Megawati Bela Demo Mahasiswa di Bundaran HI: Jangan Takut Suarakan Pendapat

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: PDI Perjuangan)

(Foto: PDI Perjuangan)

Jakarta, Jemarionline.com – Ketua Umum PDI Perjuangan sekaligus Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, menyatakan dukungannya terhadap aksi mahasiswa yang berlangsung di kawasan Bundaran HI. Ia menegaskan bahwa mahasiswa memiliki hak untuk menyampaikan pendapat dan kritik sebagai bagian dari kehidupan demokrasi.

Megawati menyoroti pengamanan aparat saat aksi mahasiswa yang berlangsung beberapa waktu lalu. Menurutnya, negara perlu memberikan ruang yang cukup bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi secara damai dan bertanggung jawab.

Ia juga menegaskan bahwa sistem demokrasi menjamin kebebasan berpendapat bagi setiap warga negara, termasuk mahasiswa yang ingin menyampaikan kritik terhadap berbagai kebijakan publik.

Megawati Soroti Pengamanan Aksi Mahasiswa

Dalam keterangannya, Megawati mengaku mengikuti perkembangan aksi mahasiswa yang berlangsung di Jakarta. Ia mempertanyakan alasan pengerahan aparat dalam jumlah besar untuk mengawal demonstrasi tersebut.

Menurut Megawati, masyarakat dan pemerintah tidak perlu menganggap mahasiswa sebagai ancaman ketika mereka menyampaikan kritik maupun masukan kepada pemerintah.

Ia menilai mahasiswa selama ini memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa, termasuk dalam berbagai momentum perubahan yang pernah terjadi di Indonesia.

Karena itu, Megawati meminta seluruh elemen bangsa memberikan ruang kepada mahasiswa untuk menyampaikan pandangan mereka secara terbuka.

Baca Juga :  Aturan Baru Registrasi SIM Card Berlaku 2026, Warga Bisa Kendalikan Semua Nomor atas NIK

Mahasiswa Diminta Tetap Berani Bersuara

Megawati mengajak mahasiswa untuk tetap berani menyuarakan pendapat selama mereka mengikuti aturan yang berlaku.

Menurutnya, demokrasi yang sehat membutuhkan partisipasi aktif masyarakat, termasuk dari kalangan mahasiswa yang sering menyuarakan kepentingan publik.

Ia juga menegaskan bahwa mahasiswa tidak perlu takut ketika mereka menyampaikan aspirasi secara damai.

Bagi Megawati, keberanian mahasiswa dalam menyampaikan kritik merupakan bagian dari tradisi demokrasi yang harus terus dijaga.

Karena itu, ia berharap mahasiswa tetap aktif mengawasi berbagai kebijakan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas.

Demo Bundaran HI Jadi Perhatian Publik

Aksi mahasiswa di Bundaran HI sebelumnya menarik perhatian publik. Ribuan mahasiswa turun ke jalan dengan membawa berbagai tuntutan dan kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah.

Selama aksi berlangsung, aparat keamanan menjaga sejumlah titik untuk memastikan situasi tetap kondusif dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

Di sisi lain, mahasiswa juga meminta aparat bertindak profesional selama mengamankan aksi agar demonstrasi berjalan dengan tertib dan damai.

Kehadiran ribuan mahasiswa membuat aksi tersebut menjadi salah satu demonstrasi yang banyak mendapat sorotan dari masyarakat maupun media.

Baca Juga :  Meta Klarifikasi Masalah Email Reset Password Massal: "Sistem Kami Tidak Dibobol"

Demokrasi Membutuhkan Partisipasi Mahasiswa

Megawati menilai mahasiswa memiliki posisi penting dalam sistem demokrasi Indonesia.

Menurutnya, mahasiswa sering menyuarakan berbagai persoalan publik dan memberikan masukan kepada pemerintah mengenai berbagai isu yang berkembang di masyarakat.

Selain itu, mahasiswa juga kerap menjadi kelompok yang mendorong lahirnya perubahan positif melalui berbagai gagasan dan kritik yang mereka sampaikan.

Karena itu, Megawati menilai keberanian mahasiswa dalam menyampaikan pendapat perlu mendapat penghargaan dan perlindungan.

Ia berharap semua pihak dapat menjaga iklim demokrasi yang sehat dengan menghormati hak warga negara untuk menyampaikan pendapat secara damai.

Kebebasan Berpendapat Harus Tetap Terjaga

Megawati menekankan bahwa kebebasan berpendapat merupakan salah satu pilar penting dalam kehidupan demokrasi.

Ia mengingatkan bahwa masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan kritik, saran, maupun masukan kepada pemerintah selama mereka melakukannya secara bertanggung jawab.

Menurutnya, negara yang demokratis harus mampu mendengar berbagai suara dari masyarakat tanpa membatasi ruang dialog publik.

Karena itu, ia mengajak semua pihak untuk menjaga semangat demokrasi dan menghormati perbedaan pandangan.

Berita Terkait

Pendukung dan Penolak MBG Demo Bersamaan di Patung Kuda, Adu Aspirasi soal Program Makan Bergizi Gratis
Perbanas Ungkap 88% UMKM Informal Pilih Dana Pribadi, Kredit Bank Masih Rendah
B50 Mulai Berlaku 1 Juli 2026, Pemerintah Klaim Hemat Devisa Rp157 Triliun
Stok Blangko e-KTP Aman, Masyarakat Tak Perlu Khawatir
Penyaluran MBG Disetop Saat Libur Sekolah untuk Evaluasi SPPG di Seluruh Indonesia
Menag Usul Tambahan Anggaran Rp41,8 Triliun untuk 2027, Fokus Insentif Guru Non-ASN dan Revitalisasi Madrasah
Natalius Pigai: MBG Tidak Boleh Langsung Disebut Pelanggaran HAM
Pertamina Buka Suara Soal Harga Asli Pertalite Rp 18.040 per Liter
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:34 WIB

Pendukung dan Penolak MBG Demo Bersamaan di Patung Kuda, Adu Aspirasi soal Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:00 WIB

Perbanas Ungkap 88% UMKM Informal Pilih Dana Pribadi, Kredit Bank Masih Rendah

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:00 WIB

B50 Mulai Berlaku 1 Juli 2026, Pemerintah Klaim Hemat Devisa Rp157 Triliun

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:00 WIB

Stok Blangko e-KTP Aman, Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:00 WIB

Penyaluran MBG Disetop Saat Libur Sekolah untuk Evaluasi SPPG di Seluruh Indonesia

Berita Terbaru