Netanyahu Tanggapi Pernyataan Trump soal Negosiasi Damai Iran, Tetap Waspada

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Maret 2026 - 06:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Netanyahu Tanggapi Pernyataan Trump soal Negosiasi Damai Iran, Tetap Waspada

Netanyahu Tanggapi Pernyataan Trump soal Negosiasi Damai Iran, Tetap Waspada

JAKARTA – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memberikan respons hati-hati atas pernyataan mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menyebut adanya peluang tercapainya kesepakatan damai dengan Iran.

Netanyahu menegaskan bahwa pihaknya tidak menutup kemungkinan terhadap jalur diplomasi, namun menekankan bahwa setiap kesepakatan harus benar-benar menjamin keamanan dan kepentingan strategis Israel.

“Jika ada peluang kesepakatan, itu harus melindungi kepentingan vital kami,” ujar Netanyahu dalam pernyataannya.

Diplomasi Dibuka, Operasi Militer Tetap Berjalan

Di tengah wacana negosiasi, Netanyahu memastikan bahwa Israel tidak akan menghentikan langkah militernya terhadap Iran. Menurutnya, tekanan militer tetap diperlukan untuk menghadapi ancaman yang dianggap berasal dari program nuklir dan persenjataan Iran.

Baca Juga :  Iran Pilih Pakistan Jadi Mediator, DPR RI Soroti Pentingnya Perdamaian

Israel, kata dia, akan terus mengambil tindakan yang dianggap perlu demi mencegah potensi ancaman tersebut berkembang lebih jauh.

Sikap ini menunjukkan bahwa pemerintah Israel tidak sepenuhnya menggantungkan penyelesaian konflik pada jalur diplomasi semata.

Trump Dorong Kesepakatan, Tapi Diragukan

Sebelumnya, Donald Trump menyatakan optimismenya bahwa kesepakatan dengan Iran dapat dicapai. Ia bahkan mengklaim bahwa komunikasi dengan pihak Iran sedang berlangsung untuk meredakan ketegangan.

Namun, sejumlah pihak meragukan peluang tersebut. Selain karena kompleksitas konflik yang sudah berlangsung lama, Iran juga dilaporkan membantah adanya negosiasi langsung dengan Amerika Serikat.

Baca Juga :  PBB Gagal Sahkan Resolusi Pembukaan Selat Hormuz

Hal ini membuat prospek tercapainya kesepakatan damai masih penuh ketidakpastian.

Israel Pilih Strategi Ganda

Respons Netanyahu mencerminkan pendekatan ganda yang diambil Israel, yakni tetap membuka ruang diplomasi sambil mempertahankan tekanan militer.

Langkah ini dinilai sebagai upaya menjaga posisi tawar Israel di tengah dinamika geopolitik kawasan yang terus berkembang.

Dengan situasi yang masih belum menentu, perkembangan hubungan antara Amerika Serikat, Iran, dan Israel diperkirakan akan terus menjadi perhatian dunia dalam waktu dekat.

Berita Terkait

Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV
Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita
Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan
Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS
Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS
Trump Dikecam Partainya Sendiri Usai Teken Kesepakatan Damai dengan Iran
Kapal Tanker Minyak Iran Akhirnya Lolos dari Blokade AS, Ekspor Kembali Berjalan
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Tegaskan Perjuangan Israel Belum Berakhir
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:00 WIB

Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV

Senin, 13 Juli 2026 - 13:00 WIB

Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:00 WIB

Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:00 WIB

Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS

Berita Terbaru