Rahasia Puasa Senin dan Kamis

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 06:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

"Ilustrasi berbuka puasa: Seorang Muslim menunaikan doa sebelum menikmati hidangan iftar lengkap di meja, meneladani sunnah Rasulullah ﷺ dengan suasana hangat dan damai."

Jemarionline – Puasa Senin dan Kamis merupakan salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Banyak keutamaan dan rahasia di balik ibadah ini yang sering kali tidak diketahui secara umum. Berikut penjelasan lengkapnya beserta dalil-dalil yang shahih.

1. Keutamaan Puasa Senin dan Kamis

Puasa pada hari Senin dan Kamis memiliki banyak manfaat, baik secara spiritual maupun kesehatan. Beberapa keutamaannya antara lain:

  • Amalan diperlihatkan kepada Allah
    Rasulullah ﷺ bersabda:

    “Amalan-amalan manusia diperlihatkan pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka amalku diperlihatkan ketika aku berpuasa.”
    (HR. Tirmidzi, no. 747)

    Hadis ini menunjukkan bahwa puasa Senin dan Kamis adalah waktu yang istimewa di mana amal kita dicatat dan diperlihatkan kepada Allah, sehingga puasa ini meningkatkan pahala amalan lainnya.

  • Menghapus dosa-dosa kecil
    Puasa sunnah dapat menjadi penghapus dosa-dosa kecil, sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ:

    “Puasa itu adalah perisai, dan puasa Senin dan Kamis termasuk amalan sunnah yang mendekatkan diri kepada Allah.”
    (HR. Ahmad dan Nasa’i)

  • Meneladani Nabi Muhammad ﷺ
    Rasulullah ﷺ dikenal sering berpuasa pada hari Senin dan Kamis. Dengan mengikuti sunnah beliau, seorang Muslim mendapatkan keberkahan dari meneladani perilaku Nabi.

Baca Juga :  Waspada Hujan Petir di Kota Sungai Penuh Hari Ini, 4 Februari 2026

2. Dalil-dalil Puasa Senin dan Kamis

Dalil mengenai puasa sunnah ini terdapat dalam hadis-hadis sahih, antara lain:

  1. Hadis Riwayat Muslim
    Rasulullah ﷺ ditanya tentang puasa Senin. Beliau menjawab:

    “Itulah hari aku dilahirkan dan hari aku menerima wahyu.”
    (HR. Muslim, no. 1162)

    Dalil ini menunjukkan bahwa Senin memiliki keistimewaan karena berhubungan dengan kelahiran dan penerimaan wahyu Nabi ﷺ.

  2. Hadis Riwayat Tirmidzi dan Ahmad
    Rasulullah ﷺ bersabda:

    “Amalan-amalan manusia diperlihatkan kepada Allah pada hari Senin dan Kamis. Maka aku suka amalanku diperlihatkan ketika aku sedang berpuasa.”
    (HR. Tirmidzi, no. 747; Ahmad)

    Ini menegaskan bahwa puasa sunnah menjadi waktu yang istimewa untuk mendekatkan diri kepada Allah dan mendapatkan rahmat-Nya.

3. Hikmah dan Rahasia Puasa Senin dan Kamis

  • Meningkatkan kedekatan dengan Allah: Puasa sunnah merupakan bentuk ibadah tambahan yang menunjukkan kecintaan dan kesungguhan hamba kepada Allah.

  • Latihan disiplin spiritual dan fisik: Dengan menahan lapar dan dahaga, seseorang melatih kesabaran dan kontrol diri.

  • Mendapat pahala lebih banyak: Karena amal puasa dicatat pada hari yang istimewa, pahalanya dilipatgandakan.

Baca Juga :  Reformasi ASN 2026 Dimulai, PPPK Full Time Jadi Prioritas

4. Cara Menjalankan Puasa Senin dan Kamis

  • Niat puasa sunnah:
    Bacalah niat dalam hati atau lisan sebelum fajar:

    “Nawaitu shauma ghadin sunnatan liLlah Ta’ala.”
    (Aku niat puasa sunnah esok hari karena Allah Ta’ala)

  • Makan sahur:
    Disunnahkan makan sahur untuk mendapatkan keberkahan, sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ:

    “Berkah ada pada sahur.”
    (HR. Bukhari dan Muslim)

  • Berbuka saat waktu maghrib:
    Saat berbuka, dianjurkan dengan doa dan segera mengakhiri puasa tanpa menunda-nunda.

Kesimpulan

Puasa Senin dan Kamis merupakan amalan sunnah yang memiliki banyak keutamaan, di antaranya pahala yang dilipatgandakan, penghapus dosa, dan bentuk keteladanan terhadap Rasulullah ﷺ. Dengan melaksanakan puasa ini secara konsisten, seorang Muslim dapat mendekatkan diri kepada Allah, melatih kesabaran, serta memperoleh keberkahan dalam hidupnya.

Penulis : Ar-rasyid

Berita Terkait

MUI Tegaskan Pembelian Sapi Kurban Presiden Pakai APBN Tidak Masalah Secara Syari
Apa yang Dibaca di Antara Takbir Salat Idul Adha? Ini Tata Cara Lengkapnya
Takbiran Idul Adha 2026 Dimulai Kapan? Simak Waktu, Bacaan, dan Tata Caranya
Fenomena Istiwa A’zam Terjadi 27–28 Mei 2026, Kemenag Ajak Umat Verifikasi Arah Kiblat
Hari Arafah 26 Mei 2026: Kumpulan Doa, Zikir dan Ucapan yang Banyak Dicari
Niat Puasa Tarwiyah Hari Ini Lengkap Arab, Latin, Arti dan Keutamaannya
Shalat dan Kesehatan Mental: Kajian Ilmiah tentang Dampaknya pada Sistem Saraf Manusia
Masjid Indonesia di Jepang Jadi Pusat Dakwah Baru
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:00 WIB

MUI Tegaskan Pembelian Sapi Kurban Presiden Pakai APBN Tidak Masalah Secara Syari

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:00 WIB

Apa yang Dibaca di Antara Takbir Salat Idul Adha? Ini Tata Cara Lengkapnya

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:00 WIB

Takbiran Idul Adha 2026 Dimulai Kapan? Simak Waktu, Bacaan, dan Tata Caranya

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:00 WIB

Fenomena Istiwa A’zam Terjadi 27–28 Mei 2026, Kemenag Ajak Umat Verifikasi Arah Kiblat

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WIB

Hari Arafah 26 Mei 2026: Kumpulan Doa, Zikir dan Ucapan yang Banyak Dicari

Berita Terbaru