukan Penyitaan Rokok Milik Jemaah Haji Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Bandara Jeddah menyita 100 slop rokok dari koper jemaah haji Indonesia karena melebihi batas aturan barang bawaan yang ditetapkan Arab Saudi.( Poto : KOMPAS.com ).

Petugas Bandara Jeddah menyita 100 slop rokok dari koper jemaah haji Indonesia karena melebihi batas aturan barang bawaan yang ditetapkan Arab Saudi.( Poto : KOMPAS.com ).

Jakarta, jemarionline.com – Penyitaan rokok jemaah haji terjadi di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, saat petugas menemukan pelanggaran barang bawaan milik jemaah haji Indonesia pada Sabtu dini hari, 16 Mei 2026.

Sistem X-ray mendeteksi satu koper yang membawa rokok dalam jumlah besar, sekitar 100 slop.

Setelah alat pemindai menunjukkan kejanggalan, petugas langsung memeriksa koper tersebut secara manual.

Petugas bea cukai kemudian membuka koper dan memeriksa isinya satu per satu. Mereka menyita sebagian besar rokok karena jumlahnya melebihi batas yang diizinkan.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara PPIH Arab Saudi, Abdul Basir, membenarkan kejadian itu.

Ia menjelaskan bahwa petugas bandara menjalankan prosedur pemeriksaan standar terhadap seluruh jemaah yang tiba di Jeddah.

Baca Juga :  Harapan Damai Pupus, Pyongyang Tegaskan Tak Mau Kompromi dengan Seoul

Ia juga menegaskan bahwa Arab Saudi tidak melarang jemaah membawa rokok. Namun, negara tersebut menetapkan batas jumlah yang boleh dibawa masuk.

Petugas akan menindak jika jemaah melampaui batas tersebut.

Sebagian Rokok Disita, Koper Tetap Dikembalikan

Dalam kasus ini, jemaah membawa rokok jauh di atas batas maksimal. Petugas kemudian menyita kelebihan barang tersebut.

Setelah pemeriksaan selesai, petugas mengembalikan koper kepada pemiliknya.

Jemaah tetap boleh membawa rokok, tetapi hanya sesuai ketentuan, yaitu sekitar dua slop. Petugas menyelesaikan proses pemeriksaan di tempat tanpa kendala lebih lanjut.

Abdul Basir menambahkan bahwa kasus seperti ini sudah beberapa kali terjadi. Sebelumnya, petugas juga menemukan barang lain seperti makanan dalam jumlah besar dan bumbu dapur dari jemaah Indonesia.

Baca Juga :  Ancaman Krisis Air di Timur Tengah, Sungai Eufrat dan Tigris Terancam Mengering

PPIH Beri Peringatan dan Lakukan Evaluasi

PPIH Arab Saudi segera berkoordinasi dengan pihak embarkasi di Indonesia. Mereka mengevaluasi proses pemeriksaan sebelum keberangkatan jemaah.

PPIH juga meminta petugas di tanah air memperketat edukasi aturan barang bawaan.

Selain itu, PPIH mengimbau calon jemaah haji agar lebih disiplin. Mereka harus mematuhi aturan agar tidak menghambat proses kedatangan di bandara.

Hingga Minggu, sekitar 190 kloter jemaah haji gelombang kedua sudah tiba di Jeddah.

Setelah mendarat, jemaah langsung bergerak ke Makkah untuk menjalankan umrah wajib. Mereka juga bersiap menghadapi puncak ibadah haji di Arafah pada 26 Mei 2026.(ar)

Berita Terkait

Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV
Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita
Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan
Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS
Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS
Trump Dikecam Partainya Sendiri Usai Teken Kesepakatan Damai dengan Iran
Kapal Tanker Minyak Iran Akhirnya Lolos dari Blokade AS, Ekspor Kembali Berjalan
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Tegaskan Perjuangan Israel Belum Berakhir
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:00 WIB

Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV

Senin, 13 Juli 2026 - 13:00 WIB

Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:00 WIB

Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:00 WIB

Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS

Berita Terbaru