Pendaftaran CPNS 2026 Belum Dibuka, Waspadai Link dan Poster Palsu

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi waspada poster atau link hoaks pendaftaran CPNS. (Foto: Gemini AI)

Ilustrasi waspada poster atau link hoaks pendaftaran CPNS. (Foto: Gemini AI)

Jakarta, Jemarionline.com – Antusiasme masyarakat terhadap seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kembali meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Namun di tengah tingginya minat tersebut, berbagai poster dan tautan yang mengklaim pendaftaran CPNS 2026 telah dibuka mulai beredar luas di media sosial. Faktanya, pemerintah belum membuka pendaftaran CPNS 2026 hingga saat ini.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut bukan berasal dari kanal resmi pemerintah. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya pada poster atau tautan yang mengatasnamakan pendaftaran CPNS tanpa verifikasi terlebih dahulu.

Selain berpotensi menyesatkan, tautan palsu juga dapat membahayakan keamanan data pribadi para calon pelamar. Oleh sebab itu, masyarakat perlu lebih berhati-hati saat menerima informasi terkait rekrutmen ASN.

BKN Tegaskan Pendaftaran CPNS Belum Dibuka

BKN memastikan pemerintah belum mengumumkan jadwal resmi pembukaan seleksi CPNS 2026. Hingga awal Juni 2026, pemerintah masih menyusun kebutuhan formasi dan menyelesaikan sejumlah tahapan pengadaan ASN dari periode sebelumnya.

Juru Bicara BKN, Wisudo Putro Nugroho, mengingatkan masyarakat agar hanya mengikuti informasi dari kanal resmi pemerintah. Menurutnya, poster yang beredar menunjukkan berbagai tanda mencurigakan, termasuk penggunaan tautan yang bukan berasal dari domain resmi pemerintah.

Karena itu, masyarakat sebaiknya menunggu pengumuman resmi sebelum melakukan pendaftaran atau mengunggah dokumen pribadi.

Baca Juga :  Purbaya Yudhi Sadewa Dikabarkan Dirawat di RS, Kemenkeu Beri Klarifikasi

Kenali Ciri-Ciri Informasi Palsu

Masyarakat perlu memahami beberapa ciri umum informasi palsu terkait CPNS.

Biasanya, pelaku menyebarkan poster dengan desain yang menyerupai pengumuman resmi pemerintah. Selain itu, mereka sering menyertakan tautan yang mengarahkan pengguna ke situs yang tidak menggunakan domain pemerintah.

Pelaku juga kerap menggunakan kalimat yang mendesak masyarakat untuk segera mendaftar atau mengklik tautan tertentu. Tujuannya untuk membuat calon korban bertindak tanpa melakukan pengecekan lebih dahulu.

Karena itu, masyarakat harus selalu memeriksa sumber informasi sebelum mempercayai atau membagikannya kepada orang lain.

Waspada Risiko Pencurian Data

Penyebaran informasi palsu tidak hanya menimbulkan kebingungan. Pelaku juga sering memanfaatkan tautan palsu untuk mencuri data pribadi calon pelamar.

Data yang menjadi target antara lain Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor telepon, alamat email, foto identitas, hingga informasi penting lainnya. Jika data tersebut jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab, korban dapat mengalami berbagai bentuk penyalahgunaan data.

Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak mengisi formulir atau mengunggah dokumen pribadi pada situs yang tidak jelas asal-usulnya.

Hanya SSCASN yang Menjadi Portal Resmi

Pemerintah menggunakan portal SSCASN sebagai jalur resmi untuk seluruh proses pendaftaran ASN.

Baca Juga :  Finalis Puteri Indonesia 2026 Kunjungi BPOM, Perkuat Edukasi Keamanan Produk

Melalui portal tersebut, calon pelamar dapat membuat akun, memilih formasi, mengunggah dokumen, hingga mengikuti seluruh tahapan seleksi secara daring. BKN juga selalu mengumumkan informasi resmi melalui situs dan media sosial resminya.

Karena itu, masyarakat tidak perlu mencari tautan pendaftaran dari sumber lain yang belum jelas keabsahannya.

Pemerintah Masih Menyusun Kebutuhan ASN

Meski pendaftaran belum dibuka, sejumlah pemerintah daerah dan instansi telah mengusulkan kebutuhan ASN untuk tahun 2026.

Proses tersebut menjadi bagian dari tahapan awal sebelum pemerintah menetapkan jumlah formasi yang akan dibuka pada seleksi mendatang. Namun, usulan kebutuhan ASN tidak berarti proses pendaftaran telah dimulai.

Karena itu, masyarakat perlu membedakan antara proses penyusunan formasi dan pengumuman resmi pembukaan seleksi CPNS.

Tingkatkan Literasi Digital

BKN mengajak masyarakat untuk meningkatkan literasi digital agar tidak mudah terjebak informasi palsu.

Selain memeriksa sumber informasi, masyarakat juga perlu membiasakan diri melakukan verifikasi sebelum membagikan informasi kepada orang lain. Langkah sederhana tersebut dapat membantu mengurangi penyebaran hoaks yang sering muncul menjelang pembukaan seleksi ASN.

Dengan sikap yang lebih kritis, masyarakat dapat melindungi diri dari risiko penipuan sekaligus membantu menciptakan lingkungan digital yang lebih aman.

Berita Terkait

BKN Buka Suara Soal Peluang PPPK Menjadi PNS: Tidak Ada Pengangkatan Otomatis
Aturan Baru Penyaluran MBG Saat Sekolah Terapkan PJJ Akibat Karhutla
KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Ratusan Juta Rupiah Terkait Suap Proyek Klaten
Sekjen PBB Kunjungi RI, Polisi Terapkan Rekayasa Jalur Jakarta Sentul
Profil Hamenang Wajar Ismoyo dan Catatan Hartanya Usai Terjaring OTT KPK
Daftar 10 Jenderal Bintang Empat TNI Polri Aktif Era Prabowo
Skema Pensiun ASN 2027 Berubah Langsung Masuk Rekening, PT Taspen Nyatakan Kesiapan Penuh
Menkop Pastikan Penyaluran Gaji PNS Lewat Koperasi Merah Putih Mulai Direalisasikan Tahun Ini
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:58 WIB

BKN Buka Suara Soal Peluang PPPK Menjadi PNS: Tidak Ada Pengangkatan Otomatis

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:22 WIB

Aturan Baru Penyaluran MBG Saat Sekolah Terapkan PJJ Akibat Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:02 WIB

KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Ratusan Juta Rupiah Terkait Suap Proyek Klaten

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Sekjen PBB Kunjungi RI, Polisi Terapkan Rekayasa Jalur Jakarta Sentul

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Profil Hamenang Wajar Ismoyo dan Catatan Hartanya Usai Terjaring OTT KPK

Berita Terbaru

Ponsel yang sedang diisi daya dengan powerbank di atas meja kerja, dikelilingi kabel charger dan laptop.(poto: AI).

Teknologi

5 Kebiasaan Pengisian Daya Ini Merusak Baterai HP Lebih Cepat

Senin, 26 Okt 2026 - 07:14 WIB

Pusat operasi siber bank memantau peringatan akses tidak sah dari agen AI pihak ketiga ke sistem rekening nasabah.(ilustrasi poto: AI).

Teknologi

Agen AI Masuk Rekening, Bank di AS Perketat Keamanan Data

Senin, 26 Okt 2026 - 07:03 WIB

Polres OKU Selatan menetapkan tersangka kasus kematian seorang narapidana di Lapas Muaradua, Sumsel, Sabtu (24/10/2026).(poto: kompas.com).

Hukum

Napi Tewas di Lapas Muaradua, Polisi Jerat Empat Tersangka

Minggu, 25 Okt 2026 - 08:09 WIB

ilustrasi visual yang menggambarkan situasi di mana akses agen AI yang tidak sah terdeteksi dan diblokir pada aplikasi perbankan.(poto: AI).

Internasional

Bank AS Blokir Agen AI Usai Bobol Rekening Nasabah

Minggu, 25 Okt 2026 - 07:55 WIB