Berapa Jarak Perjalanan yang Membolehkan Tidak Puasa Ramadan?

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Berapa Jarak Perjalanan yang Membolehkan Tidak Puasa Ramadan?

Berapa Jarak Perjalanan yang Membolehkan Tidak Puasa Ramadan?

Puasa Ramadan wajib bagi semua Muslim. Namun, Islam memberi keringanan bagi yang sedang bepergian jauh (musafir).

Lalu, berapa jarak perjalanan yang membolehkan berbuka puasa?

Apa Itu Safar?

Safar artinya perjalanan keluar dari tempat tinggal dengan jarak tertentu.
Orang yang melakukan safar disebut musafir.

Keringanan bagi musafir termasuk:

  • Boleh tidak puasa saat Ramadan

  • Wajib mengganti puasa di hari lain (qadha)

Dasar Hukum

Al-Qur’an:

“Barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka wajib baginya berpuasa di hari lain.”
(QS. Al-Baqarah: 185)

Hadis Nabi Muhammad SAW:

“Bukan termasuk kebaikan berpuasa dalam perjalanan jika memberatkan.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

✅ Jadi, musafir boleh berbuka untuk menghindari kesulitan.

Baca Juga :  Bolehkah Puasa Qadha Digabung dengan Puasa Sunnah?

Jarak Perjalanan yang Membolehkan Tidak Puasa

Mayoritas ulama (Syafi’i, Maliki, Hanbali) menetapkan:

  • Sekitar 2 marhalah atau ± 80–90 km

Artinya:

  • ≥ 81 km → boleh tidak puasa

  • < 81 km → puasa tetap wajib

Syarat Musafir yang Boleh Berbuka

  1. Perjalanan bukan untuk maksiat

  2. Telah keluar dari wilayah kota/desa

  3. Memiliki tujuan perjalanan yang jelas

  4. Jarak memenuhi kriteria safar syar’i

Baca Juga :  Atas Nama Walimah, Bolehkah Jalan Raya Dipakai?

Puasa atau Berbuka?

  • Jika perjalanan berat → boleh berbuka

  • Jika perjalanan ringan → lebih utama tetap puasa

Mengganti Puasa (Qadha)

Puasa yang ditinggalkan wajib diganti setelah Ramadan sebanyak hari yang tidak puasa.

Kesimpulan

  • Perjalanan jauh ± 80–90 km → boleh tidak puasa

  • Berdasarkan Al-Qur’an & Hadis

  • Tetap wajib mengganti puasa setelah Ramadan

  • Pilihan berbuka atau tetap puasa tergantung kondisi perjalanan

Berita Terkait

Bacaan Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Islam Sambut 1 Muharram 1448 Hijriah
MUI Tegaskan Pembelian Sapi Kurban Presiden Pakai APBN Tidak Masalah Secara Syari
Apa yang Dibaca di Antara Takbir Salat Idul Adha? Ini Tata Cara Lengkapnya
Takbiran Idul Adha 2026 Dimulai Kapan? Simak Waktu, Bacaan, dan Tata Caranya
Fenomena Istiwa A’zam Terjadi 27–28 Mei 2026, Kemenag Ajak Umat Verifikasi Arah Kiblat
Hari Arafah 26 Mei 2026: Kumpulan Doa, Zikir dan Ucapan yang Banyak Dicari
Niat Puasa Tarwiyah Hari Ini Lengkap Arab, Latin, Arti dan Keutamaannya
Shalat dan Kesehatan Mental: Kajian Ilmiah tentang Dampaknya pada Sistem Saraf Manusia
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:00 WIB

Bacaan Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Islam Sambut 1 Muharram 1448 Hijriah

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:00 WIB

MUI Tegaskan Pembelian Sapi Kurban Presiden Pakai APBN Tidak Masalah Secara Syari

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:00 WIB

Apa yang Dibaca di Antara Takbir Salat Idul Adha? Ini Tata Cara Lengkapnya

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:00 WIB

Takbiran Idul Adha 2026 Dimulai Kapan? Simak Waktu, Bacaan, dan Tata Caranya

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:00 WIB

Fenomena Istiwa A’zam Terjadi 27–28 Mei 2026, Kemenag Ajak Umat Verifikasi Arah Kiblat

Berita Terbaru

REDMAGIC

Teknologi

RedMagic Astra 2 Resmi Global, Tablet Gaming Layar OLED 185Hz

Sabtu, 18 Jul 2026 - 07:00 WIB