Pemerintah Tuntaskan 4.263 Huntara di Sumatera

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Poto : Suara.com/Antara

Poto : Suara.com/Antara

Jemarionline,Jakarta – Pemerintah melaporkan progres pembangunan hunian sementara (huntara) pascabencana di Sumatera telah mencapai 4.263 unit hingga akhir Januari 2026. Capaian tersebut setara 24 persen dari total rencana pembangunan 17.499 unit yang tersebar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebut Aceh menjadi provinsi dengan kebutuhan huntara paling besar akibat dampak banjir, banjir bandang, dan tanah longsor. Dari total rencana 15.934 unit, sebanyak 3.248 unit telah selesai dibangun atau sekitar 20 persen.

Baca Juga :  Manfaat Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari untuk Kesehatan Tubuh

Sementara itu, Sumatera Utara mencatat progres 539 unit dari target 947 unit atau 57 persen. Adapun Sumatera Barat menjadi daerah dengan capaian tertinggi secara persentase, yakni 476 unit dari rencana 618 unit, atau mencapai  77 persen.

Perbedaan progres pembangunan dipengaruhi oleh skala kebutuhan, kesiapan lahan, serta kondisi logistik di wilayah terdampak. Meski demikian, pemerintah memastikan percepatan pembangunan huntara terus dilakukan secara merata melalui kerja sama lintas sektor, melibatkan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, TNI/Polri, BUMN, serta mitra non-pemerintah.

Baca Juga :  ASN Pemkab Gresik WFH Tiap Rabu, Berlaku Mulai 1 April 2026

Selain pembangunan fisik, pemerintah juga menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi keluarga terdampak yang belum menempati huntara maupun hunian tetap. Bantuan ini diberikan sebesar Rp600.000 per bulan per kepala keluarga selama tiga bulan.

Hingga akhir Januari 2026, 5.448 kepala keluarga telah menerima DTH dari total 18.043 keluarga yang terdata di tiga provinsi, atau sekitar 30 persen. Penyaluran tertinggi kembali terjadi di Sumatera Barat dengan capaian 73 persen, disusul Sumatera Utara dan Aceh.

Berita Terkait

Penyaluran MBG Disetop Saat Libur Sekolah untuk Evaluasi SPPG di Seluruh Indonesia
Menag Usul Tambahan Anggaran Rp41,8 Triliun untuk 2027, Fokus Insentif Guru Non-ASN dan Revitalisasi Madrasah
Natalius Pigai: MBG Tidak Boleh Langsung Disebut Pelanggaran HAM
Pertamina Buka Suara Soal Harga Asli Pertalite Rp 18.040 per Liter
BBM Baru B50 Resmi Meluncur 1 Juli 2026, Ini Manfaat dan Tujuannya
Gibran Terima Demonstran, Apresiasi Sikap Kritis Mahasiswa
Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Syarat dan Aturan Resminya
Megawati Bela Demo Mahasiswa di Bundaran HI: Jangan Takut Suarakan Pendapat
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:00 WIB

Penyaluran MBG Disetop Saat Libur Sekolah untuk Evaluasi SPPG di Seluruh Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:36 WIB

Menag Usul Tambahan Anggaran Rp41,8 Triliun untuk 2027, Fokus Insentif Guru Non-ASN dan Revitalisasi Madrasah

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:00 WIB

Natalius Pigai: MBG Tidak Boleh Langsung Disebut Pelanggaran HAM

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:00 WIB

Pertamina Buka Suara Soal Harga Asli Pertalite Rp 18.040 per Liter

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:00 WIB

Gibran Terima Demonstran, Apresiasi Sikap Kritis Mahasiswa

Berita Terbaru