Box Culvert Rusak Picu Banjir, Warga Simpang Belui Minta Perbaikan Segera

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto; Desi Hermila/RRI Sungai Penuh

Foto; Desi Hermila/RRI Sungai Penuh

Sungai Penuh, Jemarionline.com – Warga Desa Simpang Belui, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci, mengeluhkan kondisi box culvert di ruas jalan utama yang kerap memicu banjir saat hujan turun. Masalah tersebut membuat warga khawatir karena genangan air sering meluap ke jalan dan masuk ke permukiman.

Pemerintah Desa Simpang Belui pun mengusulkan pembongkaran tiga unit box culvert kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Jambi. Pemerintah desa menilai bangunan tersebut tidak lagi mampu mengalirkan air secara optimal.

Air Sering Meluap Saat Hujan

Kepala Desa Simpang Belui, Repal Seprianto, menjelaskan bahwa posisi box culvert berada jauh di bawah badan jalan. Akibatnya, aliran air tidak mengalir dengan lancar ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.

Karena kondisi tersebut, air sering meluap ke permukaan jalan. Bahkan, genangan juga masuk ke sejumlah rumah warga yang berada di sekitar lokasi.

Baca Juga :  Mega Proyek Tanggul dan Normalisasi Batang Merao Rp22 M Jadi Sorotan

Menurut Repal, persoalan itu sudah berulang kali terjadi dan terus mengganggu aktivitas masyarakat.

Warga Khawatir Risiko Banjir Meningkat

Warga mengaku semakin resah setiap kali hujan turun. Mereka khawatir genangan yang muncul dapat merusak rumah dan menghambat aktivitas sehari-hari.

Selain mengganggu lingkungan permukiman, banjir juga menghambat mobilitas warga yang melintas di ruas jalan tersebut. Karena itu, masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah penanganan.

Ganggu Arus Lalu Lintas

Masalah box culvert tidak hanya berdampak pada permukiman warga. Genangan air juga mengganggu kelancaran arus kendaraan, terutama ketika hujan deras mengguyur wilayah Simpang Belui.

Pengendara harus lebih berhati-hati saat melintas karena air kerap menutupi sebagian badan jalan. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas jika tidak segera ditangani.

Baca Juga :  Sempat Tertutup Longsor, Jalan Sungai Penuh–Tapan Kini Sudah Bisa Dilalui

Desa Ajukan Usulan ke BPJN Jambi

Pemerintah Desa Simpang Belui telah menyampaikan usulan pembongkaran dan perbaikan box culvert kepada BPJN Provinsi Jambi. Pemerintah desa berharap instansi terkait segera menindaklanjuti usulan tersebut.

Repal menegaskan bahwa perbaikan drainase menjadi solusi penting untuk mengurangi risiko banjir yang selama ini meresahkan masyarakat. Ia juga berharap akses jalan tetap aman dan nyaman bagi pengguna jalan.

Perbaikan Drainase Dinilai Mendesak

Sistem drainase yang baik memiliki peran penting dalam mengendalikan aliran air hujan. Jika saluran tidak berfungsi optimal, genangan dan banjir lebih mudah terjadi, terutama saat curah hujan meningkat.

Karena itu, warga menilai perbaikan box culvert menjadi kebutuhan mendesak agar banjir tidak terus berulang setiap musim hujan.

Berita Terkait

Kebakaran Lahan Sungai Buluh Hanguskan Kebun Karet Warga Rimbo Tengah
Kebakaran Lahan Samping UIN STS Jambi Merambat Hingga Area Bumi Perkemahan
Respons Cepat SAH Terkait Ancaman Kabut Asap di Jambi: Warga Diminta Waspada
Kebakaran Lahan Perkebunan Karet Di Bungo Berhasil Dipadamkan
Pemkab Muaro Jambi Bagikan Masker Gratis Hadapi Kabut Asap Karhutla
Sanggar Budaya Muaro Jambi Juara I Festival Batanghari 2026
Konflik Stockpile Batubara PT SAS: Warga BPR Tuntut Pemberhentian Total Aktivitas Perusahaan
Kanwil Kemenkum dan BRIDA Jambi Resmi Jalin Kerja Sama Pelindungan Kekayaan Intelektual
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Kebakaran Lahan Sungai Buluh Hanguskan Kebun Karet Warga Rimbo Tengah

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:41 WIB

Kebakaran Lahan Samping UIN STS Jambi Merambat Hingga Area Bumi Perkemahan

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Respons Cepat SAH Terkait Ancaman Kabut Asap di Jambi: Warga Diminta Waspada

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Kebakaran Lahan Perkebunan Karet Di Bungo Berhasil Dipadamkan

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Sanggar Budaya Muaro Jambi Juara I Festival Batanghari 2026

Berita Terbaru