Pilot Malaysia Airlines Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta Terkait Penyelundupan Sabu dan Urine Cadangan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mohd Saufi bin Othman ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta atas dugaan penyelundupan 26 kilogram ekstasi, Selasa (28/7/2026).(poto: detik.com)

Mohd Saufi bin Othman ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta atas dugaan penyelundupan 26 kilogram ekstasi, Selasa (28/7/2026).(poto: detik.com)

Jakarta, jemarionline.com – Petugas Bea Cukai Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta menggagalkan aksi pilot Malaysia selundupkan sabu pada Selasa malam (28/7/2026). Aparat langsung mengamankan seorang pria bernama Mohd Saufi bin Othman (39) setelah mencurigai hasil pemindaian koper miliknya.

Petugas memindahkan lokasi pemeriksaan koper dan pemilik koper tersebut ke ruang khusus kantor Bea Cukai. Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso membenarkan penangkapan oknum penerbang asing tersebut.

Petugas Bea Cukai Temukan Sabu Dalam Koper Tersangka

Petugas memeriksa koper secara ketat dan mendapati belasan paket barang haram di dalamnya. Tim pemeriksa menemukan 14 bungkus besar serta satu paket narkotika jenis sabu yang tersimpan rapi.

Pihak Bea Cukai segera menyerahkan tersangka beserta seluruh barang bukti kepada penyidik Dittipidnarkoba Bareskrim Polri. Pria berusia 39 tahun tersebut kemudian menjalani pemeriksaan intensif untuk membongkar jaringan penyedia narkoba.

Tersangka mengaku menerima perintah dari seseorang untuk membawa barang haram tersebut menuju wilayah Jakarta. Pelaku menyetujui pekerjaan sebagai kurir narkoba internasional ini karena tergiur imbalan sebesar RM 50.000.

Baca Juga :  Disekap di Kamboja dan Dipaksa Jadi Operator Judi Online, Andi Arung Akhirnya Pulang ke Selayar

Hasil Pemeriksaan Urine Tersangka Positif Tiga Jenis Narkoba

Kepolisian langsung melakukan tes medis dan tes urine kepada tersangka untuk memastikan kondisi fisiknya. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan urine pilot tersebut positif mengandung tiga jenis zat terlarang sekaligus.

Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang menjelaskan bahwa tersangka mengonsumsi sabu, ineks, dan kokain. Hengky menegaskan bahwa pelaku mengemudikan pesawat udara dalam keadaan terpengaruh zat adiktif tersebut.

Humas Bea Cukai Soetta Satria Yudhatama mengungkapkan fakta mengejutkan mengenai modus operandi yang pelaku siapkan. Tersangka membawa satu botol berisi cairan kuning di dalam tas untuk mengelabui pemeriksaan mendadak.

Pelaku mengaku menyimpan urine bersih tersebut sebelum ia mengonsumsi ketiga jenis obat-obatan terlarang. Tersangka berniat menggunakan urine cadangan itu jika otoritas penerbangan melakukan tes kesehatan secara mendadak.

Baca Juga :  JK Laporkan Rismon Sianipar atas Tuduhan Pendanaan Isu Ijazah Jokowi

Maskapai Malaysia Airlines Siap Berkooperatif Dengan Pihak Indonesia

Manajemen Malaysia Airlines langsung memberikan respons resmi terkait keterlibatan salah satu staf penerbang mereka. Maskapai nasional asal negeri jiran tersebut menegaskan komitmen mereka untuk bersikap kooperatif penuh dengan aparat Indonesia.

Pihak maskapai menyampaikan pernyataan resmi ini melalui laporan media berita nasional Malaysia, Bernama. Perusahaan penerbangan tersebut mendukung penuh proses hukum yang berjalan sesuai dengan peraturan undang-undang yang berlaku.

Malaysia Airlines menahan diri untuk tidak memberikan komentar lebih jauh karena penyidikan masih berlangsung ketat. Perusahaan kini sedang menjalankan peninjauan internal secara mendalam untuk mengusut tuntas pelanggaran berat ini.

Pihak manajemen menekankan bahwa keselamatan penumpang dan integritas operasional selalu menjadi prioritas utama perusahaan. Maskapai menegaskan tidak memberikan toleransi sedikit pun terhadap segala bentuk tindakan pelanggaran hukum.(ar)

Berita Terkait

Napi Lapas Pekanbaru Kabur ke Jakarta, Polisi Lacak Keberadaan Pelaku
Polda Jabar Segera Terbitkan DPO Kasus Penyekapan Kekasih di Bandung Selama Tiga Tahun
Polda Jabar Tetapkan Taufik Hidayat Tersangka Kasus Penganiayaan Berat dan Penyekapan di Bandung
Kompolnas Desak Pengungkapan Kasus Kematian Jaka Malau Dilakukan Cepat dan Profesional
Warga Temukan Jasad Bayi Perempuan di TPU Susukan Ciracas, Polisi Selidiki Pelaku
Polisi Johor Tangkap 4 Pelaku Penganiayaan ART Indonesia di Malaysia, Pemerintah RI Turun Tangan
Pegawai ESDM Kalsel Ditangkap Terkait Dugaan Korupsi Pemerasan IUP Rp1,2 Miliar, Kejati Lakukan Penggeledahan
Kejagung Usut Selisih Nilai Ekspor CPO
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Pilot Malaysia Airlines Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta Terkait Penyelundupan Sabu dan Urine Cadangan

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:03 WIB

Napi Lapas Pekanbaru Kabur ke Jakarta, Polisi Lacak Keberadaan Pelaku

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:00 WIB

Polda Jabar Segera Terbitkan DPO Kasus Penyekapan Kekasih di Bandung Selama Tiga Tahun

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:59 WIB

Polda Jabar Tetapkan Taufik Hidayat Tersangka Kasus Penganiayaan Berat dan Penyekapan di Bandung

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:15 WIB

Kompolnas Desak Pengungkapan Kasus Kematian Jaka Malau Dilakukan Cepat dan Profesional

Berita Terbaru