Pemkot Jambi Usul Kenaikan APBD 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pendapatan Kota Jambi Naik Rp23,4 Miliar, Maulana Sampaikan Rancangan APBD Perubahan 2026.(poto: jambiprima.com).

Pendapatan Kota Jambi Naik Rp23,4 Miliar, Maulana Sampaikan Rancangan APBD Perubahan 2026.(poto: jambiprima.com).

Jambi, jemarionline.com – Pemerintah Kota Jambi secara resmi mengusulkan kenaikan APBD Kota Jambi pada Tahun Anggaran 2026 melalui Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi. Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan langsung Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2026.

Pemerintah memproyeksikan pendapatan daerah mencapai Rp1,79 triliun dalam rancangan anggaran terbaru tersebut. Nilai pendapatan ini meningkat sebesar Rp23,42 miliar dari APBD murni yang sebelumnya berjumlah Rp1,77 triliun.

Sementara itu, usulan belanja daerah mengalami lonjakan yang jauh lebih signifikan. Pemkot Jambi merancang alokasi belanja daerah sebesar Rp1,97 triliun atau bertambah sekitar Rp166,46 miliar.

Penyampaian rancangan perubahan anggaran berlangsung bersamaan dengan pembahasan laporan Badan Anggaran DPRD. Agenda paripurna tersebut juga membahas pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Langkah Strategis Menyesuaikan Arah Kebijakan Fiskal Daerah

Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa perubahan anggaran menjadi langkah strategis pemerintah daerah. Penyesuaian ini menyelaraskan kebijakan fiskal dengan dinamika ekonomi nasional maupun regional.

Pemerintah perlu menyesuaikan perubahan asumsi ekonomi makro serta perkembangan pendapatan daerah. Penyesuaian ini memastikan seluruh program pembangunan daerah tetap berjalan sesuai target.

“Perubahan kebijakan anggaran ini merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh program pembangunan tetap berjalan sesuai target sekaligus mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang berkembang secara dinamis,” ujar Maulana.

Pemerintah mengarahkan alokasi tambahan anggaran untuk mendukung berbagai program prioritas daerah. Pemkot Jambi memfokuskan pembiayaan pada sektor infrastruktur dasar, pendidikan, kesehatan, dan penanganan banjir.

Baca Juga :  HUT Kota Jambi 2026, Pemkot Beri Diskon PBB dan Bebaskan Denda, Warga Diuntungkan

Selain itu, anggaran baru akan menopang program pengolahan sampah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pemerintah Kota Jambi juga mempercepat transformasi digital serta penguatan tata kelola birokrasi.

Target Pendapatan dan Pembiayaan Daerah Kota Jambi

Sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) menyumbang kenaikan anggaran dengan target Rp713,66 miliar. Target penerimaan PAD tersebut naik sekitar Rp2 miliar dari alokasi sebelumnya.

Selanjutnya, dana transfer dari pemerintah pusat juga mengalami peningkatan sebesar Rp21,42 miliar. Total penerimaan dari pusat kini mencapai angka Rp1,08 triliun.

Pemkot Jambi memproyeksikan penerimaan pembiayaan dari SiLPA mencapai nilai Rp177,66 miliar. Angka proyeksi SiLPA tersebut melonjak tajam dari perkiraan awal sebesar Rp34,63 miliar.

Baca Juga :  Mahkamah Agung Perkuat SDM dengan Sistem Merit

Pemerintah tidak mengalokasikan pengeluaran pembiayaan pada rancangan perubahan anggaran kali ini. Tim anggaran memfokuskan seluruh sumber dana untuk memenuhi kebutuhan belanja daerah.

Sinergi Pemerintah Kota dan DPRD Jambi Berkelanjutan

Wali Kota Maulana menyampaikan apresiasi tinggi kepada pimpinan beserta anggota DPRD Kota Jambi. Badan Anggaran DPRD telah menuntaskan pembahasan pertanggungjawaban APBD 2025 tepat waktu.

Sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi modal penting bagi keberlangsungan pembangunan. Kerja sama ini mewujudkan tata kelola keuangan yang sehat, transparan, dan akuntabel.

Selanjutnya, Pemkot Jambi menjadikan seluruh rekomendasi DPRD sebagai bahan evaluasi penting. Evaluasi tersebut akan meningkatkan kualitas perencanaan serta pengawasan pembangunan ke depan.

“Berbagai rekomendasi yang telah disampaikan DPRD akan menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Jambi sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan pengawasan pembangunan daerah,” katanya.

Maulana berharap DPRD Kota Jambi dapat menyetujui rancangan perubahan KUA-PPAS 2026 dengan cepat. Pengesahan anggaran secara tepat waktu akan mendukung terwujudnya visi Kota Jambi Bahagia.(ar)

Berita Terkait

Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan, Siap Dorong RUU Buruh
Presiden Prabowo Tinjau SPPG Palmerah, Pastikan Program Gizi Nasional Berjalan Optimal
37 Huntap di Aceh Tamiang Segera Masuk Tahap Pembangunan
D2NP di DMS SIASN Kosong? Ini Arti dan Cara Mengatasinya
MBG Sekolah Jadi 5 Hari, Pemerintah Pangkas Anggaran
Purbaya Siap Copot Dirjen Bea Cukai Jika Terbukti Terima Suap
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Usulkan Pajak Kendaraan Dihapus dan Diganti Sistem Jalan Berbayar
Pemerintah Redistribusi 498 Ribu Guru untuk Atasi Kekurangan Tenaga Pengajar di Daerah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:00 WIB

Pemkot Jambi Usul Kenaikan APBD 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 17:00 WIB

Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan, Siap Dorong RUU Buruh

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:22 WIB

Presiden Prabowo Tinjau SPPG Palmerah, Pastikan Program Gizi Nasional Berjalan Optimal

Senin, 25 Mei 2026 - 14:00 WIB

37 Huntap di Aceh Tamiang Segera Masuk Tahap Pembangunan

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:51 WIB

D2NP di DMS SIASN Kosong? Ini Arti dan Cara Mengatasinya

Berita Terbaru

Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly.(poto: jambiprima.com).

Pendidikan

Pemkot Jambi Siapkan Program Seragam Sekolah Gratis SD-SMP

Jumat, 31 Jul 2026 - 23:00 WIB

Pendapatan Kota Jambi Naik Rp23,4 Miliar, Maulana Sampaikan Rancangan APBD Perubahan 2026.(poto: jambiprima.com).

Pemerintahan

Pemkot Jambi Usul Kenaikan APBD 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 22:00 WIB